Optimalisasi Potensi BUMDes "Bina Usaha" Melalui Penerapan Teknologi dan Manajemen Pemasaran Produk di Desa Cinangka
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v4i2.3110Kata Kunci:
BUMDes, Processed Products, The Economic EmpowermentAbstrak
Pemberdayaan BUMDes Bina Usaha Desa Cinangka di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang Provinsi Banten memiliki potensi yang cukup menjanjikan yaitu industri rumahan mengolah buah melinjo menjadi produk berupa Emping. Namun terdapat beberapa masalah yang dihadapi oleh mitra di dalam usahanya yaitu; (1) proses produksi yang masih bersifat konvensional; (2) Minimnya pengetahuan dan keterampilan manajemen pengelola BUMDes “Bina Usaha” terhadap optimalisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat; (3) Metode penjualan masih secara manual, yaitu dengan di titipkan pada warung warung terdekat, sehingga volume penjualan masih sulit untuk mencapai target yang maksimal; (4) Belum terdaftar dan memiliki merk dagang pada Ditjen KI Kemenkum & HAM. Maka dari itu tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dan membantu mitra dalam menjalankan manajemen pengelolaan BUMDes “Bina Usaha” mulai dari proses produksi pembuatan produk sampai metode penjualan produk untuk meningkatkan hasil penjualan mitra sehingga perekonomian masyarakat setempat menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode partisipatif dengan sasaran pelatihan yaitu kelompok “Bina Usaha” Desa Cinangka. Rangkaian kegiatan akan dilaksanakan melalui empat tahap yaitu tahap 1 analisis situasi dan kondisi mitra, tahap 2 perisiapan dan transfer teknologi, tahap 3 pelatihan dan pendampingan, tahap 4 evaluasi dan keberlanjutan program. Dari hasil pelaksanaan kegiatan yaitu secara menyeluruh tercapai peningkatan sebesar 85,28% mulai dari proses produksi, pengetahuan dan keterampilan manajemen pengelolaan BUMDes “Bina Usaha” dan penjualan produk.
Kata kunci : BUMDes, Produk olahan, Pemberdayaan Ekonomi
Unduhan
Referensi
Abidin, F. Z., Feriyanto, B., & Rofiq, M. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Menyebabkan Masyarakat Melakukan Pinjaman di Bumdes Rizquna Desa Beluk Raja. Alkasb: Journal of Islamic Economics, 1(2), 164-172.
Ambarwati, A., Yuliana, D. P., Sari, M. P., Yolanda, S., & Putra, R. B. (2022). Penerapan literasi keuangan dan 12 prinsip dasar pada umkm emping kedelai marem. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 38–42. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i1.3184
Amelia, E., Wahyuni, I., & Marianingsih, P. (2021). The Diversification Use of Melinjo (Gnetum gnemon) in Banten Local Food. 203–206. https://doi.org/10.2991/ABSR.K.210304.037
Anggraini, O., & Supriyanto, S. (2019, June 10). Literasi Digital: Suatu Kemewahan bagi UMKM Perikanan di Era Industri 4.0? https://doi.org/10.33510/SLKI.2019.117-126
Arief, R., Suseno, B. D., Saefullah, E., Mukhlis, A., & Khaerudin, D. (2023). OPTIMASI DIGITALISASI MARKETING PADA UMKM SAPU DI DESA SINDANGHEULA KECAMATAN PABUARAN KABUPATEN SERANG. Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development, 3(2), 130-137.
