Peningkatan Pemahaman Siswa SMAN 3 Kota Kediri tentang Pentingnya Hidup Sehat Tanpa Narkoba

Penulis

  • Vivien Dwi Purnamasari Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata
  • Gerardin Ranind Kirana Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata
  • Reny Nugraheni Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

DOI:

https://doi.org/10.54259/pakmas.v4i1.2508

Kata Kunci:

Understanding, Students, Dangers Of Drugs

Abstrak

Pendidikan tentang bahaya narkoba sangat penting untuk disampaikan kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMAN 3 Kediri tentang pentingnya hidup sehat tanpa narkoba. Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode ceramah dan diskusi langsung. Pre-test dan post-test dilakukan dalam bentuk 9 pernyataan, lalu peserta diminta untuk menjawab apakah setiap pernyataan tersebut benar atau salah. Pernyataan pada pre-test dan post-test disesuaikan dengan materi yang disampaikan, yaitu bahaya narkoba dan jenis-jenis narkoba. Hasil dari kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan siswa tentang narkoba yaitu dari total 300 siswa, rata-rata yang menjawab benar sebesar 60,1% pada pre-test, dan meningkat menjadi 82,07% pada post-test. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode dan materi yang disesuaikan dengan generasi muda sehingga secara efektif dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya hidup sehat tanpa narkoba. Pada akhir sesi diskusi memastikan pemahaman semua peserta dan mengajak siswa untuk bertanya jika ada hal yang belum jelas. Selain itu dapat diakhiri dengan pesan penting tentang pentingnya menjaga diri dari bahaya narkoba, serta mendorong untuk mencari bantuan jika para siswa atau di lingkungannya mengalami masalah narkoba.

Kata Kunci : pengetahuan, siswa, narkoba

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Amanda, M. P., Humaedi, S. dan Santoso, M. B. (2017). Penyalahgunaan Narkoba Di Kalangan Remaja (Adolescent Substance Abuse). Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 339–345. https://doi.org/10.24198/jppm.v4i2.14392

Arief S Sadiman, dkk. 2003. Media Pendidikan: Pengertian, Pengambangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo

Azhar, Arsyad. 2013.Media Pembelajaran.Jakarta: PT. Raja GrafindoPersada.

BNN.2016. Data Pecandu Narkoba.Kota Kediri: Direktoprat Desiminasi Informasi.

Hawari. D. 2006. Penyalahgunaan dan Ketergantungan Naza (Narkoba, Alkohol dan Zat Adiktif. Edisi Kedua. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Republika. (2017). 27 Persen Pengguna Narkoba Pelajar dan Mahasiswa. https://www.google.co.id/amp_ version/oymn.

Helviza, I., Mukmin, Z., & Amirullah. 2016. “Kendala-Kendala Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika di Kota Banda Aceh.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan Unsyiah 1(1): 128-146.

Hurlock.2011. Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta : Erlangga.

Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tahun 2011-2015, diakses melalui https://www.slideserve.com/albany/instruksipresiden-republik

Jumaidah & Rindu. 2017. “Perilaku Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba pada Remaja di Wilayah Kecamatan Sukmajaya, Depok.” Jurnal Ilmiah Kesehatan 16(3): 42-49.

Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2010 Tentang Badan Narkoba Nasional, http://bnn.go.id/_multimedia/document/201710 17/perpres232010.pdf

Prasetyo Rahayu, Yulius. 2013. Penerapan Bimbingan Kelompok dengan Media Video untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Bahaya Narkoba Pada Siswa Kelas VIII-D SMP Negeri 2 Ngoro. Jurnal BK UNESA. 4 (1). Surabaya: Universitas Negeri Surabaya. 127-134

Rahayu. (2013). Efektivitas Penyuluhan Peer Group Dengan Penyuluhan Oleh Petugas Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Menarche. Jurnal ilmiah kesehatan keperawatan. Volume 7. Gombong: STIKES Muhammadiyah.

Sarwono, S. Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo. 2011.

Sholihah, Q. 2013. “Efektivitas Program P4GN terhadap Pencegahan Penyalahgunaan Napza.” Jurnal Kesehatan Masyarakat 9(1): 153-159

Susilana Rudi, Riyana Cepi. 2011. Media Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima.

Syaifullah, dkk. 2014. Faktor – faktor Yang mempengaruhi Penyalahgunaan Narkoba Pada Klien Rehabilitasi Narkoba Di Poli NAPZA RSJ Sambang Lihum. Skala Kesehatan, 1(5)

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkoba, diakses melalui http://bnn.go.id/_multimedia/document/201710 17/uu352009.pdf

Wawan & Dewi M. 2011. Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia.Cetakan II. Yogyakarta : Nuha Medika.

Wina Sanjaya. 2011. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta : Prenada Media.

Zuryaty. 2006. Gambaran Faktor –faktor yang melatarbelakangi sikap mahasiswa terhadap hubungan seks diluar nikah dilingkungan kos kawasan jatinagor sumedang. Bandung:Fakultas ilmu keperawatan UNPAD

Diterbitkan

2024-05-28

Cara Mengutip

Vivien Dwi Purnamasari, Gerardin Ranind Kirana, & Reny Nugraheni. (2024). Peningkatan Pemahaman Siswa SMAN 3 Kota Kediri tentang Pentingnya Hidup Sehat Tanpa Narkoba. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 18–25. https://doi.org/10.54259/pakmas.v4i1.2508

Terbitan

Bagian

Articles