Pembelajaran Daring Dengan Keterbatasan Akses Internet di Pelosok Desa Era Covid-19 (Studi Kasus SMK Telkom Medan)
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v1i2.57Kata Kunci:
Covid-19, Online Obstacles, Remote Villages, Online Media, Social MediaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika yang dialami beberapa siswa khususnya yang tinggal di pelosok desa terkait dengan keterbatasan akses jaringan internet saat pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kegiatan dengan pendidikan berkelanjutan. Subjek yang dijadikan sampel dalam penelitian sebanyak empat orang siswa SMK Telkom Medan yang tinggal di tempat pelosok desa yang berbeda dengan kondisi keterbatasan akses jaringan internet yang berbeda pula. Berdasarkan hasil temuan peneliti, walaupun mereka mendapat kendala dalam belajar daring, namun mereka tetap bersemangat dan berjuang untuk bisa melanjutkan pembelajaran daring walau dalam keterbatasan. Hal ini sungguh sangat berbeda bagi siswa yang tinggal di kota dengan fasilitas yang lengkap namun motivasi belajar mereka sangat rendah. Kemudian kegiatan daring dari beberapa siswa yang mendapat kendala daring di pelosok desa tersebut didokumentasikan dan dibuat videonya selanjutnya dipublikasikan melalui media sosial dan media online sehingga harapannya bisa membangkitkan motivasi belajar bagi siswa lain yang tinggal dengan sarana dan prasarana yang memadai.
Unduhan
Referensi
Fey (2020) New Normal Sekolah, Antara Sif Belajar dan Modifikasi Materi, CNN Indonesia. Tersedia pada: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200520150450-20-505344/new-normal-sekolah-antara-sif-belajar-dan-modifikasi-materi.
Inovasi (2020) Riset dampak COVID-19: potret gap akses online ‘Belajar dari Rumah’ dari 4 provinsi. Tersedia pada: https://theconversation.com/riset-dampak-covid-19-potret-gap-akses-online-belajar-dari-rumah-dari-4-provinsi-136534.
Jamaludin (2020) Belajar Daring di SMK Telkom Medan, Akhirnya, Google Meet Mempertemukan Mereka, infomu. Tersedia pada: https://infomu.co/2020/10/23/belajar-daring-di-smk-telkom-medan-akhirnya-google-meet-mempertemukan-mereka/.
Jamaludin, J. dan Romindo, R. (2019) “Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall Pada SMA Kemala Bhayangkari I Medan,” in Semantika. Medan: Politeknik Ganesha Medan, hal. 17–27. Tersedia pada: https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/54.
Kemendikbud (2020) Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Covid-19. Tersedia pada: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/06/panduan-penyelenggaraan-pembelajaran-pada-tahun-ajaran-dan-tahun-akademik-baru-di-masa-covid19.
Purnamasari, S., & Rozak, P. (2022). Positioning Analysis of Chicken Rocket Mapping at Fast Food Restaurant Manarap Branch Banjarmasin. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 1(1), 1-12.
Zulfa, I., & Hariyani, T. (2022). Implementasi Bauran Pemasaran 7P Dalam Meningkatkan Volume Penjualan UKM Ampuh Di Kabupaten Kediri Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(1), 299-314.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jamaludin Jamaludin

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















