Komunikasi Budaya dalam Seni Pertunjukan Ogoh-Ogoh Hindu Bali di Tengah Transpormasi Media
DOI:
https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i4.5125Keywords:
Cultural Communication, Digital Media Transformation, Ogoh-OgohAbstract
Balinese art has its own peculiarities that are very attached to religious nuances. Its values are reflected in three main elements: satyam (truth, honesty), sivam (purity), and sundaram (beauty). As an integral part of Hindu culture, performing arts in Bali are not only a form of entertainment, but also a medium to convey religious teachings, mythology, and social and cultural values that are passed down through generations. In this case, cultural communication has a crucial role in building understanding, appreciation, and tolerance between cultural groups. This study uses a descriptive qualitative method to examine how digital media transformation affects the form, presentation, and meaning of Ogoh-ogoh performing arts. Data was obtained through digital observation of @infotampaksiring Instagram accounts and analyzed interpretively with a theoretical approach to cultural communication and digital media. Ogoh-ogoh symbolizes bhuta kala, a symbol of negative energy that needs to be neutralized ahead of Nyepi Day. The emergence of social media such as Instagram and TikTok has changed the way people present and interpret this tradition. Although it presents opportunities for cultural preservation, a contextual narrative is needed so that the spiritual and philosophical values of Ogoh-ogoh are maintained in the midst of the rapid flow of digitalization.
Downloads
References
Agustina, R., Nur’aini, S., Nazla, L., Hanapiah, S., & Marlina, L. (2023). Era Digital: Tantangan Dan Peluang Dalam Dunia Kerja. Journal of Economics and Business, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.61994/econis.v1i1.138
Bandung, A. T. (2025). Antara Hegemoni dan Tradisi : Analisis Pengaruh Modernitas terhadap Eksistensi Ogoh-Ogoh di Bali Between Hegemony and Tradition : An Analysis of the Impact of Modernity on the Existence of Ogoh-Ogoh in Bali. 1(1), 48–56.
Fahma, F., & Safitri, D. (2024). Dinamika Identitas Budaya dalam Era Globalisasi : Tantangan dan Kesempatan Media Sosial terhadap Budaya Masyarakat Lokal Dynamics of Cultural Identity in the Era of Globalization : Challenges and Opportunities for Social Media on Local Community Culture.
Gautama, P. (2023). Studi Fenomenologi Pelaksanaan Tradisi Ogoh-Ogoh Pasca Pandemi Covid-. 10(6), 4728–4732.
Indrasari, N. K. C. (2023). Peran Generasi Z Dalam Melestarikan Ogoh-Ogoh Melalui Media Sosia. Prosiding Pekan Ilmiah Pelajar (PILAR), 371. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/pilar/article/view/6155%0Ahttps://e-journal.unmas.ac.id/index.php/pilar/article/download/6155/4692
Lagu, M. (2016). Komunikasi Antarbudaya Di Kalangan Mahasiswa Etnik Papua Dan Etnik Manado Di Universitas Sam Ratulangi Manado. E-Journal “Acta Diurna,” V(3), 1–10.
Luh, N., Sari, R., Perni, N. N., & Brahman, I. M. A. (2024). PEMENTASAN CALONARANG GABOS DI DESA BONGKASA ( Kajian Estetika Hindu ). 15(1), 1–8.
Muamalah, M., Pratiwi, R. R. B., Nabila, R. M., & Putri, A. M. S. (2023). Tradisi Ogoh-Ogoh untuk Mewujudkan Kerukunan Antarumat Hindu dan Islam. Journal of Education Research, 4(1), 276–282. https://doi.org/10.37985/jer.v4i1.120
Muhtarom, D. A., Widiyanarti, T., Junistian, F., & Karyana, Y. P. (2024). Peran Komunikasi Antar Budaya dalam Meningkatkan Pemahaman dan Toleransi Antar Bangsa. 1(3), 1–12.
Nasrullah, R. (2022). TEORI DAN RISET SIBER (CYBERMEDIA). https://books.google.co.id/books?id=J-VNDwAAQBAJ&printsec=copyright&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Pinontoan, N. A., & Wahid, U. (2020). Analisis Framing Pemberitaan Banjir Jakarta Januari 2020 Di Harian Kompas.Com Dan Jawapos.Com. Komuniti : Jurnal Komunikasi Dan Teknologi Informasi, 12(1), 11–24. https://doi.org/10.23917/komuniti.v12i1.9928
Pipit Muliyah, D. (2020). DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PENINGKATAN PARIWISATA ALAM SIKABUNG KABUNG, KABUPATEN DELI SERDANG. Journal GEEJ, 7(2), 8–25.
Prianta, P. A., Sulistyawati, A., Management, E., Program, S., Polytechnic, B. I., Art, C., Program, S., & Polytechnic, B. I. (2024). DEVELOPMENT OF THE OGOH-OGOH PARADE FROM A RELIGIOUS RITUAL TO A TOURIST ATTRACTION. 7(1), 77–96.
Putu, N., Wulandari, M., Kesehatan, P., & Denpasar, K. (2025). Menggali Estetika Ogoh-Ogoh : Simbol Bhuta Kala dan Pesan Sosial dalam Kesenian Bali. 03(01), 1–12.
Sakharov Maryen, A., Clan, E., Yudhistira Pattiasina, R., Andriani Renouw, A., Timisela, Y., Longkutoy, M., & Sarce Joi Sapari, L. (2024). Penggunaan Media Sosial dalam Meningkatkan Pemasaran UMKM Pariwisata PAM Rayon 3 Pulau Doom, Kota Sorong. Journal of Human And Education, 4(1), 487–491.
Wardana, K. A., Made, N., & Primayani, D. (2025). Inovasi dan tantangan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di bali.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 kadekarya juniati, Astraguna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa MUKASI (Jurnal Ilmu Komunikasi) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada MUKASI (Jurnal Ilmu Komunikasi).























