Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Kontrasepsi Pasca Persalinan di Puskesmas Tasinifu Wilayah Perbatasan Indonesia – Timor Leste Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i4.5892Keywords:
Postpartum Contraception, Knowledge, Husband's Support, Perception, Border AreasAbstract
The use of postpartum contraception (KBPP) is a very important effort to regulate birth spacing, pregnancy spacing, avoid unwanted pregnancies, reduce maternal and infant mortality rates, and improve family welfare. However, the use of KBPP in border areas is still low. This study aims to identify factors associated with the use of postpartum contraception at the Tasinifu Health Center in the border area of Indonesia-Timor Leste in 2025. This study is a quantitative analytical study with a cross-sectional approach. The population in this study consisted of all postpartum mothers in 2024 - June 2025, totaling 190 mothers, and the sample consisted of 64 mothers selected using simple random sampling. The data in this study were analyzed using the Chi-Square statistical test with a significance level of p-value < 0,05. The results of the study showed that there was a relationship between knowledge (p-value = 0,002), husband's support (p-value = 0,000), and perception (p-value = 0,000) with the use of postpartum contraception at the Tasinifu Health Center in the border area of Indonesia-Timor Leste in 2025. The study also showed that there was no relationship between age (p-value = 0,677), parity (p-value = 0,624), and travel distance (p-value = 0,952) with the use of postpartum contraception at the Tasinifu Health Center in the border area of Indonesia-Timor Leste in 2025. Therefore, health workers at the health center are advised to enhance cooperation with village officials in setting targets and motivating the community to use postpartum contraception (KBPP).
Downloads
References
Alameer, M.I. et al. (2022) “Knowledge, Attitude and Practices regarding Contraceptive Pill and Its Side Effects among Women in Jazan Region, Saudi Arabia,” Clinics and Practice, 12(3), pp. 268–275. Available at: https://doi.org/10.3390/clinpract12030032.
Andersen, R. and Newman, J.F. (1973) “Societal and individual determinants of medical care utilization in the United States,” Milbank Quarterly, 51(1), pp. 95–124. Available at: https://doi.org/10.1111/j.1468-0009.2005.00428.x.
Astuti, S.A.P., Edison and Satria, P.H. (2019) “Determinan Keikutsertaan Ibu Sebagai Akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pasca Persalinan (Studi Kasus di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan Kabupaten Dharmasraya),” Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(1), p. 65. Available at: https://doi.org/10.33087/jiubj.v19i1.553.
Babazadeh, S. et al. (2021) “The relationship between spatial access and modern contraceptive use: is proximity to a healthcare facility a determinant of use among women in Kinshasa, DRC?,” Gates Open Research, p. 1. Available at: https://doi.org/10.12688/gatesopenres.13229.1.
BKKBN (2020) Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan. Indonesia.
BKKBN Provinsi NTT (2025) Jumlah Peserta KB Aktif, 2022-2024, Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. Available at: https://ntt.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjMwIzI=/jumlah-peserta-kb-aktif.html (Accessed: May 21, 2025).
BPS (2024) Statistik Indonesia 2024 Statistical Yearbook of Indonesia, Statistik Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik Indonesia. Available at: https://www.bps.go.id/publication/2020/04/29/e9011b3155d45d70823c141f/statistik-indonesia-2020.html.
BPS Provinsi NTT (2024) Jumlah Kematian Ibu Menurut Kabupaten/Kota (Jiwa), 2023, BPS Provinsi NTT.
Cahyani, I.S.D. (2019) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Antenatal Care di Puskesmas Trucuk I Kabupaten Klaten [Skripsi]. Universitas Negeri Semarang.
Dinkes Provinsi NTT (2025) Jumlah Kematian Ibu di Provinsi NTT. Kupang.
Direktorat Statistik Kesejahteraan (2024) Profil Kesehatan Ibu dan Anak 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Dwijayani, L. and Sahara, T. (2021) “Implementation Mobile Family Planning In Border Areas and ArchipelagoIn 34 Provinci in 2019,” Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, 7, pp. 68–76.
Fauziah, M.I. (2024) Hubungan Usia Ibu dan Paritas dengan Kejadian Anemia pada KehamilanStudi Observasional di RSI Sultan Agung Semarang [Skripsi]. Universitas Islam Seltan Agung Semarang.
Indrawati, R. and Ulfiana, E. (2022) “Analysis Of Factors Associated With The Use Of Postpartum Family Planning (Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Program Keluarga Berencana Pasca Persalinan),” Jurnal Profesi Bidan Indonesia (JPBI), 2(2), pp. 8–22. Available at: https://pbijournal.org/index.php/pbi.
Kemenkes RI (2020) Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana 2021, Kementerian Kesehatan RI. Jakarta: Direktorat Kesehatan Keluarga.
Kemenkes RI (2024) Profil Kesehatan Indonesia 2023. Edited by F. Sibuea and B. Hardhana. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI (2025) Cakupan dan Proporsi Peserta KB Pasca Persalinan Menurut Jenis Kontrasepsi dan Provinsi Tahun 2024.
