Kohesivitas Kelompok pada Koperasi di Kabupaten Tapanuli Utara

Authors

  • Juliana Nababan Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.54259/mukasi.v1i1.450

Keywords:

Cooperatives, Group Cohesiveness, Quantitative Correlational, Individual Characteristics

Abstract

In Indonesia, cooperatives are used as development agents for poverty alleviation by improving the welfare of people who have limited economic capacity through groups, for that cooperatives must continue to be fostered and developed so that they can continue to grow and develop both in quantity and quality. However, based on data on the number of cooperative units released by Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara on February 26, 2021, Sumatera Utara decrease in the number of cooperatives. Many studies related to cooperatives have been carried out, starting from how the development of cooperatives in Indonesia, the role of cooperatives in improving community welfare, the effectiveness of cooperatives in developing a people's economy, the role of companions in the development of cooperatives and so on. However, there is still little research that examines how a cooperative can succeed and thrive, become dormant or even disband. This research aims to analyze relationship between individual characteristics and group cohesiveness in cooperatives. Group cohesiveness is an important aspect in achieving group goals because it is a determinant for the group's sustainability. The research use the theory of group communication and group cohesiveness. A quantitative correlational method is employed using the entire population (total sampling technique), namely all members of the three cooperatives located in North Tapanuli Regency. The data are collected through questionnaires and documentation with an ordinal scale on individual characteristics and group cohesiveness. The analysis results of correlation between variables, using the Spearman Rho Rank correlation test, show that individual characteristics have a significant correlation with the group cohesiveness. The individual characteristics possessed by cooperative members will reflect their personality which is manifested in the overall way the member interacts with other group members.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Yusuf Zainal. (2015). Metode Penelitian Komunikasi: Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi. Bandung: Pustaka Setia.

Ajija, Shochrul Rohmatul et al. (2018). Koperasi BMT: Teori, Aplikasi dan Inovasi. Jawa Tengah: Inti Media Komunika.

Alfathan, Ibnu Harits & Saleh, Amiruddin. (2018). Gaya Kepemimpinan dan Intensitas Komunikasi GPPT dengan Efektivitas Kelompok di Sekolah Peternakan Rakyat. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 2(3), 289-300. doi:10.29244/jskpm.2.3.289-300

Bakti, Iriana et al. (2017). Hubungan antara Karakteristik Individu Petani dengan Kohesivitas Kelompok Tani Tanaman Obat. Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat, 1(2), 153-163. doi: https://doi.org/10.24198/prh.v1i2.10294

BPS. (2020). Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2020 No. 56/07/Th. XXIII. 15 Juli 2020

Bungin, Burhan. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif: Komunikasi, Ekonomi dan Kebijakan Publik serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Cindoswari, Ageng Rara & Junep, Annisa Risecha. (2017). Pola Komunikasi dan Gaya Kepemimpinan dengan Kohesivitas Kelompok Paguyuban. Jurnal Komunikasi dan Media, 1(2), 98-120.

Damanik, Inta P.N. (2013). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Dinamika Kelompok dan Hubungannya dengan Kelas Kemampuan Kelompok Tani di Desa Pulokencana Kabupaten Serang. Jurnal Penyuluhan, 9(1), 31-40. doi:10.25015/penyuluhan.v9i1.9856

Fadillah, Muhammad R. & Riyanto, Sutisna. (2019). Analisis Efektivitas Kelompok dalam Sekolah Peternakan Rakyat. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 4(1), 87-98. doi: 10.29244/jskpm.4.1.87-98

Gurning, Fina Pratini et al. (2012). Komunikasi Kelompok pada Komunitas Kompas MuDA. Jurnal Mahasiswa Universitas Padjadjaran, 1(1), 1-15.

Littlejohn, Stephen W. & Foss, Karen A. (2011). Teori Komunikasi, edisi 9. Jakarta: Salemba Humanika.

Morissan. (2020). Komunikasi Organisasi. Jakarta: Prenadamedia Group.

Morisson, Rachel. (2007). Enemies At Work. Research paper series Auckland University of Technology. paper 32-2007.

Rahmawati, Alfi. (2016). Analisis Jaringan Komunikasi dalam Diseminasi Informasi Produksi dan Pemasaran Jeruk Pamelo. Tesis Magister Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Rakhmat, Jalaluddin. (2018). Psikologi Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Rasyid, Erwin et al. (2019). Jaringan komunikasi dalam pengelolaan perencanaan program penanggulangan kemiskinan di Provinsi Sulawesi Barat. Jurnal Kajian Komunikasi, 7(2), 133-144. doi: 10.24198/jkk.v7i2.19574

Sidabutar, Windo Harjoin. (2020). Analisis Jaringan Komunikasi pada Efektivitas Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Mengenai Alat/Metode Kontrasepsi di Kampung Keluarga Berencana (KB) Kelurahan Gaharu, Kota Medan. Tesis Magister Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara.

Sinaga, Febri Adi et al. (2016). Analisis Dinamika Kelompoktani Sagu di Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti. Jurnal Jom Faperta UR, 3(2), 1-6.

Situmeang, Ilona V.Oisina. (2016). Komunikasi Organisasi dalam Perspektif Objektif dan Perspektif Subjektif. Yogyakarta: Ekuilibria.

Sitepu, Anwar. (2016). Analisis Efektifitas Kelompok Usaha Bersama sebagai Instrumen Program Penanganan Fakir Miskin. Jurnal Sosio Informa, 2(1), 53-68. doi: 10.33007/inf.v2i1.212

Sukidjo. (2008). Membangun Citra Koperasi Indonesia. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 5(2), 193-203.

Sulistiawati, Asri. (2018). Analisis Jaringan Komunikasi Tingkat Kelompok dalam Gapoktan. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 2(2), 155-168.

Supit, Veky et al. (2016). Kajian Dinamika Kelompok Tani Dalam Peningkatan Pendapatan Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon. Jurnal Ilmu Sosial & Pengelolaan Sumberdaya Pembangunan, 3, 103-113.

Syahroni, Iqbal & Amanah, Siti. (2018). Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan Ketua dan Efektivitas Kelompok Wanita Tani Toga. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 2(4), 441-454. doi: 10.29244/jskpm.2.4.441-454

Toseland RW et al. (2015). Group Dynamics. New York (US): Guilford Publication.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian

Utami, Shelly Saraswati. (2017). Hubungan Komunikasi Interpersonal Terhadap Kohesivitas Kelompok Pada Event Organizer. Skripsi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,, Universitas Brawijaya.

Wahyuni, Sri et al. (2017). Hubungan Jaringan Komunikasi dan Dinamika Kelompok dengan Kapasitas Petani dalam Agribisnis Padi Organik di Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan, 13(1), 110-120. doi: 10.25015/penyuluhan.v13i1.15115

Walgito, Bimo. (2003). Psikologi Sosial. Yogyakarta: Andi Offset.

Wibowo C. K., Deslita Susilo Putri dan Sri Hidayati. (2021). Analisis Peramalan Produksi Dan Konsumsi Daging Daging ayam Di Indonesia Dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan. Majalah TEGI. 12.2: 58-65.

Winanti, M. B. (2011). Pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan (survei pada PT. Frisian Flag Indonesia wilayah jawa barat). Majalah Ilmiah Unikom.

Downloads

Published

2022-02-20

How to Cite

Nababan, J. (2022). Kohesivitas Kelompok pada Koperasi di Kabupaten Tapanuli Utara. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 39–54. https://doi.org/10.54259/mukasi.v1i1.450