Ukiran Nusantara: Kriya Kulit dan Teknik Pyrography Meningkatkan Wawasan Budaya Siswa SMK Negeri 9 Surakarta

Penulis

  • Arfiati Nurul Komariah Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Novita Dwi Wulandari Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Anastasia Irma Riani Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Annisa Noer Cholizzhoh Institut Seni Indonesia Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.54259/pakmas.v6i1.5263

Kata Kunci:

Carving, Leather Craft, Pyrography, Cultural Insight

Abstrak

Pengabdian Kepada Masyarakat berjudul Ukiran Nusantara: Kriya Kulit dan Teknik Pyrography Meningkatkan Wawasan Budaya Siswa SMK Negeri 9 Surakarta. Kegiatan Pengabdian ini sasarannya yaitu siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan fokus keahlian Desain dan Produksi Kriya (DPK) di bidang Kriya Batik-Tekstil, Kriya Logam Perhiasan, dan Kriya Kayu Rotan, tepatnya di SMK Negeri 9 Surakarta Jl. Tarumanegara I, Banyuanyar, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. SMK Negeri 9 Surakarta tidak memiliki bidang spesialis kulit, meskipun seni kulit memiliki makna budaya di dalamnya. Untuk mengatasi hal ini, sebuah inisiatif layanan masyarakat bertujuan untuk memperkenalkan teknik ukir pyrography yang diaplikasikan pada bahan kulit samak nabati kepada para siswa didik.  Hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan siswa sambil menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal, dan menciptakan produk kerajinan yang inovatif dan bernilai jual di tengah menurunnya minat terhadap seni tradisional di kalangan anak muda.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

A. Haryanto. (2020). Penguatan Karakter Budaya Melalui Pendidikan Seni di Sekolah Kejuruan. Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 312-320.

C. Huxham, & S. Vangen. (2005). Managing to Collaborate: The Theory and Practice of Collaborative Advantage. Routledge.

E. Sedyawati. (2006). Budaya dalam Cerminan Sejarah. Pustaka Pelajar.

Faroni, M. A. (2016). Naga Sebagai Ornamen Dalam Penciptaan Produk Kerajinan Kulit Nabati dengan Teknik Pyrography. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

H. S. Waskito, C. Purwanti, & D. Ningsih. (2015). Pembuatan Bahan Penyamak Nano Nabati dan Aplikasinya dalam Penyamakan Kulit. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 31(1), 15-22.

H. S. Waskito, M. R. Susanto, & H. Cahyono. (2015). Pemanfaatan Bahan Penyamak Nabati dalam Proses Penyamakan Kulit Ramah Lingkungan. Teknologi Industri dan Hasil Pertanian, 20(2), 101-108.

Haryono, A. (2002). Seni Kriya: Teori dan Penerapannya. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

(IKABA), I. K. (2009). Sejarah Singkat Berdirinya SMK Negeri 9 Surakarta. Surakarta: blogspot.com.

Kinasih, D. S. (2016). Uji Praktek Kejuruan (UPK) pada Kelas XII Jurusan Seni Lukis SMK Negeri 9 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Nugroho, A., & Lestari, D. (2021). Inovasi Seni Kriya sebagai Media Edukasi Budaya Lokal. Yogyakarta: Pustaka Budaya.

Purwaningsih, T. (2017). Teknologi Pengolahan dan Finishing Kulit. Bandung: Politeknik ATK Yogyakarta.

R. A. Harahap. (2020). Seni Kriya Indonesia: Kajian dan Praktik. Deepublish.

R. Chambers. (1994). Participatory Rural Appraisal (PRA): Analysis of Experience. World Development, 22(9), 1253-1268.

S. P, Soedarso. (2006). Seni kriya: Pengantar apresiasi seni kriya di Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Sedyawati, E. (2006). Seni Pertunjukan Indonesia: Dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Sudarmadji, S. (2003). Teknologi Pengolahan Kulit. Yogyakarta: Kanisius.

Wulandari, R. (2020). Eksplorasi Teknik Pyrography dalam Kriya Kulit Kontemporer. Jurnal Seni Rupa, Vol. 12, No. 1, 55-66.

Diterbitkan

2026-05-15

Cara Mengutip

Arfiati Nurul Komariah, Novita Dwi Wulandari, Anastasia Irma Riani, & Annisa Noer Cholizzhoh. (2026). Ukiran Nusantara: Kriya Kulit dan Teknik Pyrography Meningkatkan Wawasan Budaya Siswa SMK Negeri 9 Surakarta. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 261–269. https://doi.org/10.54259/pakmas.v6i1.5263

Terbitan

Bagian

Articles