Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Masyarakat Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan Metode SAW

Penulis

  • Maria Yasinta Mau Rema Universitas Flores
  • Yoseph D. Da Yen Khwuta Universitas Flores
  • Elvira Esperanza Sala Universitas Flores

DOI:

https://doi.org/10.54259/satesi.v2i2.1114

Kata Kunci:

SPK, PKH Assistanceand, SAW Method

Abstrak

Desa Uluwae II merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada, yang juga merupakan desa sasaran mendapatkan bantuan sosial berupa bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). PKH adalah suatu program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Secara khusus, tujuan PKH adalah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan peserta PKH, mengingkatkan taraf pendidikan peserta PKH, dan untuk meningkatkan status kesehatan dan gizi peserta PKH. Oleh karena itu aparat desa Uluwae II harus dengan cermat memilih masyarakat yang tepat untuk mendapatkan bantuan PKH tersebut.Dalam menentukan masyarakat penerima PKH di DesaUluwae II terasa masih kurang tepat sasaran, karena proses pemilihan masyarakat penerima bantuan PKH masih kurang berjalan sesuai yang diharapkan oleh masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya sebuah sistem untuk menetukan keputusan dalam menentukan masyarakat penerima PKH. Tujuan dan manfaat penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem pendukung keputusan untuk menentukan masyarakat yang tepat menerima PKH sesuai dengan bobot dari masing-masing kriteria.Penelitian ini diselesaikan melalui beberapa tahapyaitu, dengan mengumpulkan informasi melalui penelitian langsung di lokasi. Metode yang digunakan yaitu metode simple Additive Weighting untuk melakukan perhitungan bobot dan menentukan prengkingan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

J. S. Informasi and S. P. Lampung, “BANTUAN SISWA MISKIN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( Studi Kasus SMK Roudlotul Huda Purwosari ) Jl . Wisma Rini No . 19 Pringsewu Lampung,” pp. 324–329.

S. Pendukung et al., “Tugas akhir,” 2021.

N. Hermanto, “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( SAW ) UNTUK MENENTUKAN JURUSAN,” vol. 2012, no. Semantik, pp. 52–62, 2012.

Y. Pramesti, P. Studi, T. Informatika, F. Teknik, and U. M. Magelang, “KOWANGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( SAW ) ( Studi Kasus : Kantor Kelurahan Kowangan Temanggung ),” 2018.

J. Sistem and D. A. N. Informatika, “Implementasi Metode Simple Additive Weighting ( SAW ) Dalam Memprediksi Calon Mahasiswa Dropout STMIK STIKOM Bali,” pp. 11–18.

J. Manajemen, S. Informasi, P. Studi, and M. Sistem, “PROGRAM KELUARGA HARAPAN DENGAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( SAW ) PADA DINAS SOSIAL , KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL,” vol. 4, no. 2, 2019.

F. Sholikhah, D. H. Satyareni, and C. S. Anugerah, “Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pelanggan Terbaik Menggunakan Metode Simple Additive Weighting ( SAW ) Pada Bravo Supermarket Jombang,” vol. 2, pp. 40–50.

Anomim, (2007). Undang – undang, republic Indonesia Nomor 26 tahun 2007 Tentang Penataan Ruang, Jawa Tengah.

Muta’ali, L. (2015). Teknik Analisis Regional. Yogyakarta: Fakultas Geografi (BPFG) UGM.

Diterbitkan

2022-10-29

Cara Mengutip

Maria Yasinta Mau Rema, Yoseph D. Da Yen Khwuta, & Elvira Esperanza Sala. (2022). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Masyarakat Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan Metode SAW. SATESI: Jurnal Sains Teknologi Dan Sistem Informasi, 2(2), 91–100. https://doi.org/10.54259/satesi.v2i2.1114

Terbitan

Bagian

Articles