Hubungan Pola Asuh dengan Status Gizi pada Anak Balita di Desa Sidorejo, Wonogiri
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i3.5326Keywords:
Toddler, Democratic, Parenting Style, Nutritional StatusAbstract
Nutritional problems among toddlers remain a serious challenge in various regions. Globally, the prevalence of stunting reaches 22.3%, wasting 6.8%, and overweight 5.6%. In Indonesia, 6.4% of toddlers experience undernutrition, and 4.7% are at risk of being overweight. In Wonogiri, there are 5,094 toddlers with underweight, 4,590 with stunting, and 265 with severe malnutrition, with the highest number of cases found in Tirtomoyo Subdistrict.This study aims to determine the relationship between parenting styles and the nutritional status of toddlers in Sidorejo Village, Wonogiri. The research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. Data were collected using the Parenting Styles and Dimensions Questionnaire-Short Form (PSDQ), anthropometric measurements based on the weight-for-height index, and the Maternal and Child Health (MCH) book. The population consisted of all toddlers and their mothers in Sidorejo Village, totaling 301 individuals. A Proportionate Stratified Random Sampling technique was used to select 75 respondents. Data analysis was conducted using the Spearman Rank correlation test.The results showed that 50 mothers (66.7%) applied a democratic parenting style, and 45 toddlers (60%) had normal nutritional status. A significant relationship was found between parenting style and the nutritional status of toddlers (p = 0.000; p < 0.05), with a correlation coefficient of 0.418, indicating a moderate relationship. Based on the results obtained, it is concluded that there is a relationship between parenting style and the nutritional status of toddlers in Sidorejo Village, Wonogiri.
Downloads
References
Anggraeni, E., Palupi, M., & Ayustina, A. A. (2021). Description of the nutritional status of children during the COVID-19 pandemi in Semanding Village, Pagu District: Gambaran status gizi balita pada masa pandemi COVID-19 di Desa Semanding Kecamatan Pagu. Jurnal Gizi KH, 1(1).
Aziza, N., & Mil, S. (2021). Pengaruh pendapatan orang tua terhadap status gizi anak usia 4-5 tahun pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 6(3), 109–120. https://doi.org/10.14421/jga.2021.63-01
Bebhe, M. K., Talahatu, A. H., & Boeky, D. L. A. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi anak balita di wilayah kerja Puskesmas Sikumana. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2), 262–275. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v3i2.3283
Damayanti, R., Widiastuti, T., & Widyastuti, M. (2021). Pengaruh pola asuh gizi ibu terhadap status gizi balita. Jurnal Gizi Dan Pangan, 16(2), 87–94.
Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. (2023). Profil kesehatan Kabupaten Wonogiri Tahun 2023. https://dinkes.wonogirikab.go.id/
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2023). Profil kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023. https://dinkes.jatengprov.go.id/
Fatkuriyah, L., & Sukowati, U. (2022). Pola asuh ibu dan status gizi balita di Kabupaten Jember. Adi Husada Nursing Journal, 8(2), 129–135. https://doi.org/10.37036/ahnj.v8i2.357
Garg, A., & Sengupta, P. (2021). Role of father involvement in child nutrition and health: A systematic review. Journal Of Family Studies, 27(2), 145–161.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023.. https://kemkes.go.id/
Khadijah, S., & Palifiana, D. A. (2022). Hubungan pola asuh orang tua dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Mantrijeron Yogyakarta. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(2), 61–68. https://doi.org/10.36419/jki.v13i2.622
Khoiriyah, H., Ismarwati, & Wantonoro. (2024). Analisis hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kebidanan Indonesia, 15(1), 106–120. https://doi.org/10.36419/jki.v15i1.993
