Perbedaan Penurunan Kadar Gula Darah pada Kelompok Yang Diberi Terapi Jus Buah Naga Merah dan Bengkuang pada Penderita DM di Komunitas Gres Lansia Kabupaten Tuban
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v2i4.2122Keywords:
Red Dragon Fruit, Jicama, Diabetes Mellitus, ElderlyAbstract
Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder in which the body's inability to oxidize carbohydrates is found, due to disturbances in the mechanism of insulin action which can cause hyperglycemia, glycosuria, polyuria, acidosis, lipemia, and ketonuria. Research objectives to analyze the difference in decreasing blood sugar levels in the group that was given red dragon fruit juice and jicama therapy in DM sufferers in the elderly GRES community in Tuban Regency. The design of this research is true experimental design, Two Group Pre-test and Post-test Design. The sample in this study were the elderly in the GRES Community, Tuban Regency, totaling 34 elderly people, using a purposive sampling technique. The analysis of this study used the statistical test pair T-test and Independent T-test. The results of the study using the Paired T-Test showed that the red dragon fruit group had a p-value of 0.000 <0.05, which means that H1 was accepted, that is, there was a difference in decreasing blood sugar levels before and after being given red dragon fruit juice therapy and the jicama juice group. with a p-value of 0.000 <0.05 which means that H1 is accepted, that is, there is a difference in the decrease in blood sugar levels before and after being given Jicama juice therapy.
Downloads
References
Amir, S.M.J., Wungouw, H., & Pangemanan, D. 2015. KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO. Jurnal e-Biomedik (eBm), 3(1), 32- 40.
Arasj, F., Nurhamidah., & Oenzil, F. 2014. PENGARUH PEMBERIAN PATI BENGKUANG TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH TIKUS PUTIH DIABETES. Jurnal Ilmu Kesehatan ‘Afiyah, 1(2), 1-5.
Astuti, E., 2019. Analisis Pemberian Jus Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Tambak Deres RW 01 Kelurahan Kenjeran Surabaya. Jurnal Keperawatan, 8(1), 10-19.
Chrisanto, E. Y., Rachmawati, M., & Yulendasari, R. 2020. Penyuluhan manfaat buah naga merah dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Indonesia Berdaya, 1(2), 89-94.
Dewi, H. N., Rustiawati, E., & Tuti, S. 2021. Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Hiperglikemia Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Poliklinik Penyakit Dalam Rsud Dr. Dradjat Prawiranegara Serang. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(3), 27-35.
Fauziah, L. F., Prasiwi, N. W., & Ma’arif, M. Z. 2019. Sosialisasi Edukatif Tentang Gizi Seimbang Untuk Penderita Diabetes Mellitus Di Kabupaten Tuban. ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 60-63.
Febrinasari, R. P., Sholikah, T. A., Pakha, D. N., & Putra, S. E. 2020. Buku Saku Diabetes Melitus Untuk Awam, UNS Press, Surakarta.
Hidayati, A. R., & Ruhyana. 2017. Pengaruh Buah Naga Terhadap Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Puskesmas Temon 1 Kulon Progo Yogyakarta. Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.
Komariah., & Rahayu, S. 2020. Hubungan Usia, Jenis Kelamin Dan Indeks Massa Tubuh Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Klinik Pratama Rawat Jalan Proklamasi, Depok, Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 11(1), 41-50.
Nisa, R., Mulfianda, R., & Mulyatina, M. 2021. EFEK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Polyrhizus) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2. Idea Nursing Journal, XII(2), 19–25.
Nurvita, S. 2022. Perbandingan Kasus Baru dan Lama Diabetes Melitus Tipe II di Puskemas Bangetayu Tahun 2016-2021. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 7(1), 1-4.
Partika, R., Angraini, D. I., & Fakhruddin, H. 2018. Pengaruh Konseling Gizi Dokter terhadap Peningkatan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Majority, 7(3), 276-283.
Pitaloka, Y. D., & Juwariyah, S. 2021. Efek Pemberian Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Tipe 2. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 5(2), 97-103.
Pitaloka, Y. D., & Juwariyah, S. 2021. Efek Pemberian Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Tipe 2. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 5(2), 97-103.
Riamah., & Ritonga, N. F. 2022. Pengaruh Jus Buah Naga Merah Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Miletus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Melur Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru. Ensiklopedia of Journal, 4(3), 21-30.
Septianingrum, E., Liyanan., & Kusbiantoro, B. 2016. Review Indeks Glikemik Beras: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi dan Keterkaitannya Terhadap Kesehatan Tubuh. Jurnal Kesehatan, 1(1), 1-9.
Sya’diyah, H., Midatyanti, D. M., Kartapati, Y., Anggoro, S. D., Ismail, A., Atik, T., & Gustayansyah, D. 2020. Penyuluhan Kesehatan Diabetes Melitus Penatalaksnaan Dan Aplikasi Senam Kaki Pada Lansia Di Wilayah Pesisir Surabaya. Jurnal Pengabdian Kesehatan STIKES Cendekia Utama Kudus, 3(1), 9-27.
Wiardani, N. K., Moviana, Y., & Puryana, I. G. P. S. 2014. Jus Buah Naga Merah Menurunkan Kadar Glukosa Darah Penderita Dmt2. Jurnal Skala Husada, 11(1), 59-66.
Winta, E. A., Setiyorini, E., & Wulandari, A. N. 2018. Hubungan Kadar Gula Darah Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Tipe 2. Jurnal Ners dan Kebidanan, 5(2), 163-171.
Yasmina, A. R., & Probosari, E. 2014. Perbedaan Kadar Glukosa Darah Puasa Sebelum Dan Setelah Pemberian Sari Bengkuang (Pachyrrhizuserosus) Pada Wanita Prediabetes. Journal of Nutrition College, 3(4), 440-446.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Dwi Fitri Hariyanti, Dwi Kurnia PS, Lilia Faridatul Fauziah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















