Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Masyarakat Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan Metode SAW
DOI:
https://doi.org/10.54259/satesi.v2i2.1114Kata Kunci:
SPK, PKH Assistanceand, SAW MethodAbstrak
Desa Uluwae II merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada, yang juga merupakan desa sasaran mendapatkan bantuan sosial berupa bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). PKH adalah suatu program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Secara khusus, tujuan PKH adalah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan peserta PKH, mengingkatkan taraf pendidikan peserta PKH, dan untuk meningkatkan status kesehatan dan gizi peserta PKH. Oleh karena itu aparat desa Uluwae II harus dengan cermat memilih masyarakat yang tepat untuk mendapatkan bantuan PKH tersebut.Dalam menentukan masyarakat penerima PKH di DesaUluwae II terasa masih kurang tepat sasaran, karena proses pemilihan masyarakat penerima bantuan PKH masih kurang berjalan sesuai yang diharapkan oleh masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya sebuah sistem untuk menetukan keputusan dalam menentukan masyarakat penerima PKH. Tujuan dan manfaat penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem pendukung keputusan untuk menentukan masyarakat yang tepat menerima PKH sesuai dengan bobot dari masing-masing kriteria.Penelitian ini diselesaikan melalui beberapa tahapyaitu, dengan mengumpulkan informasi melalui penelitian langsung di lokasi. Metode yang digunakan yaitu metode simple Additive Weighting untuk melakukan perhitungan bobot dan menentukan prengkingan.
Unduhan
Referensi
J. S. Informasi and S. P. Lampung, “BANTUAN SISWA MISKIN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( Studi Kasus SMK Roudlotul Huda Purwosari ) Jl . Wisma Rini No . 19 Pringsewu Lampung,” pp. 324–329.
S. Pendukung et al., “Tugas akhir,” 2021.
N. Hermanto, “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( SAW ) UNTUK MENENTUKAN JURUSAN,” vol. 2012, no. Semantik, pp. 52–62, 2012.
Y. Pramesti, P. Studi, T. Informatika, F. Teknik, and U. M. Magelang, “KOWANGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( SAW ) ( Studi Kasus : Kantor Kelurahan Kowangan Temanggung ),” 2018.
J. Sistem and D. A. N. Informatika, “Implementasi Metode Simple Additive Weighting ( SAW ) Dalam Memprediksi Calon Mahasiswa Dropout STMIK STIKOM Bali,” pp. 11–18.
J. Manajemen, S. Informasi, P. Studi, and M. Sistem, “PROGRAM KELUARGA HARAPAN DENGAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( SAW ) PADA DINAS SOSIAL , KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL,” vol. 4, no. 2, 2019.
F. Sholikhah, D. H. Satyareni, and C. S. Anugerah, “Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pelanggan Terbaik Menggunakan Metode Simple Additive Weighting ( SAW ) Pada Bravo Supermarket Jombang,” vol. 2, pp. 40–50.
Anomim, (2007). Undang – undang, republic Indonesia Nomor 26 tahun 2007 Tentang Penataan Ruang, Jawa Tengah.
Muta’ali, L. (2015). Teknik Analisis Regional. Yogyakarta: Fakultas Geografi (BPFG) UGM.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Maria Yasinta Mau Rema, Yoseph D. Da Yen Khwuta, Elvira Esperanza Sala

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).























