In House Training Implementasi Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Cisitu Kabupaten Sumedang melalui Pendekatan Komunikasi
Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v4i1.2660Kata Kunci:
Dependent Curriculum, Schools, CommunicationsAbstrak
In House Training merupakan salah satu tindakan komunikasi lembaga dalam upaya menambah pengetahuan dan memperkuat kemampuan perilaku bertindak dalam suatu kegiatan bagi internal publiknya (guru). Pendidikan sebagai suatu kegiatan perlu mendapatkan asupan yang baru untuk dapat menghasilkan luaran peserta didik yang berkualitas, cerdas, dan berkarakter. Untuk mendapatkan hasil tersebut, dibutuhkan pedoman dan rujukan yang secara ilmiah dan praktik dapat dipertanggungjawabkan, salah satunya melalui isi kurikulum yang memiliki daya saing untuk sekolah. Kurikulum Merdeka yang merupakan kurikulum yang bersifat “pragmatis” dalam artian memadukan konsep/teoritis dan implementasi secara bersamaan dan berkesinambungan merupakan metode yang baru bagi sebagian guru yang ada di lingkungan sekolah negeri. Maka dari itu, diperlukan sebuah kegiatan penguatan pemahaman akan kurikulum merdeka beserta implementasinya bagi guru dan tenaga kependidikan di SMPN 1 Cisitu Sumedang. In House Training Implementasi Kurikulum Merdeka diikuti oleh para Guru SMPN 1 Cisitu dengan pendekatan metode penyampaian berupa ceramah, diskusi, dan simulasi penyusunan RPP mata pelajaran yang tergabung pada kurikulum merdeka. Adapun hasil kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini peserta (guru dan manajemen sekolah) menjadi lebih tahu dan paham dalam praktik kurikulum merdeka yang diperkuat dengan kajian ilmu komunikasi untuk menghasilkan peserta didik yang berkualitas. Simpulannya adalah perpaduan ilmu pendidikan dan ilmu komunikasi dalam proses pembelajaran yang mengimplementasikan kurikulum merdeka sangat relevan, kreatif dan interaktif diantara guru dan peserta didik, khususnya di SMPN 1 Cisitu Sumedang.
Unduhan
Referensi
Annisa, N., Febrianti, A., Wibisono, F. C., & ... (2022). Urgensi Komunikasi Interaktif Dalam Penyiaran Islam Di Sekolah Dasar. Journal Scientific of Mandalika, 3(4), 323–333. http://ojs.cahayamandalika.com/index.php/jomla/article/view/617%0Ahttp://ojs.cahayamandalika.com/index.php/jomla/article/download/617/497
Arifianto, E. Y. (2017). Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Dengan Pendekatan Pola Komunikasi Efektif Dalam Mewujudkan Konsep Malang Smart City. Jurna Komunikasi Global, 6(2), 175–184. https://jurnal.usk.ac.id/JKG/article/view/9326/7313
Astuti, I. A. D., Dasmo, & Sumarni, R. A. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Dengan Menggunakan Aplikasi Appypie Di SMK Bina Mandiri Depok. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 24(May 2016), 695–701. https://doi.org/https://doi.org/10.24114/jpkm.v24i2.10525
Bactiar, T. A. (2015). Mengarustamakan Kearifan Budaya Bangsa Dalam Pendidikan. In T. A. Bachtiar (Ed.), Pendidikan Berbasis Kebudayaan (pp. 1–24). Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Balitbang, Kemendikbud.
Dyah Kumalasari. (2012). Pendidikan Karakter Berbasis Agama. Jurnal Penelitian Pendidikan, 4(2), 39. https://ejournal.stkippacitan.ac.id/ojs3/index.php/jpp/article/view/59
Fauzi, A. (2022). Implementasi kurikulum Merdeka di sekolah penggerak (Studi kasus pada SMAN 1 Pengaron Kabupaten Banjar). Jurnal Pahlawan, 18(2), 18–22. https://ojs.uvayabjm.ac.id/index.php/pahlawan/
Harahap, D. S., Simbolon, D., Setyorini, D., Afrida, F., & Sihombing, I. R. (2024). Pelatihan Penerapan Komunikasi Yang Baik Bagi Pegawai SMK Negeri 3 Medan Guna Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Terhadap Masyarakat Pada SMK Negeri 3 Medan. Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 73–75. https://doi.org/https://doi.org/10.59435/gjpm.v2i1.316
Iriantara, Y. (2017). Literasi media. PT Simbiosa Rekatama Media.
Isnaini, S. (2018). Konflik Dan Negosiasi Di Dalam Perspektif: Arsitektur, Sosiologi, Teknologi dan Komunikasi. Bricolage, 4(1), 32–50. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30813/bricolage.v4i01.1650
Jannah, F., Fathuddin, T. I., & Zahra, P. F. A. (2022). Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar 2022. Al Yazidiy: Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Pendidikan, 4(2), 55–65. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/ay.v4i2.36
Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka (A. Ulinnuha (ed.); Pertama). PT Bumi Aksara.
Nisa, H. (2016). Komunikasi Yang Efektif Dalam Pendidikan Karakter. Universum, 10(1), 49–63. https://doi.org/10.30762/universum.v10i1.223
Nugraha, A. R., Perbawasari, S., & Zubair, F. (2017). Model Komunikasi Pariwisata yang Berbasiskan Kearifan Lokal. Jurnal The Messenger, 9(2), 231. https://doi.org/10.26623/themessenger.v9i2.468
Nugraha, A. R., Rahmat, A., Damayanti, T., & Sani, A. (2018). Pelatihan Pengelolaan Informasi yang Memiliki Nilai Berita bagi Aparatur Sipil Negara Kabupaten Pangandaran Tahun 2016. Jurnal Mitra, 2(1), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.25170/mitra.v2i1.27
Nugraha, A. R., Sjoraida, D. F., Erdinaya, L. K., & Komariah, K. (2020). Komunikasi humas pemerintahan kabupaten/kota di Jawa Barat melalui media digital Instagram. Jurnal Kajian Komunikasi, 8(2), 221. https://doi.org/10.24198/jkk.v8i2.26407
Rosidah, C. T., Pramulia, P., & Susiloningsih, W. (2021). Analisis Kesiapan Guru Mengimplementasikan Asesmen Autentik Dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Dasar, Vol 12 No(1), 87–103. https://doi.org/doi.org/10.21009/JPD.012.08
Sabda, S. (2009). Model Pengembangan Kurikulum Terintegrasi Sainstek dengan Imtaq (M. Yuseran (ed.)). Antasari Press Banjarmasin.
Sidiq, Z. (2016). Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran. Edutech, 15(1), 78–90. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/edutech.v15i1.2234
Sitompul, N. C., Leksono, I. P., & Rejeki, H. W. (2019). Meningkatkan Kompetensi Pendidik di Era Pembelajaran Abad 21 dengan Menjadi Guru Blogger. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 330–338. https://doi.org/https://doi.org/10.21067/jpm.v4i1.3131
Uskenat, K., & Yuliatun, T. (2023). Peningkatan Kompetensi Guru MA Al Ikhlas Berbah Melalui Pelatihan Microlearning dengan Google Sites. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 146–152. https://doi.org/10.54259/pakmas.v3i2.2095
Utami, Y. S., Wiendijarti, I., & Pambudi, S. T. (2019). Pengembangan kurikulum program studi hubungan masyarakat di era revolusi industri 4.0. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 2(2), 221–233. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jrpp.v2i2.458
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Diah Fatma Sjoraida, Aat Ruchiat Nugraha, Iriana Bakti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















