Peningkatan Kolaborasi Institusi Akademik Antar Negara Untuk Peningkatan SDM Masyarakat Perbatasan
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v5i2.3369Kata Kunci:
Academic Collaboration, Human Resources, BordersAbstrak
Wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia memiliki karakteristik yang unik dan potensi pengembangan yang besar. Masyarakat perbatasan menghadapi tantangan khusus yang berkaitan dengan akses terbatas terhadap sumber daya dan peluang pengembangan. Oleh karena itu, kerjasama antara institusi akademik dari berbagai negara menjadi penting untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah tersebut. Berdasarkan IKU PTN nomor 6 yang menunjukkan fokus pada kerjasama dan kolaborasi antara program studi dengan mitra di tingkat internasional. Akreditasi FIBAA menuntut perguruan tinggi untuk mampu meningkatkan reputasi internasional dan daya tarik program-program pendidikan. Kerjasama internasional dapat menjadi faktor penting dalam mendapatkan akreditasi dari FIBAA. Kerjasama internasional dapat memberikan tambahan nilai dan memberikan keuntungan tertentu, terutama jika melibatkan lembaga-lembaga terkemuka. Oleh karenanya, Tim PKM melakukan brechmarking kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universiti Malayasia Sarawak. Hasil diskusi yang telah dilakukan memperoleh hasil bahwa FEB Unimas menyetujui terkait adanya kerjasama internasional antara jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan FEB Untan dan FEB Unimas. Adanya kesepakatan ini membuka peluang untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengembangan di kedua institusi. Potensi kerjasama internasional antara FEB Unimas dan FEB Untan sangat positif, terutama dalam konteks peningkatan Sumber Daya Manusia.
Unduhan
Referensi
Adiatma, T., Mahriadi, N., & Suteki, M. (2022). Importance of International Accreditation for Global Recognition for Higher Education. Journal of Digital Learning and Distance Education (JDLDE), 1(5), 195–199. https://www.rjupublisher.com
Ardhiyansyah, A., Sulistyowati, N. W., Hidayati, N., & Handayani, E. (2023). Inovasi Berkelanjutan: Pendekatan Kolaboratif untuk Mengatasi Tantangan Sosial-Ekonomi di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Pengabdian West Science, 2(6), 460–467. https://doi.org/10.58812/jpws.v2i6.451
Atkinson, J. (2019). Collaboration by Academic Libraries: What are the enefits, what are the constraints, and what do you need to do to be successful? New Review of Academic Librarianship, 25(1), 1–7. https://doi.org/10.1080/13614533.2019.1575016
Coburn, C., & Penuel, W. (2016). Research–Practice Partnerships in Education: Outcomes, Dynamics, and Open Questions. Educational Researcher, 45(1). https://doi.org/. https://doi.org/10.3102/ 0013189X16631750
Diana, D., & Hakim, L. (2021). Kolaborasi Antara Perguruan Tinggi, Industri dan Pemerintah: Tinjauan Konseptual dalam Upaya Meningkatkan Inovasi Pendidikan dan Kreatifitas Pembelajaran di Perguruan Tinggi. Prosiding Konferensi Nasional Ekonomi, 1177, 1–14. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/KNEMA/article/view/9063/5358
FEB UNIMAS. (2024). MoU/ MoA FEB UNIMAS. Website FEB Unimas. https://www.feb.unimas.my/index.php/collaboration/mou-moa
Haley, A., Alemu, S. K., Zerihun, Z., & Uusimäki, L. (2022). Internationalisation Through Research Collaboration. Educational Review, 0(0), 1–16. https://doi.org/10.1080/00131911.2022.2054958
Kumar, P., Shukla, B., & Passey, D. (2020). Impact of Accreditation on Quality and Excellence of Higher Education Institutions. Investigación Operacional, 41(2), 151–167.
Lehmann, E. E., & Stockinger, S. A. (2019). Entrepreneurship in Higher Education: The Impact of Competition-Based Policy Programmes Exemplified by the German Excellence Initiative. Higher Education Quarterly, 1–15.
Mali, M. G. (2020). Internasionalisasi Kampus Sebagai Strategi Perguruan Tinggi dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Manajemen Publik & Kebijakan Publik, 2(1), 68–78.
Maulido, S., Karmijah, P., & Sekolah, P. L. (2024). Upaya Meningkatkan Pendidikan Masyarakat Di Daerah Terpencil Vinanda Rahmi. Jurnal Sadewa: Pembelajaran Dan Ilmu Sosial, 2(1), 3021–7377. https://doi.org/10.61132/sadewa.v2i1.488
McCowan, T. (2016). Universities and The Post-2015 Development Agenda: an Analytical Framework. Higher Education, 72(4), 505–523.
Nasir, N. S., Lee, C. D., Pea, R., & McKinney de Royston, M. (2021). Rethinking Learning: What the Interdisciplinary Science Tells Us. Educational Researcher, 50(8), 557–565. https://doi.org/10.3102/0013189X211047251
Nurnaningsih, A., Norrahman, R. A., Muhammadong, & Wibowo, T. S. (2023). Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dalam Konteks Manajemen Pendidikan. Journal Of International Multidisciplinary Research, 1(2), 221–235. https://journal.banjaresepacific.com/index.php/jimr
Owens, T. L. (2017). Higher Education in The Sustainable Development Goals Framework. European Journal of Education, 52(4), 414–420.
Pinheiro, R., Langa, P. V., & Pausits, A. (2015). One and Two Equals Three? The Third Mission of Higher Education Institutions. European Journal of Higher Education, 5(3), 233–249.
Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi. (2023). Penilaian IKU 6 Tahun 2023.
Sugiyanti, D., Nurhadi, D., Jurusan, D., Teknik, P., & Universitas, M. (2013). Implementasi Program Kerjasama antara Perguruan Tinggi dengan Dunia Industri. Jurnal PHENOMENON, 1(1), 63–77.
Wati, C. N., Sukestiyarno, Y., Sugiharto, D., & Pramono, S. E. (2022). Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka ( MBKM ). Jurnal Pascasarjana UNNES, 202–208.
World University Rangkings. (2020). World University Rankings 2020 by Subject: Business and Economics. Times Higher Education. https://www.timeshighereducation.com/world-university-rankings/2020/subject-ranking/business-and-economics?page=5#!/length/10
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nurul Bariyah, Rosyadi Rosyadi, Jumhur Jumhur, Windhu Putra, Romi Suradi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















