Sanitasi Lingkungan di Kawasan Ekowisata Bahari Kampung Blekok Kabupaten Situbondo (Studi di Kawasan Desa Wisata Kampung Blekok Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo)

Authors

  • Farisa Desebrina Charisma Universitas Jember
  • Khoiron Khoiron Universitas Jember
  • Globila Nurika Universitas Jember
  • Kholid Maulana Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i3.5080

Keywords:

Environmental Sanitation, Marine Ecotourism, Kampung Blekok, Tourism Village, Situbondo Regency, Sustainable Tourism

Abstract

Kampung Blekok Marine Ecotourism Area in Klatakan Village, Kendit District, Situbondo Regency represents a community-based tourism initiative through mangrove conservation, waterbird protection, and coastal ecosystem preservation.  As tourism activities increase, proper environmental sanitation has become essential to fulfilling amenities within the 3A tourism concept and supporting Sapta Pesona principles. This study aims to describe the physical environment, availability of sanitation facilities, and supporting infrastructure in Kampung Blekok, while offering strategic recommendations. Conducted in April 2025, it used a descriptive-quantitative observational method with purposive sampling. Data were gathered through observation, interviews, documentation, and water quality tests. Results indicate that five out of six sanitation components fail to meet health standards. Recommendations focus on enhancing cross-sector collaboration to support sustainable tourism, environmental protection, and improved public health.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Standardisasi Nasional. (2002). SNI 19-2454-2002: Tata cara teknik operasional pengelolaan sampah perkotaan. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Candra, A. C., & Sari, W. N. (2024). Analisis Strategi Pengembangan Amenitas Dan Aksesibilitas Pariwisata Di Jasmine Park Cisauk. Jurnal Pariwisata Dan Perhotelan, Volume 2, Nomor 1, Halaman 1-19.

Dewi, N. L. P., Ramadhan, I., & Sari, M. D. (2022). Peran komunitas lokal dalam pengelolaan sampah di destinasi wisata berbasis partisipatif. Jurnal Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan, 9(1), 67–78.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo. (2025). Profil Kampung Blekok: Kawasan Ekowisata Bahari Situbondo [Pamflet]. Situbondo: Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo.

Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Situbondo. (2025). Data kunjungan wisatawan ke Kampung Blekok tahun 2025 [Database internal]. Situbondo: Disparpora Kabupaten Situbondo

Erawati, N. K., Sugandini, W., & Juliani, M. (2023). Emergency First Aid Pada Masyarakat Di Destinasi Wisata Pantai Lovina Desa Kalibukbuk Kabupaten Buleleng. International Journal Of Community Service Learning, Volume 7, Issue 4 , Pp.424-430.

Farida, N. (2019). Pemenuhan Sanitasi Dasar Kesehatan Lingkungan Sebagai Desa Wisata Mangrove (Studi Di Kampung Blekok Dusun Pesisir Timur Desa Klatakan Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo). Jember: Repository UNEJ.

Hadi, W., & Widyaningsih, H. (2020). Implementasi Penerapan Sapta Pesona Wisata Terhadap Kunjunganwisatawan Di Desa Sambirejo Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Khasanah Ilmu: Jurnal Pariwisata Dan Budaya, Volume 11, Nomor 2.

Haryanto, W. (2023). Kompendium Peraturan Bangunan Di Jakarta (Fasilitas Publik). Jakarta: Jakarta Property Institute.

Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. (2025). Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 594 Tahun 2025 tentang Peta Mangrove Nasional Tahun 2024. Kementerian Kehutanan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Strategi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan (SBMKL). Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68/Menlhk-Setjen/2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. Jakarta, Indonesia: Kementerian LHK RI.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 9 Tahun 2014 tentang Standar Usaha Pariwisata Alam. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Jakarta, Indonesia: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD). Jakarta, Indonesia: Kementerian PUPR RI.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14 Tahun 2020 tentang Manajemen Risiko Bencana pada Kawasan Pariwisata. Jakarta: Kementerian PUPR.

Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia. (1980). Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER.04/MEN/1980 tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan. Jakarta: Kementerian Tenaga Kerja.