Dodi, D. (2023). Inovasi digital bisnis pada bumdes dan umkm di desa tirtawangunan, kecamatan sindangagung, kabupaten kuningan. J-ABDI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(11), 6993–7000. https://doi.org/10.53625/jabdi.v2i11.5474
Febriyantoko, D. (2023). Pengembangan Desain Ergonomis pada UMKM Emping Melinjo di Desa Wisata Giriasih, Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Pengabdian Seni. https://doi.org/10.24821/jps.v4i2.9604
Haykal, M., Amanda, R., Bensaadi, I., & Hilmi, H. (2024). Analisis Implementasi Pengelolaan BUMDes terhadap Kinerja BUMDes dengan Kompetensi Pengelolaan BUMDes sebagai Variabel Moderating. Jurnal Akuntansi Malikussaleh, 2(3), 443. https://doi.org/10.29103/jam.v2i3.11904
Hidayat, A. M., Saepudin, S., Salsabila, N. Z., & Raksadewi, P. (2021). Pemberian pelatihan terhadap par pelaku umkm dalam proses pembuatan emping di desa bayumundu kecamatan kaduhejo kabupaten pandeglang-banten. Indonesian Collaboration Journal of Community Services. https://doi.org/10.53067/icjcs.v1i4.32
Hindratmo, A., Riyanto, O. A. W., & Tajuddin, U. (2020). Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Perbaikan Manajemen Produksi UMKM Krupuk Puli Sidoarjo. 3, 129–135. https://doi.org/10.37695/PKMCSR.V3I0.858
Joewono, A., Sitepu, R., Agustine, L., Wibawa B, T. D., Kuswardani, I., Sunarjanto, N. A., & Suratno, L. (2022). Pendampingan umkm unit produksi makanan olahan ringan emping jagung di desa curah cottok, kec. kapongan, kab. situbondo, jawa timur. 8(2), 127–136. https://doi.org/10.9744/share.8.2.127-136
Kastaji, K. (2021). Liability in BUMDes Bankcruptcy. Journal of Social Sciences, 2(2), 176–182. https://doi.org/10.46799/JSSS.V2I2.95
Khaerudin, D., Saefullah, E., Asnawi, A., & Fatari, F. (2023). Penerapan Teknologi, Perbaikan Aspek Hukum dan Manajemen pada BUMDes “Cipta Baraya Mandiri. Ikra-Ith Abdimas, 7(3), 175–180. https://doi.org/10.37817/ikra-ithabdimas.v7i3.3009
Lestari, S., Astuti, Y., & Muttakin, S. (2015). Keripik kangkung rasa paru sebagai produk olahan guna meningkatkan nilai tambah. 1, 1702–1706. https://doi.org/10.13057/PSNMBI/M010731
Nisa, H., & Hidayani, H. (2024). PKM Industri Rumahan Pemberdayan Ekonomi Perempuan Kecamatan Pemulutan. Aksi Kepada Masyarakat, 5(1), 373–386. https://doi.org/10.36908/akm.v5i1.1073
Nusantara, B. (2021, April 5). E-Logistic SMEs Model: Information Technology to Support SMEs Logistic. https://doi.org/10.46254/sa02.20210623
Sarja, N. L. A. K. Y., Utami, N. M. S., & Wahyuni, L. M. (2023). Pengembangan UMKM Kain Perca Melalui Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Di Tabanan Bali. https://doi.org/10.36312/linov.v8i3.1345
Sulistyaningsih, E., Mulyono, A., Guswantoro, N. A., Melati, A. A. T., & Herawati, S. (2023). Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Pemipih Emping Untuk Meningkatkan Produktivitas Perajin Emping Di Sumberadi, Mlati, Sleman. Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari (JAMALI). https://doi.org/10.20885/jamali.vol5.iss1.art1
Siswadi, S., Riyadi, S., & Nugroho, W. A. (2022). Penerapan Mesin Teknologi Tepat Guna Penggiling Bumbu Pecel Kapasitas 5 Kg/Jam Bagi UMKM Sambi Kerep Surabaya. 1(02), 47–52. https://doi.org/10.38156/dimastek.v1i02.32
Sitepu, A. (2022). Teknologi tepat guna alat pengeringan hasil pertanian dan perkebunan menggunakan sumber tenaga air. 2(1), 29. https://doi.org/10.24114/roda.v2i1.30891
Susanty, A., Rinawati, D. I., Purwanggono, B., Puspitasari, D., & Meylani. (2013). Assessing SMEs Batik readiness for SNI adoption (Case Study SMEs Solo and Yogyakarta). Industrial Engineering and Engineering Management, 1036–1041. https://doi.org/10.1109/IEEM.2013.6962568
Tamam, M. T., Taufiq, A. J., Purwanto, D., & Suyoto, S. (2022). Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Perajin Kering Kentang. Jurnal Pengabdian Teknik Dan Sains, 2(02). https://doi.org/10.30595/jpts.v2i02.13778
Wahyuningtyas, W., Sofianita, N., Suprima, S., Aisyah, Y. L., & Firliani, R. (2023). Pemberdayaan BUMDES Dalam Pengembangan Motivasi Para Anggota UMKM. Ikra-Ith Abdimas, 7(3), 273–280. https://doi.org/10.37817/ikra-ithabdimas.v7i3.3053
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Asep Rahmatullah, Dedy Khaerudin, Ombi Romli, Husna Febriani Mardiyah, Muhammad Ghifari Ramadhan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















