Edukasi Berbasis Audio Visual Meningkatkan Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan HIV/AIDS
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i1.6995Kata Kunci:
Education, Audio Visual, HIV/AIDS, Knowledge, AdolescentsAbstrak
Adolescents are a group that is vulnerable to HIV/AIDS transmission due to limited knowledge and high exposure to risky behaviors. Efforts to improve knowledge through engaging media are needed so that health messages can be optimally received. This study aimed to determine the effect of audiovisual-based education on adolescents’ level of knowledge regarding the prevention of HIV/AIDS transmission. This study employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest control group approach. The research sample consisted of 76 respondents, divided into an intervention group and a control group, with 38 respondents in each group. The sampling technique used was proportionate stratified random sampling based on class or grade level. The research instrument was an HIV/AIDS knowledge questionnaire that had been tested for validity and reliability. The intervention was delivered in the form of an educational video with a duration of approximately 10–15 minutes. Data analysis was conducted using the marginal homogeneity test and the Kolmogorov–Smirnov test because the data were measured on an ordinal scale. The results showed an increase in the level of knowledge in the intervention group after receiving audiovisual education, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). In contrast, no significant difference was found in the control group, with a p-value of 1.000 (p > 0.05). It can be concluded that audiovisual-based education has a significant effect on increasing adolescents’ knowledge regarding the prevention of HIV/AIDS transmission. Audiovisual media can be used as an alternative health education method for adolescents.
Unduhan
Referensi
Anantasia, G., & Rindrayani, S. R. (2025). Metodologi penelitian quasi eksperimen. Adiba: Journal of Education, 5(2), 183–192.
Anggraini, D. T., & Triana, N. Y. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audiovisual terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMP Negeri 1 Bojongsari. Jurnal Kesehatan, 3(7), 7083–7090.
Annisa, F., Hariyanto, E., Yos, J., Komplek, S., Selatan, J., & Bogor, K. (2025). Pengaruh edukasi media audiovisual terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMK Wira Buana Bogor. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2025, 49–55.
Astuti, D., Handayani, S., & Prabowo, A. (2020). Minat remaja dalam mencari informasi kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–130. https://doi.org/10.15294/kemas.v15i2.XXXX
Fitriani, N., Lestari, T., & Kurniawan, D. (2021). Pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(1), 45–53. https://doi.org/10.14710/jpki.16.1.45-53
Gunawan, E., Samosir, S. M., & Pratiwi, R. D. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dan stigma pelajar SMA di Kota Jayapura terhadap penderita HIV/AIDS. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 3(2), 175–183.
https://doi.org/10.69677/avicenna.v3i2.92
Hidayat, U. A., Hidayat, A. A., & Bahtiar, Y. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Scabies dengan Kejadian Penyakit Scabies pada Santri Manbaul Ulum. Jurnal Keperawatan Galuh, 4(2), 33. https://doi.org/10.25157/jkg.v4i2.7817
Indrayani, T., & Syafar, M. (2020). Promosi kesehatan. Penerbit Andi.
Karyaningtyas, W., Martanti, L. E., & Widyastuti, E. (2020). The Effectiveness of Booklets and Animation Videos on Increasing the Danger of Post Partum Signs Knowledge on the Husband. Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research, 2(1), 8–17. https://doi.org/10.31983/jomisbar.v2i1.5931
Kementerian Kesehatan RI. (2025). Berani tes, berani lindungi diri, Kemenkes targetkan eliminasi HIV dan IMS tahun 2030. Diakses dari https://www.kemkes.go.id/
Lestari, R., Wulandari, A., & Saputra, R. (2021). Edukasi HIV/AIDS dan tingkat pengetahuan remaja sekolah menengah. Jurnal Keperawatan Komunitas, 9(3), 178–186.
Nina, S., & Susanti, R. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang pencegahan penularan HIV/AIDS. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(12), 1633–1638.
Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu perilaku kesehatan (Cetakan ke-2). Rineka Cipta. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i2.2877
Nugroho, P. S., Adi, M. S., & Rahman, F. (2022). Media sosial sebagai sumber informasi kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(2), 89–97. https://doi.org/10.26553/jikm.2022.13.2.89
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2022 Tentang Penanggulangan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual.
Pratiwi, N. L., Sari, D. P., & Hidayat, A. (2023). Efektivitas edukasi HIV/AIDS pada remaja awal terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan. Jurnal Keperawatan Preventif, 4(1), 22–30.
Purwanza, S. W., Wardhana, A., Mufidah, A., Renggo, Y. R., Hudang, A. K., Setiawan, J., Darwin, Atik, B., Siskha, P. S., Maya, F., Rambu, L. K. R. N., Amruddin, Gazi, S., Tati, H., Sentalia, B. T., Rento, D. P., & Rasinus. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi. Media Sains Indonesia.
Rahmawati, I., Sulastri, S., & Dewi, R. (2022). Faktor jenis kelamin terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS. Jurnal Kesehatan Remaja, 5(1), 33–41.
Sabhita, D., Winarni, S., & Djuwadi, G. (2022). The effect of education using videos about HIV/AIDS on the knowledge and attitude of youth in Sananwetan District. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(2), 139–147.
Salawati, L. (2021). Pencegahan dan Pengendalian HIV/AIDS pada Pekerja Konstruksi Menuju Eliminasi HIV di Indonesia tahun 2030. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 21. https://doi.org/10.24815/jks.v21i3.20777
https://doi.org/10.31290/jpk.v11i2.3253
Siregar, D. M. S., Crystandy, M., & Nada, T. N. (2024). Influence of health promotion using video on teenage girls knowledge about HIV/AIDS at SMA Negeri 2 Pe. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 10(1), 2615–2623.
Thi, P. D., & City, T. V. (2021). The effects of audiovisual media on students’ listening skills. Journal of Educational Technology, 1(1), 13–21.
Valakiah, R. Y., & S., Y. (2024). Pengaruh pemberian edukasi melalui media e-leaflet terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS pada siswa/i di SMP Negeri 5 Tapung Kabupaten Kampar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 105–115.
Wahyuni, S., Maulana, H., & Rizki, M. (2023). Metode edukasi interaktif dalam meningkatkan minat belajar kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 12(1), 14–22.
World Health Organization. (2024). The Global Health Observatory. Diakses dari https://www.who.int/data/gho
Yuliana, E., Kartika, D., & Hapsari, A. (2024). Hubungan edukasi HIV/AIDS dengan perilaku pencegahan pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 18(1), 55–64.
Yulianto, N. (2024). Hubungan Pengetahuan Suami Dengan Partisipasi Suami Dalam Perawatan Kehamilan Di Puskesmas Kota Malang. 8(2), 161–169.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Soffinda Nur Solikhah, Etty Eriyanti, Fajar Alam Putra

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















