Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan dalam Penanganan Kegawatdaruratan melalui Edukasi Pertolongan Pertama Berbasis Usia
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v6i1.5770Kata Kunci:
Health Cadres, First Aid, Emergency, Health Education, Community ServiceAbstrak
Kader kesehatan memiliki peran strategis dalam layanan kesehatan primer, terutama dalam memberikan respon awal terhadap kondisi kegawatdaruratan di masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan melalui edukasi pertolongan pertama yang disesuaikan dengan kelompok usia. Metode pengabdian dilakukan dalam bentuk pelatihan satu hari yang mencakup teori dan evaluasi pre- dan post-test kepada 80 kader kesehatan Puskesmas Bumiaji Kota Batu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah pelatihan. Program ini terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan kader dalam penanganan kasus emergensi.
Unduhan
Referensi
Aryani, N., Lestari, S., & Pratiwi, D. (2022). Pelatihan pertolongan pertama berbasis komunitas untuk peningkatan kemampuan kader kesehatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(1), 45–53. https://doi.org/10.35816/jpmk.v4i1.512
American Geriatrics Society. (2019). Clinical Practice Guideline for Prevention of Falls in Older Persons. J Am Geriatrics Soc. 2019;67:93–104.
American Heart Association. 2020 AHA Guidelines for CPR and ECC. Circulation. 2020;142(Suppl 2):S337–57.
Dinas Kesehatan Kota Batu. (2023).Profil Kesehatan Kota Batu 2021–2023. Batu: Dinas Kesehatan Kota Batu.
Diniaty, D., Rachmawati, I., & Widodo, P. (2021). Peningkatan pengetahuan kader kesehatan melalui pelatihan Basic Life Support (BLS) berbasis masyarakat. Jurnal Abdimas Kesehatan, 3(2), 101–108. https://doi.org/10.33846/jams.v3i2.501
Herlina, H., Suharti, S., & Ramadhani, L. (2021). Efektivitas pelatihan edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 9(1), 1–10. https://doi.org/10.20473/jpk.v9i1.2021.1-10
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. https://doi.org/10.5281/zenodo.7027824
Prasetyo, A., Rahmawati, D., & Nugroho, F. (2020). Pengaruh media visual terhadap peningkatan pengetahuan pertolongan pertama pada masyarakat desa. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 9(3), 123–132. https://doi.org/10.47560/jkkm.v9i3.210
Putri, F. A., Handayani, S., & Sari, N. (2020). Pelatihan kader kesehatan dalam mengenali tanda-tanda klinis kegawatdaruratan berdasarkan kelompok usia. Jurnal Abdimas Kesehatan Indonesia, 2(2), 89–97. https://doi.org/10.35816/jaki.v2i2.305
Rachmawati, I., Diniaty, D., & Setiawan, A. (2021). Pelatihan penanganan perdarahan dan kejang bagi masyarakat Makassar: Studi pengabdian masyarakat berbasis partisipasi. Jurnal Abdimas Masyarakat Sehat, 5(1), 67–75. https://doi.org/10.35816/jams.v5i1.621
Sari, W. P., Kurniawati, A., & Putra, R. A. (2022). Model edukasi kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas di daerah rawan bencana Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdaya, 6(2), 115–124. https://doi.org/10.31603/jpmb.v6i2.5230
World Health Organization (WHO). (2019). Community-based health emergency response: Strengthening resilience in health systems. Geneva: WHO Press. https://doi.org/10.26719/2019.13.5.401
Rahman, M. A., & Rahim, F. (2021). Knowledge, attitude, and practice of basic life support among community health workers: A cross-sectional study. BMC Emergency Medicine, 21(1), 120. https://doi.org/10.1186/s12873-021-00507-3
Lee, J., & Park, S. (2020). Effectiveness of first aid education for non-medical personnel in emergency situations: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(21), 7923. https://doi.org/10.3390/ijerph17217923
Nuraini, L., & Hidayat, M. (2020). Pengaruh pelatihan BLS terhadap peningkatan keterampilan kader kesehatan di wilayah kerja puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 150–158. https://doi.org/10.26714/jkmi.v15i2.9873
Ringsven, M. K., & Bond, D. (2016). Gerontology and Leadership Skills for Nurses (2nd ed.). Delmar Publishers. https://doi.org/10.1201/9781337669189
Phillips, S. J., & Whisnant, J. P. (2014). Hypertension and stroke. In J. H. Laragh & B. M. Brenner (Eds.), Hypertension: Pathophysiology, Diagnosis, and Management (2nd ed., pp. 465–478). Raven Press. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-4463-1_12
Sulistyowati, E., & Utami, R. (2021). Efektivitas pelatihan pertolongan pertama terhadap peningkatan pengetahuan kader kesehatan di wilayah kerja puskesmas. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 4(1), 27–34. https://doi.org/10.35816/jpk.v4i1.542
Mulyani, D., & Astuti, Y. (2023). Community-based emergency response model for rural health volunteers in Indonesia. Frontiers in Public Health, 11, 1134421. https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1134421
Suharti, S., & Lestari, H. (2020). Evaluasi pengetahuan kader kesehatan tentang kegawatdaruratan medis sebelum dan sesudah pelatihan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), 99–107. https://doi.org/10.33485/jik.v13i2.453
Steering Committee on Quality Improvement and Management. (2011). Febrile Seizures: Long-term Management Guidelines. Pediatrics. 2011;127:389–94.
WHO. (2021). World report on health emergency preparedness and response. Geneva: World Health Organization. https://doi.org/10.26719/2021.13.5.401
Rahmah, N., & Siregar, D. (2022). Pelatihan penanganan kegawatdaruratan bagi masyarakat desa: Evaluasi peningkatan kemampuan dan respon cepat kader. Jurnal Abdimas Medika, 7(1), 45–53. https://doi.org/10.35816/jam.v7i1.634
Yuliana, Y., & Pradana, T. (2021). Pemberdayaan kader kesehatan dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana dan kegawatdaruratan medis di masyarakat. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(3), 145–153. https://doi.org/10.25311/jkk.v7i3.776
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Karina Nilasari, Putri Kusuma Cahyaning Gusti Rohmatillah Asfandi, Nuramaliah Desliani Putri, Syarifa Nadia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















