Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita di Desa Baumata Timur Kabupaten Kupang Tahun 2022
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v1i3.1048Kata Kunci:
Toddler, Nutritional Problems, Nutritional StatusAbstrak
Nutritional status is a picture of the balance of nutritional intake that enters the body with what the body needs. The result of the balance of nutritional intake is optimal growth and development. Toddlers are an age group that is prone to nutritional problems, so toddlers really need optimal nutritional intake. Nutritional problems such as poor nutrition, malnutrition and nutrition occur more if the nutritional intake is unbalanced. The purpose of this study is to analyze the relationship between the number of family members, household income, household expenditure, household food security, feeding patterns, energy intake and protein intake as well as a history of infectious diseases with the nutritional status of toddlers in East Baumata Village, Kupang Regency in 2022. Types of analytical survey research or quantitative research with cross-sectional research designs. The study population, namely all mothers in Posyandu who have toddlers, totaled 256 toddlers. The sample was 72 toddlers, determined by a systematic random sampling technique. Data collection with questionnaires was then carried out chi-square tests with the help of SPSS. The results showed a significant relationship between the number of family members (0.029), household income (0.008), household expenditure (0.000), household food security (0.000), feeding patterns (0.000), energy intake (0.004) and protein intake (0.001) with the nutritional status of toddlers in East Baumata Village, Kupang Regency in 2022. Meanwhile, what is not related is a history of infectious diseases (0.091). It is recommended for mothers of toddlers to increase visits to posyandu so that toddlers get health services such as weight weighing, PB/TB measurements, immunizations and mothers obtain health information that is able to support the growth and development process of toddlers.
Unduhan
Referensi
Almushawwir, M. D. (2016). Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Status
Gizi pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bontomarannu (Vol.
[Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar].
Aminudin, M. (2016). Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Balita Usia
-4 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Rajabasa Indah Kota Bandar
Lampung Tahun 2014. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 3, 1–14.
Almatsier. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Al Faiqoh, R. B., Suyatno, S., & Kartini, A. (2018). Hubungan Ketahanan Pangan
Keluarga Dan Tingkat Kecukupan Zat Gizi Dengan Stunting Pada Anak
Usia 24-59 Bulan Di Daerah Pesisir (Studi Di Wilayah Kerja
Puskesmas Bandarharjo Kota Semarang). Jurnal Kesehatan
Masyarakat (E-Journal), 6(5), 413-421.
Adelina, F. A., Widjajanti, L., & Nugraheni, S. A. (2018). Hubungan Pengetahuan
Gizi Ibu, Tingkat Konsumsi Gizi, Status Ketahanan Pangan Keluarga
Dengan Balita Stunting (Studi Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di
Wilayah Kerja Puskesmas Duren Kabupaten Semarang). Jurnal
Kesehatan Masyarakat (E-Journal), 6(5), 361-369
Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur. 2022.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang. 2019. Profil Kesehatan Kabupaten Kupang 2019. Kabupaten Kupang.
Doutel, E.J., Picauly, I., dan Salmun J. A. (2019). Determinan Status Gizi Balita pada Keluarga Petani di Wilayah Kerja Puskesmas Halilulik Kabupaten Belu Tahun 2019. Lontar: Journal of Community Health. 1 (3), 103-110
Gandini, A. L. A., Kalsum, U., & Sutrisno. (2016). Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi Kejadian Malnutrisi pada Balita. Mahakam Nursing Journal, 1(2), 90–98.
Gerungan, G. P., Malonda, N. S., & Rombot, D. V. (2014). Hubungan Antara
Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia
-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tuminting Kota
Manado. Jurnal. Manado: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas
Sam Ratulangi Manado
Gunawan, Wahyu. 2019. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Keluarga Pada Wanita Pekerja. Aceh: UIN AR-RANIRY.
Jayarni DE dan Sumarni S. 2018. Hubungan Ketahanan Pangan dan Karakteristik Keluarga dengan Status Gizi Balita Usia 2-5 Tahun. 2 (2) 44-51
Laporan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Maulidah, W. B., Rohmawati, N., & Sulistiyani, S. (2019). Faktor Yang
Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa
Panduman Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Ilmu Gizi
Indonesia, 2(2), 89-100
Natalia, L., & Evitasari, D. (2021, January). Determinan Faktor Yang Berhubungan Dengan Stunting Di Uptd Puskesmas Cigasong Kabupaten Majalengka Tahun 2020. In Prosiding Senantias: Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 1, No. 1, Pp. 1195-1202).
Oktavianis. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada
Balita Di Puskesmas Lubuk Kilangan. Jurnal Human Care, 1(3), 1–12
Purwani, E dan Mariyam. 2013. Pola Pemberian Makan dengan Status Gizi Anak Usia 1-5 Tahun di Kabunan Taman Pemalang. Jurnal Keperawatan Anak. Vol 1 (1), pp.30-36
Puskesmas Baumata. 2021. Laporan Kesehatan Puskesmas Baumata Timur Tahun 2021. Kabupaten Kupang.
Puskesmas Baumata. 2022. Data Status Gizi Balita Tahun 2022. Kabupaten Kupang.
Profil Kesehatan Kabupaten Kupang Tahun 2018.
Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Permenkes RI No. 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. Indonesia.
Setiawan, E., Machmud, R., & Masrul, M. (2018). Faktor-Faktor Yang
Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 Bulan
Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota
Padang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 275-284
Studi Status Gizi Indonesia. 2021. Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2021. Kemenkes RI
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Wonda, N. 2021. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita di Desa Baumata Timur. Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Kupang.
Arikunto (2009). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Bumi Aksara.
Azhar Isroul (2017). Gambaran Karakteristik Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping I Sleman tahun 2017. Yogyakarta
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Yufen Lorens Ati, Utma Aspatria, Daniela Boeky

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















