Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional di Desa Krueng Dhoe Sanggeue Kecamatan Pidie
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v6i1.7421Kata Kunci:
Medicinal Plants, Community Empowerment, TOGA, Traditional Medicine, AcehAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman obat tradisional di Desa Krueng Dhoe Sanggeue, Kecamatan Pidie. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) telah banyak dilakukan, namun sebagian besar masih bersifat empiris dan belum didukung oleh pengetahuan yang memadai terkait dosis, keamanan, serta standardisasi pengolahan. Selain itu, program pemberdayaan sebelumnya cenderung berfokus pada aspek budidaya tanpa diiringi peningkatan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan yang tepat dan berkelanjutan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 41 jenis tanaman obat yang digunakan masyarakat, terutama untuk mengatasi gangguan pencernaan, hipertensi, dan batuk. Bagian tanaman yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun (35,5%), dengan metode pengolahan dominan berupa perebusan (31,70%) dan penggunaan dengan cara diminum (53,65%). Sebagian besar tanaman obat diperoleh dari pekarangan rumah (43,90%), yang menunjukkan ketersediaan sumber daya lokal yang tinggi.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat secara lebih tepat. Namun demikian, masih ditemukan keterbatasan dalam aspek standarisasi dosis, keamanan, dan pengolahan. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan lanjutan dan pendampingan berkelanjutan untuk mengoptimalkan manfaat kesehatan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis tanaman obat.
Unduhan
Referensi
Anggrainie, R., Alfiati, S., & Gultom, N. F. (2023). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) oleh Kelompok Wanita Tani Terhadap Pendapatan Keluarga Selama Pandemi Covid-19. INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis Dan Akuntansi, 4(1), 128–139.
AR, N., & Sanjivani, A. M. (2023). Modern Development in Medicinal Plant Cultivation. International Journal of Pharmacognosy & Chinese Medicine, 7(2), 1–5. https://doi.org/10.23880/ipcm-16000254
Arbie, S. (2022). Edukasi Dan Pemberdayaan Pekarangan Rumah Untuk Tanaman Obat Keluarga Bagi Masyarakat Desa Tolutu, Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Journal of Hulanthalo Service Society, 1(1), 1–7.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pidie. (2025). Kecamatan Pidie Dalam Angka Tahun 2025.
Ceriana, R., Mardiana, R., Dita, S. F., Rejeki, D. P., & Beurangong, D. (2022). Pemanfaatan Tanaman Toga di Perkarangan Rumah untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh. JURNAL ABDIDAS, 3(3), 474–478.
Dewi, E., Agustina, R., & Nur, M. (2024). Pemanfaatan Teh Rosela (Hibiscus Sabdariffa L) Sebagai Obat Tradisional Dalam Upaya Swamedikasi di Gampong Puuk Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie. Beujroh : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Pada Masyarakat, 2(3), 518–531. https://doi.org/10.61579/beujroh.v2i3.235
Dirar, A. I., Alsaadi, D. H. M., Wada, M., Mohamed, M. A., Watanabe, T., & Devkota, H. P. (2019). Effects of extraction solvents on total phenolic and flavonoid contents and biological activities of extracts from Sudanese medicinal plants. South African Journal of Botany, 120, 261–267. https://doi.org/10.1016/j.sajb.2018.07.003
Ekor, M. (2014). The growing use of herbal medicines: Issues relating to adverse reactions and challenges in monitoring safety. In Frontiers in Neurology: 4 JAN. https://doi.org/10.3389/fphar.2013.00177
Felix Oluwafemi Omotayo. (2012). Comparative phytochemical and ethnomedicinal survey of selected medicinal plants in Nigeria. Scientific Research and Essays, 7(9). https://doi.org/10.5897/sre09.525
Karomah, A. H., Muttaqin, F., Ganesia, R. A., Rozak, I. F., Sayekti, I. C., & Hastuti, W. (2024). Optimalisasi Keterampilan Masyarakat Desa Manjung Melalui Pelatihan Budidaya dan Pengolahan TOGA. Buletin KKN Pendidikan, 6(2), 119–130. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v6i2.7982
Khuankaew, S., Srithi, K., Tiansawat, P., Jampeetong, A., Inta, A., & Wangpakapattanawong, P. (2014). Ethnobotanical study of medicinal plants used by Tai Yai in Northern Thailand. Journal of Ethnopharmacology, 151(2), 829–838. https://doi.org/10.1016/j.jep.2013.11.033
Muhamad, S., & Mat Ali, S. F. Z. (2019). Boiling increase antioxidant activity, total phenolic content and total flavonoid content in Plectranthus amboinicus leaves. GSC Biological and Pharmaceutical Sciences, 6(3), 024–030. https://doi.org/10.30574/gscbps.2019.6.3.0023
Mustaqim, M., Murti, N. P., Putri, E. C. P., Nurlaela, S., Nugraheni, A. S. R., Wulandari, F., Herlambang, I. A., Isfahan, M. Q., Pratiwi, Y., Klana, W. J., Rasyid, A., Zulfa, & Pratama, E. (2023). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) Dalam Pengembangan Umkm Obat Herbal Di Kampung Bugis Desa Lenggang. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 156–164.
