Penetrasi Sosial dalam Mencari Pasangan Pada Aplikasi Kencan Online Bumble

Authors

  • Ita Puspitasari Universitas Amikom Yogyakarta
  • Monika Pretty Aprilia Universitas Amikom Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.54259/mukasi.v1i3.986

Keywords:

Social Penetration, Bumbel Application, Online Dating

Abstract

The Bumble application is an online dating-based partner search application that is currently popular. The bumble application is an application that brings together the opposite sex by viewing information on profiles such as hobbies, interests, and preferences. This application is believed to be able to provide a solution to the speed of meeting a suitable partner. The purpose of this study was to determine the process of forming interpersonal relationships towards more intimate communication. This researcher focuses on female users of the Bumble application as the holder of control in forming a relationship. The theory used to support this research is social penetration proposed by Irwin Altman and Dalmas. This research was investigated using a descriptive qualitative method with a constructivism study. Data collection techniques used in this study were observations and interviews with five female informants who used the Bumble application. Based on the results of the research that through the activities of Bumble users who interact with each other, it can be found the application of social penetration theory. Starting from the four stages of the social penetration process, namely the orientation stage, affective exploration, affective exchange and stable exchange, female users of the Bumble application apply penetration theory as a process of forming a new relationship with an unknown person.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, A. G., Putri, C. N., & Irwansyah. (2021). Implementasi Teori Penetrasi Sosial pada Pengguna Aplikasi Tinder. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 5 (2), 28-30. doi:https://doi.org/10.51544/jlmk.v5i2.1661

Andara, N. (2019). Keterbukaan Diri (self Disclosure) Pengguna Aplikasi Kencan Online (Tinder). Universitas Sumatera Utara. Sumatera Utara: https://repositori.usu.ac.id/.

Andu, C. P., & Patriantoro, T. H. (2021). Penggunaan Media Grindr Dikalangan Gay Dalam Menjalin Hubungan Personal (Suatu Studi Fenomenologi). Yogyakarta: K-Media.

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Jawa Barat: CV Jejak.

Annisarizki. (2018). Makna Tinder sebagai Tempat Mendapatkan Teman Hidup. LONTAR, 6 (1), 15-16. doi:https://doi.org/10.30656/lontar.v6i1.644

Birowo, S., & Septiano, S. (2019). Aplikasi Kencan Online Untuk MemprediksiI Tingkat Kecocokan Suatu Pasangan Berdasarkan Skor Spiritual Quotient Dan Emotional Quotient Dengan Metode Fuzzy Tsukamoto. Jurnal Informatika dan Bisnis, 8 (2), 1-2.

Bivens, R., & Hoque, A. S. (2018). Programming sex, gender, and sexuality: Infrastructural failures in the "feminist" dating app Bumble. Canadian Journal of Communication, 43 (3), 446-452.

Carpenter, A., & Greene, K. (2015). Social Penetration Theory. The International Encyclopedia of Interpersonal Communication, 1-3.

Cessia, K. D., & Lestari, S. B. (2017). Pemahaman Pengguna Media Sosial Tinder terhadap Fenomena Kencan Online untuk Menjalin Hubungan Romantis Bagi Penggunanya. Interaksi Online, 6 (1), 53-54.

Dilens, L. K., & Widiyantoro. (2021). Pengungkapan Diri Mahasiswa Pengguna Bumble di Surakarta (Studi Deskriptif Pengungkapan Diri Mahasiswa pada Aplikasi Kencan Daring Bumble di Surakarta). Universitas Sebelas Maret. Surakarta: digilib.uns.ac.id.

Febryanta, E. (2015). Pengaruh Intensitas Penggunaan Aplikasi Chatting Messenger Terhadap Proses Penetrasi Sosial. eProceedings of Management, 2 (2), 1422-1424.

Fridha, M., & Octavianti, M. (2016). Kontruksi Makna Kencan Disitus Pencarian Jodoh Tinder (Studi Fenomenologi Pada Pria Pengguna Tinder Di Jakarta). Jurnal Nomosleca, 2 (2), 4-6.

Habibah, A. F., Shabira, F., & Irwansyah . (2021). Literature Review : Pengaplikasian Teori Penetrasi Sosial pada Aplikasi Online Dating. Jurnal Teknologi dan Informasi Bisnis, 3 (1), 45-46. doi:https://doi.org/10.47233/jteksis.v3i1.183

Habibah, A. N., & Sukmawati, L. (2021). Representasi Media Sosial Dalam Menciptakan Intimasi Hubungan Jarak Jauh (Suatu Kajian Literatur Review). NOUMENA: Jurnal Ilmu Sosial Keagamaan, 2 (2), 71-74.

Hajaroh, M. (2010). Paradigma, pendekatan dan metode penelitian fenomenologi. Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta, 1-21.

Haliza, N., & Kurniawan, A. (2021). Hubungan Antara Keterbukaan Diri Dengan Kesepian Pada Dewasa Awal Pengguna Aplikasi Dating Online. Journal Of Nursing Research, 1 (1), 51-52.

Homnack, A. (2015). Online dating technology effects on interpersonal. Santa Clara University Scholar Common, 3-10.

Irawan, C. H., & Permassanty, T. D. (2018). Proses Penetrasi Sosial Antar Pemain Pada Game Mobile Legends. Jurnal Lontar, 6 (2), 33-34. doi:https://doi.org/10.30656/lontar.v6i2.950

Kompas.com. (2022, Februari 14). www.kompas.com. Retrieved from www.kompas.com: https://www.kompas.com/cekfakta/read/2022/02/14/122200682/infografik--10-dating-apps-paling-populer-berdasarkan-jumlah-unduhan

Lawado, M. R., & Sukardani, P. S. (2020). Komunikasi Antarpersonal Berbasis Kencan Online (Studi Deskriptif Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya Pengguna Aplikasi Tinder. The Commercium, 115-116.

