Peningkatan Kesadaran Mahasiswa dalam Melakukan Pengawasan Partisipatif pada Pemilu 2024
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v4i2.3053Kata Kunci:
Participatory Supervision, Student, General ElectionAbstrak
Pemilu merupakan salah satu pilar demokrasi yang harus dijaga integritas dan kredibilitasnya. Namun pada kenyataannya, masih terdapat berbagai persoalan dan potensi kecurangan yang dapat membahayakan proses pemilihan umum tersebut. Diperlukan pengawasan parrtisipatif dari berbagai pihak karena hal ini bukan hanya menjadi kewajiban dari Badan Pengawas Pemilihan Umum dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum saja, namun juga masyarakat umum terutama mahasiswa. Mahasiswa sebagai agen perubahan dinilai memiliki potensi yang baik dalam mengawal proses pemilihan umum kedepannya. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam melakukan pengawasan partisipatif pada Pemilihan Umum 2024. Mitra dari kegiatan ini ialah perwakilan mahasiswa dari berbagai lintas keilmuan di Universitas Andalas. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah andragogis yang mana memungkinkan pemateri untuk berperan sebagai fasilitator yang bertugas memfasilitasi proses pembelajaran bagi mahasiswa sehingga suasana belajar yang menyenangkan dapat tercipta. Tahapan kegiatan dimulai dengan memberikan pre-test sebagai metode untuk mengukur kemampuan awal peserta sebelum diberikan perlakuan (sosialisasi). Setelah itu, akan dilanjutkan dengan diskusi, sesi tanya jawab, dan pemecahan kasus, tahapan terakhir yakni memberikan post-test untuk mengukur kemampuan peserta setelah diberikan sosialiasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengawasan partisipatif yang ditandai dengan peningkatan skor test. Adapun skor rata-rata saat pre-test yakni 7,82 poin meningkat menjadi 9,95 poin saat post-test.
Unduhan
Referensi
Amatahir, Z. (2023). Peran Mahasiswa Dalam Mencegah Politik Uang Dan Kecurangan Pemilu. Jurnal Media Hukum, 11(2), 87–98. https://doi.org/10.59414/jmh.v11i2.577
Asari, A., Kurniawan, T., Ansor, S., Bagus, A., & Putra, N. R. (2019). Kompetensi literasi digital bagi guru dan pelajar di lingkungan sekolah Kabupaten Malang. BIBLIOTIKA: Jurnal Kajian Perpustakaan Dan Informasi, 3(2), 98–104. http://journal2.um.ac.id/index.php/bibliotika
Bidja, I. (2022). Fungsi Pengawasan Partisipatif Dalam Mewujudkan Pemilu Demokratis. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 6(1), 2034–2041. https://doi.org/10.58258/jisip.v6i1.2740
Danial, A. D., Syaefudin, S. S., & Yuliani, L. Y. (2018). Pelatihan “ Andragogical Content Knowledge” Bagi Tutor Kesetaraan Paket C Dalam Meningkatkan Kompetensi Personal Proses Pembelajaran Pada Peserta Didik Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (Pkbm) Gema Kelurahan Cikalang Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Abdimas Siliwangi, 1(2), 89. https://doi.org/10.22460/as.v1i2p89-95.1169
Diniyanto, A., & Sutrisno, W. (2022). Pengawasan Pemilihan Umum di Era Post-Truth: Problem, Tantangan, dan Strategi. Jurnal Adhyasta Pemilu, 5(1), 44–58. https://doi.org/10.55108/jap.v5i1.79
Hilman, Y. A., Harsono, J., & Khoirurrosyidin, K. (2021). Optimalisasi Peran Mahasiswa Dalam Upaya Mewujudkan Pilkada Serentak Yang Baik Dan Berkualitas. Jurnal Pengabdian Dharma Wacana, 2(3), 111–116. https://doi.org/10.37295/jpdw.v2i3.234
Joy, R. S., Anzward, B., & Wulan, S. E. R. (2019). PERAN APARAT KEPOLISIAN TERHADAP PENEGAKAN HUKUM WILAYAH HUKUM POLDA KALTIM ROLE OF POLICE APPARATUS AGAINST LAW ENFORCEMENT IN RESPONDING THE FAKE NEWS OF 2019 PRESIDENTIAL ELECTION IN THE REGIONAL POLICE OF EAST KALIMANTAN Artikel. Jurnal Lex Suprema, 1(2), 1–20. https://jurnal.law.uniba-bpn.ac.id/index.php/lexsuprema/article/download/213/pdf
Karyaningtyas, S. (2019). URGENSI SOSIALISASI PEMILU BAGI PEMILIH PEMULA. Majalah Ilmiah Pelita Ilmu, 2(1), 15–25.
