Hubungan Dukungan Orangtua dan Guru dengan Perilaku Seks Bebas pada Remaja di Nusa Tenggara Timur
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i3.5292Keywords:
Free Sexual, Parental and Teacher SupportAbstract
Free sexual behavior is still an issue that often occurs among adolescents because it can cause unwanted pregnancy, early marriage, abortion, sexually transmitted infection and school dropout. Parental and teacher support is very important in preventing free sexual behavior among adolescents. This study aims to analyze the relationship between parental and teacher support with free sexual behavior in adolescents at East Nusa Tenggara. This type of research is quantitative with cross sectional design. The population in this study was all students at a junior high school in East Nusa Tenggara, totaling 442 adolescents and a sample of 80 adolescents was taken using Proportional Random Sampling. Data were analyzed using a Chi-square statistical test with a significance level of p<0.05. The results of the study indicate that parental support in the form of emotional support (p-value=0.028<0.05), appreciation support (p-value=0.015<0.05), information support (p-value=0.001<0.05), instrumental support (p-value=0.026<0.05) and teacher support in the form of emotional support (p-value=0.003<0.05), appreciation support (p-value=0.001<0.05), information support (p-value=0.028<0.05), instrumental support (p-value=0.000<0.05). Thus, it can be concluded that there is a relationship between parental support and teacher support with free sexual behavior among adolescents at East nusa Tenggara. Therefore, parents and teachers need to increase their support and role in preventing free sexual behavior among adolescent.
Downloads
References
Afriani, D. (2022). Pendidikan Seks Bagi Remaja. Jawa Tengah: NEM.
Amelia, A.P., Muzzamil, F. (2024). Hubungan Antara Dukungan Orang Tua Dengan Kecenderungan Perilaku Seksual Pada Remaja Wilayah Bekasi Utara. Jurnal Ilmiah Multidisipline, 2(8), 280–284.
Anggreni, D., & Dewi, M. K. (2022). Dukungan Keluarga , Sikap Orang Tua dan Sumber Informasi berhubungan dengan Perilaku Pendidikan Seks Remaja di Era Pandemi Covid-19 pada Remaja SMA Kelas X-XII. SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia, 02(November), 354–364. https://doi.org/10.53801/sjki.v2i2.111
BPS (Badan Pusat Statistik) Indonesia. (2022). Statistik Indonesia 2022. https://www.bps.go.id/publication/2020/04/29/e9011b3155d45d70823c141f/statistik-indonesia-2020.html
Fazila. S.A.N, Eka Rokhmiati & Yeni Kyoto. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Seksual Remaja di SMK Kesehatan IT Al Hidayah Gununghalu Tahun 2022. Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan, 2(1), 132-137.
Febriana, A., & Sigit Mulyono. (2022). Dukungan Informasional dan Emosional Keluarga dalam Perilaku Pemanfaatan Layanan Kesehatan Reproduksi Remaja. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(3), 385–391. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.676
Haryati, E. F. (2020). Guru bimbingan dan konseling dalam mencegah perilaku berpacaran remaja smp. Quanta Journal, 4(3), 93–106.
Hidayati, N.R., & Purwandari, E. (2023). Hubungan Dukungan Sosial Guru, Tanggung Jawab, dan Kesehatan Mental terhadap Pelanggaran Santri. Journal of TSCNers, 8(2), 60–71. http://ejournal.annurpurwodadi.ac.id/index.php/TSCNers
Khaerudin, M. W., Mamlukah, M., Wahyuniar, L., & Suparman, R. (2022). Analisis Faktor-faktor yang berhubungan dengan Perilaku Seks Pranikah pada remaja di SMA Negeri 1 Cidahu Kabupaten Kuningan Tahun 2022. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 13(02), 202–211.
News, V. (2022). Kepala BKKBN NTT Sebut 20,4 Persen dari 1000 Remaja Putri NTT Hamil di Bawah Usia 15 Tahun. 27 Mei 2022. https://www.victorynews.id/humaniora/pr-3313476660/kepala-bkkbn-ntt-sebut-204-persen-dari-1000-remaja-putri-ntt-hamil-di-bawah-usia-15-tahun?page=2
Putri, H. W. K., Nurmila, N., & Rosyita, R. (2021). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Seksual Remaja Putri Di Sma Negeri 5 Lhokseumawe. Indonesian Trust Health Journal, 4(1), 437–441. https://doi.org/10.37104/ithj.v4i1.73
Riya, R., & Ariska, L. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(2), 2123-2130. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i2.3478
Sayekti, W. S., & Sayekti, I. C. (2024). Peranan Orangtua dan Guru dalam Edukasi Seksual pada Anak Kelas 1 SDN 1 Jeruk. Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam, 10(1), 65–77.
Sugianto, B. (2023). Peranan Komunikasi Antarpersonal Orangtua dan Anak dalam Mencegah Perilaku Seks pada Remaja melalui Penggunaan Media Sosial di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Skripsi. Program Sarjana Sosial. Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq. Jember.
Susanti, R., Zenita, O., & Fatimah, S. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Remaja terhadap Perilaku Beresiko. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal, 15(1), 88–93. https://doi.org/10.34305/jikbh.v15i01.1022
Susiani, K., Utami, N. L. D. S., Dewi, N. L. V. L., Astari, K. A. D. A., Hartini, A., & Thomas, S. A. (2024). Pendidikan Seksual pada Anak. Bali: Nilacakra.
Uberty, A. (2022). Pencegahan Perilaku Kesehatan Reproduksi yang Berisiko pada Remaja. Jawa Tengah: NEM.
UNICEF. (2023). Early Childbearing. https://data.unicef.org/topic/child-health/adolescent-health/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maria Elisa Lena Teda, Afrona E.L. Takaeb, Eryc Z. Haba Bunga, Ribka Limbu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















