Implementasi Balance Scorecard Sebagai Pengukuran Hasil Kinerja Koperasi Karyawan

(Studi Kasus Pada PTPN XII (Persero) Kebun Blawan)

Penulis

  • Fredy Eka Ardhi Pratama Politeknik Negeri Jember
  • Dewi Kurniawati Politeknik Negeri Jember
  • Wenny Dhamayanthi Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.54259/akua.v1i2.530

Kata Kunci:

Financial Perspective, Customer Perspective, Internal Business Process Perspective, Learning And Growth Perspective

Abstrak

Lokasi penelitian adalah Koperasi Karyawan PTPN XII (Persero) Wilayah II Kebun Blawan. Tujuan penelitian adalah menentukan kinerja Koperasi Karyawan dilihat dari empat perspektif pendekatan BSC. Metode pengambilan sampel adalah simple cluster sampling. Jumlah sampel 67 responden. Kesimpulan penelitian (1)Peningkatan efektifitas pada proses operasi meningkatkan Return On Invesment (ROI). (2) Inovasi yang dilakukan pihak koperasi dalam usaha mensejahterakan pelanggan menyebabkan peningkatan kepuasan pelanggan. (3) Pada Perspektif Internal Bisnis, rasio beban operasional menunjukkan bahwa koperasi mampu melakukan efisiensi operasi sehingga margin laba operasi meningkat 3,87 % dan rasio beban operasional pada saat pendapatan meningkat 16,92%. (4) Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, meningkatnya tingkat produktifitas karyawan tiap tahunnya. (5) Penilaian kinerja selama periode penelitian yaitu tahun 2019 hingga 2021 diperoleh hasil kinerja sebesar 94,99%; 116,55%; 97,18%.

Kata Kunci  : Perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

H. Tampubolon, S. Muljaningsih, and S. T. Wahyudi, “ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PADA DINAS PERHUBUNGAN KAB. MANDAILING NATAL BERBASIS BALANCED SCORECARD (BSC),” Wahana J. Ekon. Manaj. dan Akunt., vol. 22, no. 2, pp. 114–134, 2019, doi: https://doi.org/10.35591/wahana.v22i2.

W. Widarjo, “Hubungan Antara Strategi, Sistem Pengendalian Manajemen dan Sistem Pengukuran Kinerja: Sebuah Studi Literatur,” Ris. Manaj. dan Akunt., vol. 9, no. 1, 2018, doi: https://doi.org/10.36600/rma.v9i1.

A. Debnath, J. Roy, K. Chatterjee, and S. Kar, “Measuring corporate social responsibility based on fuzzy analytic networking process-based balance scorecard model,” Int. J. Inf. Technol. Decis. Mak., vol. 17, no. 04, pp. 1203–1235, 2018, doi: https://doi.org/10.1142/S0219622018500232.

V. Rodríguez Montequín, J. M. Villanueva Balsera, M. Díaz Piloñeta, and C. Álvarez Pérez, “A bradley-terry model-based approach to prioritize the balance scorecard driving factors: The case study of a financial software factory,” Mathematics, vol. 8, no. 2, p. 276, 2020, doi: https://doi.org/10.3390/math8020276.

F. Rangkuti, SWOT–Balanced Scorecard. Gramedia Pustaka Utama, 2013.

M. Mustari and M. T. Rahman, “Pengantar Metode Penelitian.” Laksbang Pressindo, 2012.

T. Soendari, “Metode Penelitian Deskriptif,” Bandung, UPI. Stuss, Magdal. Herdan, Agnieszka, vol. 17, 2012.

M. Kania Sabariah, “Teknik Sampling,” 2013.

R. S. Kaplan, Balanced scorecard. ESENSI, 2011.

Permenkes 65 tahun, “Berita Negara,” Menteri Kesehat. Republik Indones. Peratur. Menteri Kesehat. Republik Indones., vol. Nomor 65, no. 879, pp. 2004–2006, 2015.

Anggar P. P., Krisnasakti. 2017. Analisis Pengaruh Harga, Kualitas Produk dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda. Skripsi. Semarang : Universitas Diponegoro.

Assauri, Sofjan. 2016. Manajemen Pemasaran. Jakarta : Rajawali Pers.

Diterbitkan

2022-04-29

Cara Mengutip

Fredy Eka Ardhi Pratama, Dewi Kurniawati, & Wenny Dhamayanthi. (2022). Implementasi Balance Scorecard Sebagai Pengukuran Hasil Kinerja Koperasi Karyawan: (Studi Kasus Pada PTPN XII (Persero) Kebun Blawan). AKUA: Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 1(2), 156–163. https://doi.org/10.54259/akua.v1i2.530

Terbitan

Bagian

Articles