Pelatihan Komunikasi Lintas Bahasa untuk Masyarakat Desa Wisata di Desa Kadugenep
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v5i2.4158Kata Kunci:
Cross-Language Communication, Tourism Village, Language Training, Community EmpowermentAbstrak
Desa wisata Kadugenep memiliki potensi besar sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya, namun kendala dalam komunikasi lintas bahasa masih menjadi tantangan bagi masyarakat setempat dalam melayani wisatawan asing. Pelatihan komunikasi lintas bahasa ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing masyarakat desa, khususnya dalam konteks pariwisata, guna meningkatkan kualitas pelayanan dan daya tarik wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pelatihan partisipatif yang melibatkan observasi, wawancara, dan evaluasi keterampilan komunikasi sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pelatihan, terdapat peningkatan signifikan dalam keterampilan komunikasi dasar dalam bahasa Inggris dan pemahaman terhadap budaya wisatawan. Selain itu, masyarakat menjadi lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan wisatawan asing. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa program pelatihan komunikasi lintas bahasa berkontribusi dalam meningkatkan daya saing desa wisata Kadugenep, serta dapat dijadikan model bagi desa wisata lainnya.
Unduhan
Referensi
Antara, I. B. K. S., Nirmalasari, N. L. P. I., & Koeswiryono, D. P. (2023). Pelatihan Pemandu Wisata Dan Bahasa Inggris Pariwisata Di Desa Wisata Medewi Jembrana. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Radisi, 3(3), 92–96. doi:10.55266/pkmradisi.v3i3.353
Aulia, V., Maulida, H., Kuzairi, K., & Saputra, I. (2017). Pelatihan Penggunaan Bahasa Inggris Untuk Pariwisata (English For Tourism) Bagi Siswa SMKN 4 Banjarmasin. J-ABDIPAMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1, 40. doi:10.30734/j-abdipamas.v1i1.78
DeVito, J. A., Shimoni, R., & Clark, D. (2015). Messages: Building Interpersonal Communication Skills, Fifth Canadian Edition. Pearson Education Canada. Retrieved from https://books.google.co.id/books?id=AkD0rQEACAAJ
Dinata, K., Mertha, I., & Sukariyanto, I. G. (2024). Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Kondisi Ekonomi Dan Sosial Budaya Masyarakat Lokal Di Kawasan Pariwisata Sanur. Jurnal Kepariwisataan, 23, 63–75. doi:10.52352/jpar.v23i2.1527
Liliweri, A. (2017). Komunikasi Antar Personal. Prenada Media. Retrieved from https://books.google.co.id/books?id=QvSlDwAAQBAJ
Menggo, S., Su, Y., & Taopan, R. (2022). Pelatihan Bahasa Inggris Pariwisata Di Desa Wisata Meler. JURNAL WIDYA LAKSANA, 11. doi:10.23887/jwl.v11i1.34908
Rahmawati, R., Prayitno, G., Firdausiyah, N., Dinanti, D., Hayat, A., Efendi, A., & Roskruge, M. (2023). Harnessing Social Capital for Fostering Non-Tourism Actor Involvement in Sustainable Tourism: A Case Study of an Indonesian Village. Journal of Urban Development and Management, 2, 69–83. doi:10.56578/judm020202
Tamrin, A. F., & Yanti, Y. (2019). Peningkatan keterampilan bahasa Inggris masyarakat pegunungan di Desa Betao Kabupaten Sidrap. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat. Retrieved from https://api.semanticscholar.org/CorpusID:216455373
Thariq, P. A., Husna, A., Aulia, E., Djusfi, A. R., Lestari, R., Fahrimal, Y., & Jhoanda, R. (2020). Sosialisasi Pentingnya Menguasai Bahasa Inggris Bagi Mahasiswa. Darma Bakti Teuku Umar Darmabakti@utu.Ac.Id, 2(2).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ria Saraswati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