Mauliddina, A., Pabidang, S., & Kusmiyati, Y. (2023). Pengaruh kelas ayah terhadap perilaku pemenuhan kebutuhan gizi pada bayi resiko stunting di Kabupaten Sleman. Research & Learning In Nursing Science, 7(1), 489–500. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners
Miftachul, M., Cornellia, C., & Hayyun, A. (2024). Pola asuh ibu dalam pemenuhan status gizi anak usia 3-5 tahun. Jurnal Keperawatan Cikini, 5(1), 17–25. https://doi.org/10.55644/jkc.v5i01.157
Muhanifah, L., Wirakhmi, I. N., & Apriliyani, I. (2024). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi pada balita. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah Stikes Kendal, 15(1), 43–50. https://doi.org/10.32583/pskm.v15i1.2437
Narishma, V., Roselina, D., & Budiarto, A. (2022). Hubungan karakteristik orang tua terhadap status gizi bayi balita Desa Sungai Kitano Kabupaten Banjar. Sari Pediatri, 24(2), 112–118. https://doi.org/10.14238/sp24.2.2022.112-18
Nerawati, Y., Sunanto, & Tutik Ekasari. (2023). Pola asuh orang tua dengan status gizi balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 10(02), 105–113. https://doi.org/10.55500/jikr.v10i2.194
Ortega, B., Mateo, A., Jimeno, M. V, & Ricarte, J. J. (2023). Age and gender differences in perceived parenting styles and emotional outcomes in early adolescents. Journal Of Family Issues, 44(2), 498–514. https://doi.org/10.1177/0192513x211051391
Puskesmas Tirtomoyo. (2025). Data pengukuran antropometri balita Di Kecamatan Tirtomoyo. https://pusk-tirtomoyo1.wonogirikab.go.id/
Puspita, W. Dwi, Irmadani, A. S., & Arlina, A. (2022). Hubungan pola asuh ibu dengan status gizi balita di Posyandu Jinten 11 Kelurahan Bumijo di wilayah kerja Puskesmas Jetis. Jurnal Berita Kesehatan, 15(1). https://doi.org/10.58294/jbk.v15i1.80
Putri, M. R. (2022). Hubungan pola asuh orangtua dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bulang Kota Batam. Jurnal Bidan Komunitas, 11(2), 96-106. http://ejournal.helvetia.ac.id/index.php/jbk
Putri, N. E., & Achmad, S. (2023). Gambaran status gizi pada balita di Puskesmas Karang Harja Bekasi. Journal Riset Kedokteran, 1(1), 14–18. https://doi.org/10.29313/jrk.v1i1.108
Rahayu, P., & Sari, D. K. (2024). Hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial emosional anak pra sekolah di PAUD Surya Ceria Aisyiyah Kabupaten Karanganyar. Jurnal Medika Nusantara, 2(3), 243–255. https://doi.org/10.59680/medika.v2i3.1296
Robinson, C. C., Mandleco, B., Olsen, S., & & Hart, C. H. (2001). The Parenting Styles and Dimenaiona Questionnaire (PSDQ). Brigham Young University, 3, 319–321.
Setiawati, A. T., & Hidayat, Y. (2021). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kedisiplinan belajar peserta didik. Thoriqotuna: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 137–151. https://doi.org/10.47971/tjpi.v3i2.290
UNICEF, WHO, & World Bank. (2023). Levels and trends in child malnutrition: Key findings of the 2023 edition. New York.
Utami, S., & Septica, Q. W. (2022). Hubungan pola asuh gizi balita dengan status gizi. Jurnal Health Society, 11(1), 68–75. https://doi.org/10.62094/jhs.v11i1.51
Widad, S. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita usia 6-59 bulan di Posyandu Desa Pandean Probolinggo. Health Research Journal, 2(1), 72–80.https://ejournal.dpdppnikabprobolinggo.org/index.php/health-research journal/article/view/43
Wulandari, E. A. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan persepsi gender, perilaku dan norma dalam kesehatan reproduksi remaja di Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Skripsi. Universitas Jember
Yusmainur, Yarah, S., & Amelia, K. R. (2024). Hubungan pola asuh orang tua dengan status gizi anak balita di Desa Lamteuba Droe Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Aceh Medika, 8(1), 19–27. http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/acehmedika/article/view/5625
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Az'zahro Syal Sabillah, Tri Susilowati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















