Pendampingan Penyaluran Zakat pada Para Peternak Lebah Madu di Desa Joho Kediri
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v2i2.1179Kata Kunci:
Beekeeper, Honey, ZakatAbstrak
Studi yang mendalam mengenai perspektif para peternak lebah di Desa
Joho terhadap zakat menjadi sangat urgen. Karena pada umumnya penelitian
tentang zakat madu hanya bertendensi pada dalil-dalil naqli dan ijtihad para ulama
tanpa melibatkan para petani itu sendiri yang dalam hal ini adalah aktor utama
dalam zakat madu.
Dari uraian di atas, maka dapat di rumuskan masalah penelitian sebagai
berikut (1) Bagaimana proses dan tata kelola madu di Desa Joho? (2) Bagaimana
perspektif para peternak lebah terhadap kewajiban zakat madu di Desa Joho?
Penelitian ini jenis Kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Sumber
data primer yakni para peternak madu di Desa Joho dengan pengambilan data
berupa Wawancara mendalam, Observasi dan Dokumentasi yang kemudian di
analisa menggunakan metode kodifikasi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian, yaitu (1) proses dan tata kelola dalam menghasilkan
madu bagi para peternak lebah yaitu dengan melihat kondisi cuaca. Karena
kondisi cuaca sangat berkonsekuensi pada stamina lebah dan pertumbuhan bunga,
dimana dua hal ini mempengaruhi skala penghasilan madu bagi para peternak
lebah. (2) dua menurut perspektif masyarakat peternak lebah madu di Desa Joho
bahwa, kewajiban zakat madu dianggap bukan kewajiban yang harus dilakukan.
Mereka menganggap madu bukan merupakan sesuatu yang wajib untuk dizakati.
Akan tetapi kebiasaan yang terjadi disana ialah para peternak memberikan
sebagian hasil panen madu kepada warga masyarakat sekitar. Pemberian tersebut
di anggap sebagai bentuk syukur atas panen yang di dapat. Disana para peternak
madu Desa Joho mayoritas membagi-bagikan madu hasil panennya di kala
hasilnya melimpah, sehingga konsepnya adalah sedekah.
Unduhan
Referensi
Abu Azam Al Hadi. Pemikiran Hukum Imam Abu Hanifah Dan
Imam Al-Syafi’i Tentang Zakat Madu. Fakultas Syari‟Ah
Iain Sunan Ampel Surabaya. Al Hikmah, Volume 2, Nomor 1, Maret
Ahmad Rifa’I “zakat madu dalam pandangan ulama (studi perbandingan kitab
bada’I Al-Sona’i dan kitab Al-Majmu’)” (Skripsi, Program Sarjana Strata
UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, 2017).
Al-Syaukany (Muhammad Ali bin Muhammad), 1347 H, Nail al-Autsar, syarah
Muntaqa al-Akhbar min Ahadis Sayyid al-Akhyar, Mesir: Mustafa al-Bab
al-Halaby.
Pemerintah Kabupaten Kediri, “Nikmatnya Madu Asli, Khas Dari Desa Joho”
“Kamus Besar Bahasa Indonesia” https://kbbi.web.id/analisis.
Husein Umar, Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Thesis Bisnis, (Jakarta: Raja
Grafindo Persada, 2003).
Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (mixed
methods), (Bandung: Alfabeta, 2014).
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitaitif Dan R&D,
(Bandung; Penerbit Alfabeta, 2017).
Wawancara dengan peternak madu desa joho dan perangkat desa
Diantari, R. A. (2019). Sosialisasi Energi Baru Terbarukan Untuk Pelajar SMP Annida Al Islamy Duri Kosambi, Cengkareng. TERANG, 1(2), 105-112. doi: 10.33322/terang.vli2.313
Harahap, P., Nofri, I., Arifin, F., & Nasution, M. Z. (2019). Sosialisasi Penghematan dan Penggunaan Energi Listrik Pada Desa Kelambir Pantai Labu. In Prosiding Seminar Nasional Kewirausahaan (Vol. 1, No. 1, pp. 235-242). doi: 10.30596/snk.v1i1.3616
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Ahmad Muthi' Uddin, Gusti Ramadani, Moh. Miftahul Choiri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















