Penguatan Kelembagaan Kampung Adat sebagai Kampung Tematik

Authors

  • Ratih Ratih Universitas Andalas
  • Kusdarini Kusdarini Universitas Andalas
  • Hendri Koeswara Universitas Andalas
  • Malse Yulivestra Universitas Andalas
  • Ilham Aldelano Azre Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.54259/pakmas.v6i1.5324

Keywords:

Institutional Strengthening, Pokdarwis, Traditional Villages, Thematic Villages

Abstract

Rimbo Tarok Traditional Village was designated as a Thematic Village of Padang City in 2021; however, until 2024, its development remains stagnant, and it has yet to gain wider recognition as a tourist destination and creative economy hub. The primary issue lies in the suboptimal management of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis), stemming from a limited understanding of institutional functions and a lack of digital promotion strategies. This study aims to analyze the weaknesses of institutional management and formulate strengthening strategies based on collaboration and digital promotion. A qualitative case study approach was employed, involving interviews, observations, and documentation, with the head and members of Pokdarwis. The findings reveal that Pokdarwis lacks a structured management system, stakeholder coordination remains weak, and the use of social media is underutilized. Institutional strengthening programs through socialization, management training, and engagement with external partners proved to enhance members’ understanding of organizational roles and opened opportunities for cultural tourism promotion. In conclusion, strengthening institutional capacity and utilizing digital promotion are strategic steps to develop Rimbo Tarok Traditional Village into a competitive cultural tourism destination that contributes to improving the local community’s economy.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfitri, Prabujaya, S. P., Zakir, S., Aryansah, J. E., Adam, R., & Austin, T. (2024). Pendampingan dan Penguatan Kelembagaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Branding Desa Wisata Berbasis UMKM Lokal di Desa Talang Pangeran Ulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari, 1(2), 1–7. https://jurnalpengabdianmasyarakatmentari.com/index.php/jpmm/index

Amnur, H., Yulherniwati, Nova, F., Gusman, T., & Amnur, A. (2023). Promosi Pengenalan Kampung Adat Untuk Mempercepat Pengembangan Wilayah Melalui Pembangunan Kampung Tematik Kota Padang. Urnal Pengabdian Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 1(1), 6–13.

Baiq Nurfaizah, O., Abdullah, A., Idrus, S., & Tinggi Pariwisata Mataram, S. (2023). Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Di Desa Karang Sidemen Kabupaten Lombok Tengah. In JRT Journal Of Responsible Tourism (Vol. 3, Issue 2).

Budi Santoso, P., Soedharto, J., Tembalang, S., Tengah, J., & Penguatan Kelompok Tani dengan Penguatan Kelembagaan, S. (2015). Strategy for Strengthening Farmer Groups by Institutional Strengthening. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 16(1), 33–45. http://journals.ums.ac.id

Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Challenges, potentials and paradigm. World Development, 22(10),14371454. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90030-2

Carayannis, E. G., & Campbell, D. F. J. (2009). 'Mode 3' and 'Quadruple Helix': Toward a 21st century fractal innovation ecosystem. International Journal of Technology Management, 46(3–4), 201–234. https://doi.org/10.1504/IJTM.2009.023374

Grindle, M. S. (1997). Getting Good Government: Capacity Building in the Public Sectors of Developing Countries. Harvard Institute for International Development.

Hasanah, L. U., Ilham, G. M., Poerbowati, E., & Ashari, L. P. M. (2025). Penguatan Kelembagaan Kelompok Sadar Wisata Desa Claket menuju Desa Wisata Mandiri, Pendampingan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3, 2442–2552.

Hastuti, D., Parmadi, Junaidi, Haryadi, Hodijah, S., & Heriberta. (2023). Strategi Pengembangan Desa Wisata melalui Penguatan Kelembagaan: Studi Kasus Danau Tangkas. Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 37–48. https://doi.org/10.53867/jpm.v3i1.88

Imron, M. (2020). KOLABORASI QUADRUPLE HELIX DALAM MENCIPTAKAN INOVASI KONSEP WISATA EDUKASI KAMPUNG NANAS DI DESA PALAAN Muhamad Imron. Journal of Public Sector Innovations, 4(2), 68–74.

Izzatulmumtaz, N., Walid, M., Anggraini, R. D., & Akbar, R. H. (2024). Pengembangan Potensi Atraksi Pariwisata Berbasis Masyarakat di Desa Wisata Cibuntu, Kabupaten Kuningan. Masyarakat Pariwisata: Journal of Community Services in Tourism, 5, 121–134. https://doi.org/10.34013/mp.v1i2.1556

Jamil, I., & Nugroho, W. (2023). Model Csr Pengembangan Pariwisata Berbasis Potensi Lokal Pada Program Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa Pontianak Integrated Terminal Manager Pontianak 1 Community Development Officer PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Pontianak 2 Corresponding. Jurnal Program Studi Pendidikan Masyarakat, 4(1), 230–243.

