Budidaya Ayam Kampung Penghasil Telur yang Tinggi Kandungan Vitamin D3 Sebagai Upaya Mencegah Stunting di Desa Pekunden Kabupaten Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v4i2.3387Kata Kunci:
Stunting, Vitamin D3, Village Chicken, Immune, Feed FormulationAbstrak
Stunting hingga kini masih menjadi masalah serius di Indonesia. Salah satu faktor penyebab terjadinya stunting adalah rendahnya tingkat asupan gizi baik pada ibu hamil maupun anak. Telur merupakan salah satu makanan bergizi yang harganya relatif murah, terjangkau, mudah didapatkan, dan mudah cara pengolahannya serta efektif mencegah risiko stunting pada Balita. Sebagian masyarakat Desa Pekunden untuk dapat mengkonsumsi telur kebanyakan harus membeli, oleh karena itu melalui sosialisasi,dan pendampingan budidaya ayam kampung penghasil telur dengan kandungan vitamin D3 tinggi merupakan salah satu upaya agar kasus stunting masyarakat di Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas menurun. Kegiatan pengabdian dilaksanakan mulai dari penyuluhan, praktek formulasi pakan, praktek membuat kandang baterey dan pemeliharaan. Lokasi kegiatan pengabdian penyuluhan dan praktek dilaksanakan di rumah salah satu warga yaitu Bapak Martono. Kegiatan penyuluhan diikuti oleh 19 orang dan praktek menyusun formulasi pakan diikuti 12 orang, praktek membuat kendang 11 orang dan praktek budidaya diikuti oleh 15 orang. Praktek budidaya ayam kampung dibuat jadwal kehadiran dan pengelolaannya adalah telur yang dihasilkan dibagi rata secara berurutan. Saat pengabdian dilaksanakan dari 30 ekor ayam periode bertelur (umur 22 minggu) sudah mulai menghasilkan 2 butir telur. Setelah ayam berumur 28 minggu produksi telur sudah mencapai 14-15 butir, sehingga semua peserta kegiatan pengabdian sudah menerima telur secara merata. Dan sisanya ada yang dikumpulkan untuk dijual untuk membeli bahan pakan ayam.
Unduhan
Referensi
Abun, Rusmana, D., & Saefulhadjar, D. (2007). Efek pengolahan limbah sayuran secara mekanis terhadap nilai kecernaan pada ayam kampung super JJ-101. Jurnal Ilmu Ternak , 7(2), 81–86.
Alpin, A. (2021). Hubungan Karakteristik Ibu dengan Status Gizi Buruk Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tawanga Kabupaten Konawe. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 1(2), 87–93. https://doi.org/10.56742/nchat.v1i2.12
Alshahrani, F., & Aljohani, N. (2013). Vitamin D: Deficiency, Sufficiency and Toxicity. Nutrients, 5(9), 3605–3616. https://doi.org/10.3390/nu5093605
Anton, M. (2013). Egg yolk: structures, functionalities and processes. Journal of the Science of Food and Agriculture, 93(12), 2871–2880. https://doi.org/10.1002/jsfa.6247
Aryani, L. D., & Riyandry, M. A. (2019). Vitamin D sebagai Terapi Potensial Anak Gizi Buruk. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 1(1), 61–70. https://doi.org/10.37287/jppp.v1i1.24
Asriany, A. (2022). Analisis Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar Pada Limbah Sayuran Pasar (Kol, Sawi, Kulit Jagung) dengan Penambahan Em4 Sebagai Pakan Alternatif: Analysis of Crude Protein and Crude fiber Content in Market Vegetable Waste (Cabbage, Mustard, Corn Skin) with the Addition of EM4 as Alternative Feed. Buletin Nutrisi Dan Makanan Ternak, 16(1).
Das, N. G., Huque, K. S., Amanullah, S. M., & Makkar, H. P. S. (2019). Feeding of processed vegetable wastes to bulls and its potential environmental benefit. Animal Nutrition, 5(1), 87–94.
Datta, I. F. U., Foeh, N. D. F. K., Ndaong, N. A., & Detha, A. I. R. (2023). Intensifikasi Omega3 Pada Daging Ayam dengan Silase Ikan. Deepublish.
Fakhira, F. S., Garna, H., & Hadiati, D. E. (2023). Literature Review: Pengaruh Defisiensi Vitamin D terhadap Proses Pertumbuhan Tulang pada Balita Stunting. Bandung Conference Series: Medical Science, 3(1), 859–864.
Indriani, I., Mujahadatuljannah, M., & Rabiatunnisa, R. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Bayi dan Balita. Jurnal Surya Medika, 9(3), 131–136. https://doi.org/10.33084/jsm.v9i3.6493
Ismail, S., Mandey, J. S., & Tulung, Y. R. L. (2023). Penggunaan Ekstrak Daun Eceng Gondook (Eichornia crassipes) Sebagai Pengawet Terhadap Kualitas dan Kuantitas Telur Ayam Ras. AGRI-SOSIOEKONOMI, 19(2). https://doi.org/10.35791/agrsosek.v19i2.48632
Munira, S. L. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.
Mushollaeni, W., & Fitasari, E. (2021). Pemanfaatan Limbah Sayur dalam Formulasi Ransum Ayam Broiler. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 5(1), 29. https://doi.org/10.20961/prima.v5i1.43803
Obar, O., Patimah, P., & Ulum, B. (2024). Dampak Program SETEL (Sehat dengan Telor) terhadap Peningkatan Berat Badan Anak Resiko Stunting. Jurnal Keperawatan, 16(4), 1157–1164.
Prafitri, L. D., Zuhana, N., Budiarto, E., & Widyastuti, W. (2023). Edukasi Layanan Konvergensi Stunting pada Ibu Hamil. Penerbit NEM.
Suprayogi, W. P. S., Riptanti, E. W., & Widyawati, S. D. (2018). Budidaya ayam kampung intensif melalui program pengembangan usaha inovasi kampus. Jurnal Inoteks, 22(1), 18–27.
Truong, L., Morash, D., Liu, Y., & King, A. (2019). Food waste in animal feed with a focus on use for broilers. International Journal of Recycling of Organic Waste in Agriculture, 8, 417–429.
U.S. Department of Agriculture, A. R. S. N. D. L. (2018). USDA National Nutrient Database for Standard Reference, Legacy. Version Current: April 2018. https://www.ars.usda.gov/northeast-area/beltsville-md-bhnrc/beltsville-human-nutrition-research-center/nutrient-data-laboratory/docs/usda-national-nutrient-database-for-standard-reference/
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Elly Tugiyanti, Ismoyowati Ismoyowati, Rosidi Rosidi, Imam Suswoyo

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