Lidwina, A. (2021, Februari 19). https://katadata.co.id/. Retrieved from https://katadata.co.id/: https://katadata.co.id/muhammadridhoi/analisisdata/602f62245268a/ceruk-besar-bisnis-aplikasi-kencan-online

Liputan6.com. (2021, Februari 12). liputan6.com. Retrieved from liputan6.com: https://www.liputan6.com/bisnis/read/4481831/ceo-aplikasi-kencan-jadi-miliarder-wanita-termuda-as-berharta-rp-21-t-siapa-dia#:~:text=Bumble%20merupakan%20layanan%20kencan%20online,sebenarnya%20mantan%20karyawan%20di%20Tinder.

Mahardika, R. D., & Farida. (2019). Pengungkapan Diri pada InstagramInstastory. Jurnal Studi Komunikasi, 3 (1), 102-104. doi:https://doi.org/10.25139/jsk.v3i1.774

Manasikana, R. A., & Noviani, R. (2021). Peran Media Massa dan Teknologi dalam Transformasi Keintiman di Indonesia. CALATHU: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3 (1), 15-16. doi:https://doi.org/10.37715/calathu.v3i1.1895

Maulina, P., Fazri, A., Yana, R. H., & Muzakkir. (2022). Explaining A Virtual Relationship: Proses Penetrasi Sosial Pada Pendidikan Tinggi Selama Pembelajaran Online. SOURCE: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8 (1), 34-35. doi:https://doi.org/10.35308/source.v8i1.4763

Monggilo, Z. M. (2018). Keintiman Komunikasi Manusia Dan Komputer Dalam Film “Her”. Jurnal Gama Societa, 2 (1), 81-83. doi:https://doi.org/10.22146/jgs.35340

Nayiroh, L., & Nurhalimah, J. (2021). Proses Penetrasi Sosial Hubungan Pasangan Pengguna Aplikasi Kencan Online (Tinder) Dimasa Pandemi Covid-19. JPRMEDCOM, 3 (2), 60-62. doi:https://doi.org/10.35706/jprmedcom.v3i2.6342

Novianti, E. (2019). Teori Komunikasi Umum dan Aplikasinya. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Nurdin, A. (2020). Teori Komunikasi Interpersonal Disertai Contoh Fenomena Praktis. Jakarta: Kencana.

Permanasari, R., & Yudarwati, G. A. (2014). Proses Komunikasi Interpersonal Berdasarkan Teori Penetrasi Sosial. UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA. Yogyakarta: https://e-journal.uajy.ac.id/.

Pruchniewska, U. (2020). “I Like That It’s My Choice a Couple Different Times”: Gender, Affordances, and User Experience on Bumble Dating. International Journal of Communication, 2422-2425.

Pujarama, W., & Yustisia, I. R. (2020). Aplikasi Metode Analisis Resepsi Untuk Penelitian Gender dan Media. Malang: UB Press.

Rahmania, N. Z., & Pamungkas, I. N. (2018). Komunikasi Interpersonal Komunitas Online. Jurnal Manajemen Komunikasi, 3 (1), 52-55.

Rahmi, S. (2021). Komunikasi Interpersonal Dan Hubungannya Dalam Konseling. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.

Rorong, M. J. (2018). Realitas Dalam Hubungan Manusia Melihat Dalam Perspektif Teori Serta Kedekatan Komunikasi Antar Individu. Jurnal Oratio Directa, 1 (1), 38-39.

Ruliana, P., & Lestari, P. (2019). Teori Komunikasi. Depok: PT RajaGrafindo Persada.

Salsabila, F., & Widiasavitri, P. N. (2021). Gambaran self-disclosure pada perempuan pengguna aplikasi online dating Tinder di tengah Pandemi COVID-19. Jurnal Psikologi Udayana, 8 (2), 49-50.

Sobieraj, S., & Humphreys, L. (2021). Forced Empowerment and the Paradox of Mobile Dating Apps. Sage Journals, 2-5.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Suherman, A. (2020). Buku Ajar Teori-Teori Komunikasi. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Tilea, I. (2019). Bumble and Wellbeing. Imperal Collage Business School, 2-6.

Wedanthi, P. H., & Fridari, I. D. (2014). Dinamika Kesetiaan Pada Kaum Gay. Jurnal Psikologi Udayana, 1 (2), 363-364.

Wibowo, J. A., Priyowidodo, G., & Yoanita, D. (2021). Self-disclosure dalam Komunikasi Interpersonal Pengguna Aplikasi Kencan Online untuk Mencari Pasangan Hidup. JURNAL E-KOMUNIKASI, 9 (2), 1-5.

Wulandari, A. (2021). Analisis Keterbukaan Diri (Self Disclosure): Studi Fenomenologi Pengguna Aplikasi Online Dating Tinder. Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN” Jakarta. Jakarta: https://repository.upnvj.ac.id/.

Wulandari, T. A. (2013). Memahami Pengembangan Hubungan AntarpribadiI Melalui Teori Penetrasi Sosial. Majalah Ilmiah UNIKOM, 11 (1), 106-108.

Downloads

Published

2022-08-29

How to Cite

Puspitasari, I., & Aprilia, M. P. (2022). Penetrasi Sosial dalam Mencari Pasangan Pada Aplikasi Kencan Online Bumble. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(3), 196–211. https://doi.org/10.54259/mukasi.v1i3.986