Kamar, K., Basuki, S., Sestri Goestjahjanti, F., Purno, M., Ferdiyatmoko Cahya Kumoro, D., Kulla Himmyázz, I., Suwita, J., Yulia, Y., Suseno, B., Fernando, E., Umiyati, H., & Styo Yuniarti, A. (2024). Kegiatan Pengabdikan Kepada Masyarakat 16 Kampung Tematik Sebagai Upaya Memaksimalkan Potensi Kearifan Lokal Menuju Kemandirian Ekonomi Masyarakat. Proletarian : Community Service Development Journal, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.61098/Proletariancomdev.v2i1.84

Kavaratzis, M. (2004). From city marketing to city branding: Towards a theoretical framework for developing city brands. Place Branding, 1(1), 58–73. https://doi.org/10.1057/palgrave.pb.5990005

Knowles, M. S. (1980). The modern practice of adult education: From pedagogy to andragogy. Chicago: Follett Publishing Company.

Maulia, E. I., & Setiyono, B. (n.d.). Collaborative Governance Dalam Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran: Analisis Dampak Digitalisasi Desa Wisata. www.fisip.undip.ac.id

Mistriani, N., & Triana, P. D. (2023). Pemberdayaan Masyararakat berbasis Pemasaran Digital: Paket Wisata Terintegrasi di Kota Semarang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara. 4(3), 2501-2507.

Muzayyin., Maghfiroh, A. L., Muzayanah., Rahayu, M., Isfian, N. A., Hasanah, S. A., Kholidyah, N. H., Ilhami, H. Fridaini, M., Masruri, M. F. (2025). Dari tradisi ke Trend: Implementasi kampung Tematik untuk Wisata UMKM yang Berdaya di Desa Adat Arjasa Jember. Journal of Atificial Intelligence and Digital business (RIGGS). 4(2),2996-3000. https://journal.ilmudata.co.id/index.php/RIGGS

North, D. C. (1990). Institutions, Institutional Change and Economic Performance. Cambridge University Press.

Purwanti, A., Samosir, H. ES., Nainggolan, H., Asfahani, A., Cindy, A. H. (2025). Pemberdayaan Masyarakat melalaui Pengembangan UMKM dan Wisata Alam. Journal of Human and Education (JAHE). 4(5), 1147-1154.

Setyorini, D., & Susilo, Y. S. (2021). Digitalisasi promosi desa wisata berbasis budaya di era new normal. Jurnal Pariwisata Terapan, 5(1),1325. https://doi.org/10.22146/jpt.63745

Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. Responsible Ecological Social Tours Project (REST).

Permatasari, D. N. C. (2022). Perancangan Destination Branding Desa Wisata Bongan Melalui Visual Branding dan Digital marketing. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Makardhi, 2(1), 9-22.

Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263. https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-F.

Risyanti, Y. D., Trenggono., Marhendi, M.,& Susanti, P. (2024). Penguatan Kelembagaan Pariwisata untuk Meningkatkan Kualitas Daya Tarik Wisata di Desa Keldung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(4), 1217-1228.

Rianto, Octarina, D., Nurmalinda, E., & Riyadi, A. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Keterampilan, Penguatan Kelembagaan, Dan Peningkatan Partisipasi Dalam Mempersiapkan Desa Wisata. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5, 20–39.

Setiadi, M. B., & Pradana, G. W. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Program Desa Wisata Genilangit. Jurnal Publika, 10, 881–884.

Solimun., Fernandes, A.A.R., Isaskar, R., & Pramono, D. (2025). Pemetaan Harmonisasi Kelembagaan untuk Penguatan Kelembagaan pokdarwis Desa Sumberputih dalam Pengelolaan Hutan Pinus Semeru (HPSP). Jurnal Abdimas Pariwisata, 6(2), 117-131.

Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. Bangkok: Responsible Ecological Social Tour (REST).

Syarifa, N. H., & Wijaya, A. (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Pemberdayaan melalui Program Kampung Tematik (Studi Kasus di Kampung Batik Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang). SOLIDARITY, 8(1), 515–531. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity

Wahyuni, N., Djonnaidi, S., Miladiyenti, F., & Ramadahni, A. P. (2023). Pemanfaatan Video Profil Kampung Kerajinan Daur Ulang Sampah Dan Seribu Keripik Sebagai Sarana Promosi Dan Pengembangan Kampung Tematik Kelurahan Batu Gadang Kecamatan Lubuk Kilangan Padang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(11), 6867–6874.

Downloads

Published

2026-05-15

How to Cite

Ratih, R., Kusdarini, K., Hendri Koeswara, Malse Yulivestra, & Ilham Aldelano Azre. (2026). Penguatan Kelembagaan Kampung Adat sebagai Kampung Tematik. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 129–136. https://doi.org/10.54259/pakmas.v6i1.5324

Issue

Section

Articles