Kusuma, W., Permatasari, B., & Suntara, R. A. (2022). Peningkatan Pengawasan Partisipatif Masyarakat Desa dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 melalui Penyuluhan Hukum. DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum Dan Humaniora, 2(2), 93–104. https://doi.org/10.33756/jds.v2i2.15256
Mahrawa, F. A., & Prayogi, I. (2021). Evaluasi Rekrutmen Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dalam Pemilu Serentak 2019. Jurnal Adhyasta Pemilu, 2(1), 35–47. https://doi.org/10.55108/jap.v2i1.37
Maulida, R. A. (2021). Optimalisasi Peran Humas Pemerintah Dalam Menciptakan Hubungan Dialogis Antara Pemerintah Dengan Masyarakat Pada Kabupaten Lebak. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 478. https://doi.org/10.24198/kumawula.v4i3.32816
Mulyadi, D. (2020). Innovation Fungsi Perguruan Tinggi di Tengah Pusuran Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018. 4(July), 1–23.
Mustika, R. (2019). Pergeseran Peran Buzzer Ke Dunia Politik Di Media Sosial. Diakom : Jurnal Media Dan Komunikasi, 2(2), 144–151. https://doi.org/10.17933/diakom.v2i2.60
Nuryanti, S. (2015). Menyiapkan Tata Kelola Pemilu serentak 2019. Jurnal Penelitian Politik, 12(1), 1–14.
Saraswati, M. S. (2018). Media Sosial dan Industri Kampanye Politik di Indonesia. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 3(1).
Sari, F. M., Dewi, C. M., Ruslyhardy, R., & Sudaryanto, S. (2022). Keterbukaan Informasi Publik dalam Penyelenggaran Pemilu oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Komisi Pemilihan Umum Riau. JOELS: Journal of Election and Leadership, 3(2), 64–74. https://doi.org/10.31849/joels.v3i2.10249
Setiawan, M, O. E., Kirana, D. K., & Priza, S. (2014). Demokrasi Indonesia Dalam Bahaya. 21 June 2014, 11–26. http://asiapacific.anu.edu.au/newmandala/2014/06/21/demokrasi-indonesia-dalam-bahaya/
Solihah, R., Bainus, A., & Rosyidin, I. (2018). Pentingnya Pengawasan Partisipatif Dalam Mengawal Pemilihan Umum Yang Berintegritas Dan Demokratis. Jurnal Wacana Politik, 3(1), 14–28. https://doi.org/10.24198/jwp.v3i1.16082
Susila Wibawa, K. C. (2019). Pengawasan Partisipatif untuk Mewujudkan Good Governance dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak di Indonesia. Administrative Law and Governance Journal, 2(4), 615–628. https://doi.org/10.14710/alj.v2i4.615-628
Syahputra, I. (2017). Demokrasi Virtual Dan Perang Siber Di Media Sosial: Perspektif Netizen Indonesia [Virtual Democracy and Cyber War on Social Media: The Perspective of Indonesian Netizens]. Jurnal ASPIKOM, 3(3), 457.
Tresnani, V. F., & Adhitya, M. D. K. (2023). Optimalisasi Keterlibatan Pemuda Sebagai Generasi Perubahan Dalam Sistem Demokrasi Melalui Pemilihan Umum 2024. YUSTISIA MERDEKA : Jurnal Ilmiah Hukum, 9(2), 44–54. https://doi.org/10.33319/yume.v9i2.238
Wahyuni, N., Putera, R. E., Rahayu, W. K., & Fajri, H. (2022). DIGITAL. 5(2), 301–308.
Widyatama, R., Adiprabowo, V. D., An Nur, F., Pinasti, Z. P., & Alfi, K. (2021). Peningkatan Kemampuan Masyarakat Dalam Mendeteksi Informasi Hoaks Di Media Sosial Di Era Pendemi Covid-19. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 445. https://doi.org/10.24198/kumawula.v4i3.35457
Yohanes, B., & Banar, D. P. (2019). Mencetak Pengawas Tempat Pemungutan Suara Pemilihan Umum 2019 yang Sesuai Peraturan. JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik Dan Pengabdian Masyarakat), 3(1), 118. https://doi.org/10.36339/je.v3i1.200
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Nila Wahyuni, Malse Yulivestra, Ria Ariany, Yona Tri Maulina, Ahmad Syauqi Rizal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















