Usia, Paritas dan Pendidikan Ibu Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD di Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i2.7252Keywords:
IUD, Age, Parity, Education, Family PlanningAbstract
The Family Planning Program is a government effort to control population growth and improve family welfare. One of the recommended contraceptive methods is the Intrauterine Device (IUD) due to its high effectiveness and long-term nature. However, IUD use is still influenced by various factors, including age, parity, and maternal education level. This study aims to determine the relationship between age, parity, and maternal education with IUD contraceptive use at the Puskesmas (Community Health Center) Mergangsan in Yogyakarta Municipality. This study employed an analytical design with a case-control approach. The study population was all 470 active Family Planning Program participants in Puskesmas Mergangsan. A sample of 216 respondents consisting of 108 IUD users and 108 non-IUD users were selected using a simple random sampling technique. Data were obtained from secondary data from family planning service records and statistically analyzed using the Chi-Square test for bivariate analysis. The results of the study showed that the majority of IUD users were in a non-risk age group (20–35 years) (69 respondents - 63.9%), had 1–3 children (98 respondents - 90.7%), and had secondary education (52 respondents - 48.1%). The results of the bivariate analysis showed a significant relationship between age (p = 0.000), parity (p = 0.009), and maternal education (p = 0.000) with IUD contraceptive use. The conclusion of this study is that age, parity, and maternal education are significantly related to IUD contraceptive use. Increased education and family planning counseling are needed to encourage more optimal IUD use.
Downloads
References
Anggraini, V., & Amalia, R. (2022). Relationship of Knowledge , Age and Parity with the Selection of IUD Contraception in Lubuk Batang Lama Village Working Area UPTD Lubuk. Jurnal Kesehatan, 10(2), 630–635.
Anitasari, B., & Sumiati, S., & Wildaningsih, W. (2022). Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Intra Uterine Device (Iud) Dengan Perubahan Seksualitas Pasangan Usia Subur. Jurnal Fenomena Kesehatan.
Ariyanti, D., & Daryanti, M. S. (2024). Hubungan usia dan paritas ibu dengan pemilihan alat kontrasepsi kb implan di puskesmas Kaloran Temanggung The Relationship Of Mother ’ s Age And Parity With Choice Of Implant Contraception Device At Puskesmas Kaloran Temanggung. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(September), 2072–2077.
Badan Pusat Statistik. (2024). Persentase Wanita Berumur 15-49 Tahun dan Berstatus Kawin yang Sedang Menggunakan/Memakai Alat KB (Persen), 2024.
Emha, M. R., Wijaya, L. N., Madani, S., & Madani, S. (2024). Kesehatan Reproduksi: Efek Program Keluarga Berencana (KB) Terhadap Wanita Usia subur. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 15(01).
Harefa, N., & Ndruru, E. (2023). Determinan Minat Ibu Dalam Pemilihan Kontrasepsi Iud Di Wilayah Kerja Puskesmas Mandrehe Utara Kabupaten Nias Barat. Journal of Issues in Midwifery, 115–130. https://doi.org/10.21776/ub.JOIM.2022.006.03.1
Jogja Bapperida. (2024). Jumlah Peserta Program KB Aktif. Yogyakarta.
Jumiati, A., Riski, M., Efendi, H., Studi, P., Iv, D., Kader, U., & Palembang, B. (2023). Hubungan Pendidikan, Usia dan Paritas dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD. Jurnal ’Aisyiyah Palembang, 8, 106–114.
Kambuno, Y., & Wijayanti, T. (2022). Hubungan Paritas Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Iud dalam Tinjauan Literature Review. Borneo Student Research, 3(3), 2800–2813.
Kepmenkes. (2020). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/320/2020 Tentang Standar Profesi Bidan (Vol. 21).
Lubis, E., Sugiarti, W., & Fauziah. (2023). Hubungan Pengetahuan Pus Tentang Iud Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Iudpada Akseptor Kb Di Desa Pagar Jaya Kecamatan Lambu Kibang kabupaten Tulang Bawang Barat. Bunda Edu-Midwifery Journal, 6(1).
