Analisis Spasial Lokal Faktor Risiko Individu terhadap Kejadian ISPA Balita di Kecamatan Kebon Jeruk Wilayah

Authors

  • Davina Afifah Zahra Universitas Esa Unggul
  • Witri Zuama Qomarania Universitas Esa Unggul
  • Hosizah Hosizah Universitas Esa Unggul
  • Tria Saras Pertiwi Universitas Esa Unggul
  • Mieke Nurmalasari Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i2.7610

Keywords:

ARI, Toddlers, Autocorrelation Spatial, Indeks Global Moran’s I, LISA

Abstract

Prevalence of acute respiratory infections (ARI) in Indonesia among toddlers in 2024 was 52.7%, with West Jakarta Administrative City ranking second highest in DKI Jakarta Province. ARI is an upper respiratory tract infection influenced by infectious agents and various individual and environmental risk factors. Differences in risk factors have the potential to cause differences in ARI incidence between regions, requiring spatial analysis to identify the geographical correlation of disease incidence. This study aims to analyze the spatial correlation of ARI incidence in toddlers with risk factors between sub districts in the Kebon Jeruk Health Center working area in 2025. The study was conducted from August - September 2025, with a population of 16,344 children with ISPA and a sample of 109 children. Analyzed using Moran's I Global Index and Local Indicators of Spatial Association (LISA) using the GeoDa program. The global analysis revealed no spatial autocorrelation between the occurrence of ISPA in children and all the risk factors studied. However, local spatial analysis identified significant spatial autocorrelation between ISPA cases and the following risk factors incomplete immunization (p-value = 0,015) in Kebon Jeruk subdistrict, smoking habits of family members (p-value = 0,015) in Kedoya Selatan and Sukabumi Selatan subdistrict, and mother education level (p-value = 0,006) in Kelapa dua subdistrict.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aditya Setyawan, Dodiet. 2015. “Sistem Informasi Geografis : Manfaat SIG Dalam Kesehatan Masyarakat.” : 87.

Agungnoe. 2021. “Pakar Nutrisi Dan Gizi UGM : Status Gizi Faktor Penting Sistem Imun.” https://ugm.ac.id/id/berita/20791-pakar-nutrisi-dan-gizi-ugm-status-gizi-faktor-penting-sistem-imun/.

Anto, Sardi, Sri Hertati Endang, and Indra Indra. 2023. “Faktor Risiko Kejadian Ispa Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kelurahan Duyu Kota Palu.” Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar 14(1): 127.

Armayukti, Ni Kadek Diah, I Nyoman Budi Hartawan, Dyah Kanya Wati, and Dewi Sutriani Mahalini. 2023. “Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Yang Memperoleh Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif Di Wilayah Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Bali, Indonesia.” Intisari Sains Medis 14(2): 712–17.

Astuti, Wahyu Tri, and Siswanto Siswanto. 2022. “Kebiasaan Merokok Anggota Keluarga Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Balita Usia 1-5 Tahun.” Jurnal Keperawatan Karya Bhakti 8(2): 57–63.

Cinta, Atira. 2019. “Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Atas Pada Balita.” Jurnal Ilmiah Stikes Citra Delima Bangka Blitung: 34–42.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. 2025. Profil Kesehatan DKI Jakarta Tahun 2024.

Dwisaputro, Sigit, Popy Yuniar, and Martya Rahmaniati. 2025. “AUTOKORELASI SPASIAL PNEUMONIA DI JAWA BARAT TAHUN 2023.” PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat 9(April): 1106–15.

Executive Summary of Sustainable Development Goal’s (SDGs) Tuban 2022. 2022.

Gandaria, Pebrina. 2023. “Hubungan Kondisi Lingkungan, Kebiasaan Merokok Orang Tua Dan Perilaku Cuci Tangan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut Pada Anak Di RSUD Matraman.” Journal of Nursing Education and Practice 2(2): 226–34.

Giroth, Tary Melasri, Jeanette I. Ch Manoppo, and Hendro J. Bidjuni. 2022. “Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa.” Jurnal Keperawatan 10(1): 79.

