Pengaruh PAD, DAU, DAK, dan DBH terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.54259/akua.v4i4.5760Kata Kunci:
General Allocation Fund, Human Development Index, Regional Original Income, Revenue Sharing Fund, Special Allocation FundAbstrak
Pemerintah provinsi diberikan kewenangan otonomi untuk mengelola kekayaan daerah dengan tujuan mengembangkan fasilitas publik dan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Pembangunan ini diarahkan pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai cerminan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap IPM provinsi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengujian hipotesis. Populasi penelitian mencakup seluruh laporan realisasi APBD provinsi, sedangkan sampel terdiri atas 34 provinsi yang menyampaikan laporan realisasi APBD tahun anggaran 2017–2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, dengan pengumpulan data melalui dokumentasi dan studi literatur. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel, setelah dilakukan uji asumsi klasik, uji F, uji R², dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, karena sebagian besar dialokasikan untuk belanja modal dan belanja rutin yang meningkatkan kesejahteraan. Sebaliknya, DAU, DAK, dan DBH tidak berpengaruh terhadap IPM, karena alokasinya terbatas dalam mendukung pembangunan fasilitas dan infrastruktur. Temuan ini menegaskan pentingnya peran PAD dalam meningkatkan pembangunan manusia di tingkat provinsi.
Kata Kunci: Dana Alokasi Khusus, Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Indeks Pembangunan Manusia, Pendapatan Asli Daerah
Unduhan
Referensi
Afif, A.N, & Yulianti, “Determinan Indeks Pembangunan Manusia Di Wilayah Indonesia Timur (Studi kasus Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Papua pada tahun 2013 -2016),” Majalah Ilmiah Solusi, no. Vol. 16, No. 4, 2018.
Sarkoro, H., dan Zulfikar, “Dana Alokasi Khusus Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (Studi Empiris pada Pemerintah Provinsi se-Indonesia Tahun 2012-2014),” Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia, no. Vol 1 No. 1, 2016.
Juliana & Rukmana, H.S, “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Perimbangan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Bogor Tahun 2010-2016,” Jurnal Jurismata, no. Vol. 2 No. 1, 2020.
Rahmayati, A., & Pertiwi, I.F.P, “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Indeks Pembangunan Manusia,” Journal of Islamic Finance and Accounting , no. Vol. 1 No. 1, 2018.
B. Bharanti, “The Effect Of Fiscal Balance Transfer, Financial Performance On Capital Expenditure Impacting On The Human Development Index Of Papua Province,” Jurnal Kajian Ekonomi & Keuangan Daerah, no. Volume 4, Nomor 3, 2019.
Afif, A.N, & Yulianti. 2018. Determinan Indeks Pembangunan Manusia Di Wilayah Indonesia Timur (Studi kasus Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Papua pada tahun 2013 -2016). Majalah Ilmiah Solusi Vol. 16, No. 4 Oktober 2018
Bharanti, B.E. 2019. The Effect Of Fiscal Balance Transfer, Financial Performance On Capital Expenditure Impacting On The Human Development Index Of Papua Province. Jurnal Kajian Ekonomi & Keuangan Daerah, Volume 4, Nomor 3, Desember 2019.
Darise, N. 2007. Akuntansi Keuangan Daerah, Jakarta: PT Indeks
Ghozali, I. 2011. Analisis Multivariate dengan SPSS. Semarang: BP UNDIP.
Halim, A. 2014. Akuntansi Sektor Publik. Akuntansi Keuangan Daerah. Edisi 2. Jakarta: PT. Salemba Empat.
Juliarini, A. 2018. Kinerja Pendapatan Daerah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia: Studi Kasus Provinsi Di Pulau Jawa. Simposium Nasional Keuangan Negara (SNKN) 2018.
B. Imantria and A. S. Kurnia, “Does Local Government Expenditure Lead to Human Development in Indonesia?,” Economics Development Analysis Journal, vol. 13, no. 2, pp. 235–247, May 2024.
A. O. T. Wiratmoko and L. Purwanti, “Impact of Government Expenditure on Human Development Index in Indonesia by Functions,” The EUrASEANs: Journal on Global Socio-Economic Dynamics, vol. 6, no. 43, pp. 45–58, Nov.–Dec. 2023.
A. N. Hestiningsih, I. Mafruhah, and C. Seftarita, “The Influence of Economic Growth, Minimum Wages, Poverty and Capital Expenditures on the HDI,” Journal of Applied Economics in Developing Countries, vol. 8, no. 2, pp. 78–86, Sept. 2023, doi: 10.20961/jaedc.v8i2.79838.
E. Sulastri and E. Efendri, “Analisis Pengaruh PAD, DAU, DAK dan DBH terhadap Indeks Pembangunan Manusia Seluruh Provinsi di Kalimantan Tahun Anggaran 2015–2019,” JRMB Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, vol. 6, no. 2, pp. 85–96, Dec. 2021, doi: 10.36407/jrmb.v6i2.572.
M. I. Nashshar and B. Mulyana, “Pengaruh Dana Alokasi Khusus terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan Belanja Modal sebagai Variabel Mediasi,” Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik, vol. 7, no. 3, pp. 255–270, 2022.
J. Rizkiyah and H. Anitasari, “Pengaruh Dana Perimbangan terhadap Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Bojonegoro,” JEMES (Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial), vol. 6, no. 1, pp. 1–6, 2023
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Cahya Fahma Arrosyid, Andy Dwi Bayu Bawono

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa AKUA (Jurnal Akuntansi dan Keuangan) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada AKUA (Jurnal Akuntansi dan Keuangan).
