Kementrian Kesehatan RI (2025) Jumlah Kematian Ibu Menurut Provinsi di Indonesia Tahun 2024.
Koba, M.T.E., Mado, F.G. and Kenjam, Y. (2019) “Hubungan Tingkat Pengetahuan Akseptor Keluarga Berencana dan Peran Tenaga Kesehatan dengan Minat Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP),” Media Kesehatan Masyarakat, 1.
Lestari, M.A., Ismiati and Antari, G.Y. (2024) “Hubungan Usia dan Paritas dengan Pemilihan Kontrasepsi MOW pada Ibu Nifas,” INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, pp. 3874–3887.
Manullang, J.P.N., Nandini, N. and Budiyanti, R.T. (2024) “Analisis Pemanfaatan Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Padangsari,” Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 12(2), pp. 158–71.
Mirna (2024) HubunganDukungan Suami, Pengetahuan dan Sikap Ibu PUS terhadap Pemilihan Metode Kontrasepsi di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sei Tatas Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas Tahun 2023 [Skripsi]. Politeknik Kesehatan Palangkaraya.
Mutea, L. et al. (2022) “Determinants of Contraceptive Use Among Women 0–23 Months Postpartum in Kitui County, Kenya: A Cross-Sectional Study,” PLOS Global Public Health, 2(6), pp. 1–12. Available at: https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0000482.
Nuraeni and Rahmadyanti (2023) “Pemilihan Kontrasepsi PascaSalin (KBPP) di RSUD Karawang,” Health Information: Jurnal Penelitian, 15.
Obua, B. and Okori, F. (2022) “A Cross-Sectional Study to Assess the Level of Utilization of Immediate Postpartum Family Planning Among Postnatal Women in Lira Regional Referral Hospital.”
Ocvita, W.E. and Nafiisah, M. (2023) “Keterlibatan Pasangan Berhubungan dengan Pemakaian Kontrasepsi Pasca Persalinan,” Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13, pp. 13–22.
Puskesmas Tasinifu (2024) Profil Puskesmas Tasinifu 2023.
Puskesmas Tasinifu (2025) Profil Puskesmas Tasinifu 2025.
Putri, N.P., Lathifah, N. and Anisa, F.N. (2023) “Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Kontrasepsi Suntik Sebagai KB Pasca Salin Di Puskesmas Terminal Banjarmasin,” Health Research Journal of Indonesia (HRJI), 2(1), pp. 99–107.
Putri, N.W.A. and Widiantari, K. (2022) “Hubungan Persepsi Pemakaian Alat Kontrantrasepsi Dengan Kejadian Unmet Need Pada Pasangan Usia Subur,” JOMIS (Journal of Midwifery Science), 6(1), pp. 30–37. Available at: https://doi.org/10.36341/jomis.v6i1.1955.
Rokom (2024) Agar Ibu dan Bayi Selamat, Sehat Negeriku. Available at: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/blog/20240125/3944849/agar-ibu-dan-bayi-selamat/ (Accessed: June 15, 2025).
Sari, J.M., Maryam and Thaher, M.I.T. (2025) “Persepsi Ibu Hamil tentang Penggunaan Alat Kontrasepsi Pasca Melahirkan di Klinik Dr. Sunedi Tahun 2024.” Available at: https://doi.org/10.5281/zenodo.14784930.
Senesni, Milasari, D. and Susilawati, D. (2023) “Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan KB Pascapersalinan,” Jurnal Kesehatan Tembusai, 4, pp. 7083–7094.
Sholatiah (2022) Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Keluarga Berencana di Wilayah Kerja Puskesmas Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal 2022 [Skripsi].
Sunesni, Milasari, D. and Susilawati, D. (2023) “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan KB Pasca Persalinan,” 4, pp. 7083–7094.
Sunia Tungga, Yoseph Kenjam and Rina Waty Sirait (2023) “Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Penggunaan Alat KB di Wilayah Kerja Puskesmas Naibonat Tahun 2021,” SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(1), pp. 87–94. Available at: https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i1.1069.
Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (no date). Available at: https://peraturan.bpk.go.id/Details/38852/uu-no-52-tahun-2009.
Wahyuni, S. et al. (2024) “Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Literature Review : Faktor Yang Memengaruhi Penggunaan KB Pascasalin,” Universitas Ngudi Waluyo, 3(2), pp. 3137–3143.
Widyawati, R. (2022) Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Pesepsi Ibu Hamil Trimester III tentang KB dengan Niat Pemilihan KB [Skripsi]. Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan RI Yogyakarta.
Zebua, C.F.P. (2024) Determinan Pemanfaan Program Keluarga Berebcanapada Wanita Usia Subur (WUS) di Sumatra Utara [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Clarita de Santalica Ximenes, Frans Geroda Mado, Galuh W. K. D. Larasati, Rina Waty Sirait

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