Korniasih, N., & Sumarya, I. (2021). Total Coliform Dn Escheria Coli Air Sumur Bor Dan Sumur Gali Di Kabupaten Gianyar. Widya Biologi, Volume 12 Nomor 02.

Oktafiani, A. I., & Nugraheni, N. (2024). Mewujudkan Sustainable Development Goals (Sdgs) Tentang Penyediaan Air Bersih Dan Sanitasi. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisipline, Volume 2, Nomor 4, Halaman 192-197.

Pattaray, A., Aini, Windra, Ratmaja, L., & Wahyuni, E. S. (2021). Analisis Kebutuhan Wisatawan Penyandang Disabilitas Terhadap Keterampilan Pramuwisata Di Lombok. Open Journal Systems, Volume 15 Nomor 12.

Pemerintah Kabupaten Situbondo. (2003). Peraturan Bupati Situbondo Tahun 2003 tentang Pariwisata Sehat. Situbondo, Indonesia: Pemerintah Kabupaten Situbondo.

Pemerintah Kabupaten Situbondo. (2021). Peraturan Daerah Kabupaten Situbondo Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah. Situbondo: Pemerintah Kabupaten Situbondo.

Putri, N. A., Sari, D. M., & Lestari, R. (2023). Pengelolaan sampah dan sistem drainase ramah lingkungan di kawasan wisata berbasis partisipasi masyarakat. Jurnal Sanitasi Lingkungan Berkelanjutan, 12(1), 45–56.

Purnama, S. G. (2016). Buku Ajar Penyakit Berbasis Lingkungan. Jakarta: Poltekkes Jakarta.

Rahmadani, R. W., Setyowati, R. D., & Nilandita, W. (2022). Analisis Kandungan Kimia Pada Sumur Gali Masyarakat Desa Pagerwojo Di Kecamatan Buduraan Kabupaten Sidoarjo. Higiene, Volume 8 Nomor 2.

Rahmawati, I., & Nugroho, S. E. (2022). Identifikasi Escherichia coli dan Coliform dalam Air Bersih sebagai Upaya Pengendalian Penyakit Berbasis Lingkungan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(1), 45–52.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 69. Jakarta: Sekretariat Negara.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11. Jakarta: Sekretariat Negara.

Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 69. Jakarta: Sekretariat Negara.

Republik Indonesia. (2020). Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2020 tentang Aksesibilitas terhadap Pemukiman, Pelayanan Publik, dan Perlindungan dari Bencana. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 304. Jakarta: Sekretariat Negara.

Sujarno, M. I., & Muryani, S. (2018). Bahan Ajar Kesehatan Lingkungan Sanitasi Transportasi, Pariwisata, Dan Matra. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Badan Pengembangan Dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan).

Suryanti, P. E., & Indrayasa, K. B. (2021). Pengembangan Ekowisata Di Bali: "Upaya Pelestarian Alam Dan Budaya Serta Pemberdayaan Masyarakat Lokal" . Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama Dan Budaya, ISSN 2527-9734, EISSN 2614-5340.

Widhah, S. F. (2022). Analisis Kelimpahan Bakteri Escherichia Coli Di Kawasan Wisata Pantai Mallasoro Kabupaten Jeneponto. Makassar: Repository.Unhs.Ac.Id.

Wiyono, A., Paribrata, A. I., Erliani, E. W., Kasmidi, M., Lusiana, & Susan. (2024). Mengembangkan Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat - Fase Inisasi. Jakarta: Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia.

Yuantari, M. G., & Andrean, Y. A. (2022). Analisis Ketersediaan Sarana Sanitasi Dengan Tingkat Kenyamanan Wisatawan Di Tempat Wisata. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, Volume 21 Nomor 3 Halaman 329 – 334.

Zulfan, R., Maulida, N., & Hidayat, T. (2023). Analisis kualitas air tanah terhadap kandungan logam berat di daerah pemukiman padat. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 12(2), 88–96.

Downloads

Published

2025-08-10

How to Cite

Farisa Desebrina Charisma, Khoiron, K., Globila Nurika, & Kholid Maulana. (2025). Sanitasi Lingkungan di Kawasan Ekowisata Bahari Kampung Blekok Kabupaten Situbondo (Studi di Kawasan Desa Wisata Kampung Blekok Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo). Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(3), 597–614. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i3.5080