Marollita, D., Tunggal, T., Yuliastuti, E., & Hipni, R. (2025). Hubungan Umur , Paritas Dan Tingkat Pendidikan Terhadap. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1280–1289.
Oktarina, R. (2022). Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Terhadap Pemilihan Kontrasepsi IUD ( Intra Uerin Device ). Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma’arif Baturaja, 7(1).
Oktayanti, Y. D., Wathan, I., & Maksuk. (2025). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Minat Ibu Usia Produktif Memakai IUD. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 13(2), 186–199. https://doi.org/10.37824/jkqh.v13i1.2025
Papat Patimah, L. N. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan Minat Ibu Dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi IUD Pada Wanita Usia Subur Di Desa Cimanggu Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur. Manuju: Malahayati Nursing Journal, 4(September), 2350–2365.
Pramudya, T. A., Nurdiantami, Y., & Istanti, N. D. (2021). Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD pada WUS Saat Pandemi di Puskesmas Kecamatan Cilincing Tahun 2021 Age During Pandemic at Cilincing District Health Center in 2021 Berdasarkan data BPS Kota Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 14, 70–81.
Purwati, L., Wijayanti, & Umarianti, T. (2024). Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Persepsi Pemilihan Kontrasepsi Intra Uteri Devise(Iud) Pada Akseptor Kb Iud Di Upt. Puskesmas Karangpandan. Al-Insyirah Midwifery Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 13, 105–110.
Ratna. (2020). Factors That Influence The Couples Of Childbearing Age On Selection Of Iud Contraception. Journal of Applied Nursing and Health, 2(1), 34–41.
Rohaeni, E., & Iis. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyebab Rendahnya Penggunaan Alat Kontrasepsi dalam Rahim (IUD) Di Desa Grogol Kec.Gunungjati. Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(12), 1549–1565.
Sari, P. M. (2025). Relationship Between The Level Of Education And Knowledge With The Use Of Intrauterine. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 9(2), 211–222. https://doi.org/10.20473/imhsj.v9i2.2025.211-222
Sulastri, A., Putri, I. M., & Istiyati, S. (2023). Gambaran Karakteristik Akseptor KB Pasca Salin Dengan Metode Implant Di Puskesmas NgadirejoTemanggung Jawa Tengah. SINAR Jurnal Kebidanan, 5(1), 30–40.
Sulistyoningtyas, S., & Sandari, T. (2024). The Relationship of Parity with The Use of Intra Uterine Device Contraception in Puskesmas Sleman Yogyakarta Hubungan Paritas dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device. Menara Jurnal of Health Science, 519–529.
Suryani, T. E., Afriannisyah, E., & Fitriyani, H. (2025). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan dengan Minat Penggunaan Kontrasepsi IUD DI Puskesmasn Pendopo Kabupaten Empat Lawang. Jurnal Kebidanan, 15(1).
Suryanti, Sipasulta, G. C., & T., Y. P. (2023). Pengaruh Informasi Petugas Kesehatan, Paritas Danpendapatan Keluarga Terhadap Minat Menggunakan Alat Kontrasepsi Iud Pada Pus Di Puskesmas Long Ikis. Journal Of Comprehensive Science, 2(2), 677–687.
Sutanto, A. V. (2021). Asuhan Kebidanan Nifas & Menyusui. Pustaka Baru Press.
Wahyuni, S. (2022). Pelayanan Keluarga Berencana (KB). Unisma Press.
World Health Organization. (2025). Maternal Mortality. WHO.
Wulandari, S. (2025). The Association between Low IUD Contraceptive use and Maternal Education Level. Midwifery Research Journal, 2(5), 153–160.
Yogyakarta, D. K. (2024). Profil Kesehatan Kota Yogyakarta. Retrieved from https://kesehatan.jogjakota.go.id/pages/profil/profil_kesehatan/
Yunita, T., Damayanti, F., Zulaikha, L. I., & Wulandari, T. (2023). The Correlation Of Women of Childbearing Age ’ Education And Work With Use Of Internal Contraceptive Devices ( IUD ). International Journal of Midwifery Research, 3(2), 118–124.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sava Putri Antika Dewi, Nurul Mahmudah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