Nahdi, M. S., & Kurniawan, A. P. (2019). Study on the ethnobotany of medicinal plants by people in Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia. Nusantara Bioscience, 11(2). https://doi.org/10.13057/nusbiosci/n110204
Natasya, D., Tunggeng, M. G. R., Annisa, P. R., Nopianti, N. I., Dawa, M. M. A., Jafar, N., & Gani, A. (2024). Socialization, cultivation, and utilization of empty land for family medicinal plants. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 9(3), 555–563. https://doi.org/10.26905/abdimas.v9i3.12965
Nugroho, Y., Soendjoto, M. A., Suyanto, Matatula, J., Alam, S., & Wirabuana, P. Y. A. P. (2022). Traditional medicinal plants and their utilization by local communities around Lambung Mangkurat Education Forests, South Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas, 23(1), 306–314. https://doi.org/10.13057/biodiv/d230137
Parmin, P., Rusilowati, A., & Rahayu, E. F. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Konservasi Tanaman Obat untuk Menunjang Penyediaan Bahan Baku Produksi Jamu Tradisional. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 10–16. https://doi.org/10.46843/jmp.v1i1.263
Puspitasari, N., Fadilah, M. F., Hutasuhut, A. R., Adwha, R., Nabila, E., Lawolo, S. A., Sitohang, F. K. S., Saputra, M. S., & Fauzi, S. (2023). Pemanfaatan Lahan Sempit Untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Sempaja Timur Kota Samarinda. Vivabio:Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4(November 2022), 97–104.
Sabila, S., Kurochman, N., Injelita, J., Azizah, A. F., Yulanda, R. A., & Sundhani, E. (2023). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Peserta Sekolah Perempuan Kelopak Gayatri Desa Gumelem Kulon Banjarnegara. 3(3), 1464–1470.
Sari, N., & Andjasmara, T. C. (2023). Penanaman Tanaman Obat Keluarga ( TOGA ) untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat. Jurnal Bina Desa, 5(1), 124–128.
Seswandi, A., Heri, H., & Amdanata, D. D. (2023). Pemberdayaan Warga Masyarakat Melalui Pemanfaatan Pekarangan Rumah Dengan Tanaman Obat Keluarga Di Desa sidomulyo kec. Tuah madani, pekanbaru. Diklat Review: Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Pelatihan, 7(2), 1–5.
Ulfah, F., Rosida, L., Husairi, A., Illiandri, O., Skripsiana, N. S., & Rifani, R. (2023). Socialization of the use of medicinal plants to improve family health resilience in Keliling Benteng Ulu Village, Banjar Regency. Community Empowerment, 8(7), 961–965. https://doi.org/10.31603/ce.8818
Vongsak, B., Sithisarn, P., Mangmool, S., Thongpraditchote, S., Wongkrajang, Y., & Gritsanapan, W. (2013). Maximizing total phenolics, total flavonoids contents and antioxidant activity of Moringa oleifera leaf extract by the appropriate extraction method. Industrial Crops and Products, 44, 566–571. https://doi.org/10.1016/j.indcrop.2012.09.021
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Safrina Safrina, Santi Santi, Cut Suraiya Wahyuni Utami, Eva Novita

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















