Hubungan Tingkat Partipisasi Keluarga Pada Pelaksanaan Program Gammara’na dalam Menurunkan Angka Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Kabupaten Enrekang
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v1i1.893Keywords:
Implementation, Partisipation, Program, StuntingAbstract
Stunting is one of the problems that occur in toddlers today. Globally, stunting in children under five years old reached 165 million in 2011. According to the World Health Organization (WHO) in the Global Nutrition Targets 2025, stunting is an irreversible growth disorder that is influenced by mostly inadequate nutritional intake and is caused by repeated infections for 1000 days. first life. Therefore, it is very important for children aged 0-2 years to ensure optimal nutritional intake. This study aims to determine the relationship between the level of family participation in the Gammara'na program in reducing the incidence of stunting in the work area of the Enrekang City Health Center. The work of the Enrekang Regency City Health Center. This study used survey methods of analytic correlation with a cross sectional approach. with atotal sampling using sampling, data analysis using Chi Square. There was an association level of the family participation on the Implementation of the Gammara'na Program in Reducing Stunting Incidents with a P value =0.026 < 0.05.
Downloads
References
Report, Ministry of National Development Planning/Bappenas 2018
World Bank. 2007. Nutritional Faillure in Ecuador: Causes, Consequenses, and Solution. Washington DC: World Bank [Serial Online] https://openknowledge.worldbank.org/bitstream/handle/10986/6651/386890 Replacem101OFFICIAL0USE0ONLY1.pdf?sequence=1&isAllowed=y. [10 Desember 2021].
World Health Organization. Childhood Stunting: Challenges and opportunities. Report of a Promoting Healthy Growth and Preventing Childhood Stunting colloquium. Geneva; 2014
Data ebgm dinas kesehatan enrekang 2020
UPT Puskesmas kota .2021. Data Balita kurang gizi di Wilayah puskesmas kota Tahun2 https://www.antaranews.com/berita/1793085/pemprov-pemkab-enrekang-maksimalkan-program-gammarana-tekan-stunting021
Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. 2017. 100 Kabupaten/Kota Prioritas untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). Jakarta: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. [Serial Online] http://www.tnp2k.go.id/images/uploads/downloads/Binder_Volume2.pdf. [15 Desember 2021].
Aryastami, N. K. (2017). Kajian Kebijakan dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4). https://doi.org/10.22435/bpk.v45i4.7465.233-240
Saadah, N. (2020). Modul deteksi Dini Pencegahan Dan Penanganan Stunting.
Sari, E. M., Juffrie, M., Nurani, N., & Sitaresmi, M. N. (2016). Asupan protein, kalsium dan fosfor pada anak stunting dan tidak stunting usia 24-59 bulan. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 12(4), 152. https://doi.org/10.22146/ijcn.23111
Wellina, W. F., Kartasurya, M. I., Rahfilludin, M. Z. 2016. Faktor Risiko Stunting Pada Anak Umur 12-24 Bulan. Jurnal Gizi Indonesia. Vol.5 (No.1). Hal:55- 61
Yuli Zulaikha, dkk, Analisis Pelaksanaan Program Pencegahan Stunting Jurnal Keperawatan Silampari Volume 5, Nomor 1, Desember 2021 e-ISSN: 2581-1975 p-ISSN: 2597-7482 DOI: https://doi.org/10.31539/jks.v5i1.3007
Anwar, L., Nasution, S. Z. ., Evi Karota, & Trisa, C. . (2022). Perubahan Intensi Perilaku Remaja Dalam Pemeliharaan Kesehatan Di Masa Pandemic. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(2), 192–199. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i2.178
Ruhmanto, D., & Eka Ramadhan, G. (2022). Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi terhadap Prestasi Belajar Siswa Siswi Kelas XII IPA SMA Negeri 8 Tangerang Selatan dan SMA Negeri 4 Tangerang Selatan. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(2), 183–191. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i2.172
Umam, F. 2019. Pemurnian Garam dengan Metode Rekristalisasi di Desa Bunder Pamekasan untuk Mencapai SNI Garam Dapur. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 5(1), 24-27. https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v5i1.5161
Rini, H. M., Pramono, D., Nugraheni, A. 2017. Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Konsumsi Garam Beryodium Pada Ibu Rumah Tangga Di Desa gembong Kecamatan Gembong Kabupaten Pati. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 6(2), 632-644. https://doi.org/10.14710/dmj.v6i2.18581
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Resky Devi Akib, Nur Laela, Nasrayanti Nurdin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















