Identifikasi terhadap Pengaruh Disrupsi Teknologi pada Kultur Masyarakat Indonesia yang Islami berdasarkan Framework Digital Quotient
DOI:
https://doi.org/10.54259/satesi.v4i2.3130Kata Kunci:
Kultur, Kecerdasan Digital, Komunikasi DigitalAbstrak
Perkembangan teknologi dan kehidupan di era saat ini berkembang dengan pesat. Perkembangan tersebut dinamakan era disrupsi teknologi. Di era disrupsi teknologi mengakibatkan dampak positif dan negatif dalam proses interaksi. Proses interaksi mengandung sikap atau perilaku ketika menerapkannya. Sikap atau perilaku tersebut yang dinamakan dengan kultur. Seiring dengan perkembangan zaman beberapa kultur semakin pudar akibat pengaruh perkembangan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis seberapa banyak kultur-kultur yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi literatur dengan menggunakan data sekunder. Data tersebut berjumlah 17 jurnal untuk dianalisis dan ditelaah. Data didapatkan melalui pengumpulan dengan menggunakan mesin penelusuran Google Scholar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 42 kultur milik bangsa Indonesia, 24 kultur berdasarkan framework Digital Quotient, dan 16 kultur yang memiliki arti sama serta tersurat dalam kandungan Al-Qur’an dan hadits.
Unduhan
Referensi
Rif’ah and U. H. Islamiyah, “Pendidikan Islam dalam Mempersiapkan Generasi Muda di Era Disrupsi,” Educ. J. Educ. …, vol. 1, no. 1, pp. 65–85, 2022.
R. Hartati and N. Amaly, “Kesenian Dan Teknologi Di Era Disrupsi (Studi Terhadap Akun Instagram Madihin @gazali_rumi),” Alhadharah J. Ilmu Dakwah, vol. 18, no. 2, pp. 39–57, 2020, doi: 10.18592/alhadharah.v18i2.3382.
N. Ainiyah, “Remaja Millenial dan Media Sosial: Media Sosial Sebagai Media Informasi Pendidikan Bagi Remaja Millenial,” J. Pendidik. Islam Indones., vol. 2, no. 2, pp. 221–236, 2018, doi: 10.35316/jpii.v2i2.76.
R. Fitaloka, B. Sugarai, A. R. Arung Perkasa, and N. Saputra, “Leadership Agility and Digital Quotient Influence on Employee Engagement: between PT.X and PINRUMAH.COM,” The Winners, vol. 21, no. 2, pp. 113–117, 2020, doi: 10.21512/tw.v21i2.6768.
J. Y. Lee, T. S. Rocco, and B. Shuck, “What Is a Resource: Toward a Taxonomy of Resources for Employee Engagement,” Hum. Resour. Dev. Rev., vol. 19, no. 1, pp. 5–38, 2020, doi: 10.1177/1534484319853100.
I. S. Rozas, K. Khalid, W. Veronica, A. Permadi, and M. A. Izzuddin, “Digital Quotient Tool: Alat Ukur Kecerdasan Digital,” J. Ilm. Teknol. Inf. dan Robot., vol. 3, no. 1, pp. 1–10, 2021, doi: 10.33005/jifti.v3i1.51.
E. Sukma Baihaki, “Islam dalam merespons era digital: tantangan menjaga komunikasi umat beragama di Indonesia,” J. Kaji. Sos. Keagamaan, vol. 3, no. 2, pp. 185–208, 2020, doi: 10.20414/sangkep.v2i2.p-ISSN.
A. Hasanah, “Genealogi Pendidikan Pesantren sebagai Pembentuk Tradisi Islam di Indonesia,” SCAFFOLDING J. Pendidik. Islam dan Multikulturalisme, vol. 3, no. 2, pp. 95–108, 2021, doi: 10.37680/scaffolding.v3i2.1044.
L. Meynawati and D. A. Dewi, “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila bagi Generasi Millenial di dalam Kehidupan Sehari-hari,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 5, no. 1, pp. 944–951, 2021.
I. N. B. Pramartha and N. P. Y. Parwati, “Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Pandangan Politik Soekarno,” Widyadari, vol. 22, no. 2, pp. 632–639, 2021, doi: 10.5281/zenodo.5575939.
M. Aprianti, D. A. Dewi, and Y. F. Furnamasari, “Kebudayaan Indonesia di Era Globalisasi Terhadap Identitas Nasional Indonesia,” Edumaspul J. Pendidik., vol. 6, no. 1, pp. 996–998, 2022, doi: 10.33487/edumaspul.v6i1.2294.
S. Sipuan, I. Warsah, A. Amin, and A. Adisel, “Pendekatan Pendidikan Multikultural,” Aksara J. Ilmu Pendidik. Nonform., vol. 8, no. 2, p. 815, 2022, doi: 10.37905/aksara.8.2.815-830.2022.
B. Ali, “Optimalisasi Pelayanan Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pelestarian Nilai-Nilai Pancasila,” J. Widyaiswara Indones., vol. 3, no. 3, pp. 161–168, 2022.
I. W. Rasna and K. Wirahyuni, “Penyuluhan Etika Berbahasa Sebagai Perwujudan Harmoni Sosial Pawongan Pada Siswa Smp Negeri 4 Marga, Kecamatan Marga …,” Lppm.Undiksha.Ac.Id, pp. 1948–1962, 2022.
T. Marlina, “Pendidikan Karakter melalui Model Pembelajaran Blended Learning di Sekolah Dasar:(Kajian Konseptual),” Kurikula, vol. 6, no. 2, pp. 75–92, 2022.
P. A. Nurmizan, “Pengaruh Moderasi Beragama dalam Sikap Toleransi di Sosial Media Tugas ini untuk memenuhi tugas mata kuliah PPMDI , Dosen Pengampu : Wahyu Nugroho , M . H Disusun Oleh : Putri Amalia Nurmizan ( 12001011 ) KELAS 5A PAI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK,” no. 12001011, pp. 1–14, 2022.
J. H. Sinaga, “Media Massa: Proses Sosialisasi, Kultur, Dan Pendidikan Indonesia,” J. Penelit. Bid. Pendidik., vol. 29, no. 1, p. 57, 2023, doi: 10.24114/jpbp.v29i1.42274.
F. S. Nuriah, “Penerapan Ta ’ zir dalam Membentuk Karakter Kedisiplinan Santri di Pondok Pesantren Babakan Jamanis,” vol. 1, no. 1, pp. 45–52, 2023.
Y. T. Samiha, L. Purnamah, and R. Wulandari, “PELAKSANAAN MODEL PENDIDIKAN KARATER di Sekolah Dasar,” vol. 01, pp. 77–88, 2023.
U. Samsudin, “Transnasional Islam Dan Spektrum Lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia,” Tarbawi, vol. 3, no. 3, pp. 17–33, 2020.
V. Ayuningsih and Suharno, “Interaksi Sosial Etnis Cina -Jawa Kota Surakarta,” vol. 01, pp. 1–9, 2019.
M Sulaiman, “PENDIDIKAN MULTIKULTURAL. Jurnal Studi Islam: Pancawahana,” vol. 14, no. 1, pp. 57–67, 2019.
Y. Djuyandi, “Sikap Politik Pemerintah Desa Jatimukti Dalam Mendukung Pengembangan Kewirausahaan Desa,” J. Transform., vol. 6, no. 1, pp. 28–47, 2020, doi: 10.21776/ub.transformative.2020.006.01.2.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Muhammad Rijal Bagus Hernanda, Indri Sudanawati Rozas, Wiwin Luqna Hunaida

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).