Ibama et al. 2022. “Achieving Complete Immunization Status per Age to Reducing Risk of Acute Respiratory Infections (ARIs) among Infants in Nigeria: What Should Be Done?” International Journal of Family Medicine & Healthcare 1(1): 1–7.

Kementerian Kesehatan RI. 2023a. “Hasil Utama Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.” Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/daftar-frequently-asked-question-seputar-hasil-utama-ski-2023/hasil-utama-ski-2023/.

Kementrian Kesehatan RI. 2023b. Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Pneumonia Dan Diare 2023-2030. https://www.scribd.com/embeds/722803751/content?start_page.

Kementrian Kesehatan RI. 2024. “Manfaat Pemberian ASI Eksklusif.” ayosehat. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3245/manfaat-pemberian-asi-eksklusif.

Kementrian Kesehatan RI. 2025. Profil Kesehatan Indonesia 2024.

Kusumadewi, Ni Nengah Sri, Martya Rahmaniati Makful, and Liza Meutia. 2023. “Spatial Analysis of under Five Years Pneumonia Incidence in DIY Province 2020.” BKM Public Health and Community Medicine 39(04): e6669.

Maharani, Dita, Finny Fitry Yani, and Yuniar Lestari. 2017. “Profil Balita Penderita Infeksi Saluran Nafas Akut Atas Di Poliklinik Anak RSUP DR. M. Djamil Padang Tahun 2012-2013.” Jurnal Kesehatan Andalas 6(1): 152.

Menanti, Laste et al. 2022. “Analisis Perilaku Keluarga Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Pada Balita Di Indonesia.” 21(2).

Pawenang, Eram Tunggal, and Heni Isniyati. 2024. “Pengantar Analisa Spasial Berbasis Data Kesehatan.” : 107. https://bintangpusnas.perpusnas.go.id/konten/BK83100/pengantar-analisa-spasial-berbasis-data-kesehatan#.

Putriyani, Gusti Ayu. 2017. STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Ispa Pada Balita Di Desa Sidomulyo Wilayah Kerja Puskesmas Wonoasri Kabupaten Madiun.”

Qarimah, Yendry Ahlatul, Risky Irawan Putra Priono, Lalu Irawan Surasmaji, and Suwondo Ariyanto. 2025. “Hubungan Asi Eksklusif, Imunisasi Dasar, Orang Tua Perokok Dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Bayi 0-24 Bulan Di Puskesmas Bagu Tahun 2024.” Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi 13(1): 374.

Salsabila, Dhiva, and Meliana Sari. 2025. “Analisis Spasial Faktor Risiko Pneumonia Balita Di Kota Jakarta Barat Tahun 2023.” 14: 1–12.

Sando, Welly, Kiswanto Kiswanto, and Agus Alamsyah. 2018. “Pelaksanaan Program Pengendalian Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (P2 ISPA) Di Puskesmas Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis.” Jurnal Kesehatan Komunitas 4(3): 102–11.

Sari, Yulia Indah et al. 2023. “Pendidikan Kesehatan Pencegahan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut).” Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurusan Keperawatan: 10–15. https://mail.online-journal.unja.ac.id/jpmjk/article/view/30127.

Seda, Siprianus Salmon, Bernadeta Trihandini, and Luckyta Ibna Permana. 2021. “Hubungan Perilaku Merokok Orang Terdekat Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Yang Berobat Di Puskesmas Cempaka Banjarmasin.” Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi) 6(2): 105–11.

Souris, Marc. 2019. Epidemiology and Geography: Principles, Methods and Tools of Spatial Analysis. London: ISTE Ltd. https://repository.poltekkesjkt2.ac.id/index.php?p=show_detail&id=5069&keywords=.

Downloads

Published

2026-05-15

How to Cite

Davina Afifah Zahra, Qomarania, W. Z. ., Hosizah, H., Pertiwi, T. S., & Nurmalasari, M. (2026). Analisis Spasial Lokal Faktor Risiko Individu terhadap Kejadian ISPA Balita di Kecamatan Kebon Jeruk Wilayah. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 928–938. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i2.7610

Issue

Section

Articles