Faktor-Faktor Penentu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Rumah Tangga di Kelurahan Tafraka
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i2.7475Kata Kunci:
Gender, Age, Education, Occupation, Knowledge, PHBSAbstrak
Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) plays an important role in improving public health at the household level, especially in areas with limited access to health services such as Tafraka Village, Pulau Hiri District, Ternate City. This study aims to describe the implementation of PHBS and identify factors associated with its practice. The study employed a descriptive analytical survey design with a quantitative approach. Data were collected using questionnaires administered to 118 heads of households. Data analysis was conducted bivariately using the chi-square test with a significance level of α = 0.05. The results showed that 89 respondents (75.4%) had implemented PHBS, while 29 respondents (24.6%) had not implemented it optimally. Variables such as gender, age, education, occupation, and knowledge were significantly associated with the implementation of PHBS (p < 0.05). Knowledge and sociodemographic factors contributed to variations in PHBS practices. These findings highlight the importance of health promotion efforts and continuous education tailored to community characteristics to improve the implementation of PHBS.
Unduhan
Referensi
Ambar Wati, P. D. C. (2020). Clean and healthy living behavior in communities in Rangkah Village, Surabaya City. Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 8(1), 47–58.
Andika, K., Zara, N., & Herlina, N. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan tentang COVID‑19 dengan perilaku gizi seimbang pada mahasiswa Universitas Malikussaleh. Jurnal Kesehatan Almuslim, 8(1), 5–10.
Asfiya, N. A., Prabamurti, P. N., & Kusumawati, A. (2021). Faktor yang berhubungan dengan praktik PHBS pencegahan TB paru pada santri di Kabupaten Tegal (Studi di Pondok Pesantren Attholibiyah Bumijawa). Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(6), 379–38.
Azad, A. D., Charles, A. G., Ding, Q., Trickey, A. W., & Wren, S. M. (2020). The gender gap and healthcare: associations between gender roles and factors affecting healthcare access in Central Malawi, June–August 2017. Archives of Public Health, 78, 119.
Boekoesoe, L., Irwan, R., & Veybe, R. M. Y. (2018). Clean and healthy living behavior in the household setting is reviewed from the aspect of knowledge and economic status of the community. Journal Health & Science, 2(2), 214–256.
Damayanti, A. P., & Suryaningrum, D. H. (2021). Pengaruh pengeluaran pemerintah sektor kesehatan dan pendidikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Studi pada pemerintah provinsi di Indonesia tahun 2017–2021. Studi Pada Pemerintah Provinsi Di Indonesia Tahun 2017–2021. Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi), 12(3) 614-627.
Dusra, E., Dusra, E., & Lihi, M. (2022). Analysis of the relationship between household characteristics and clean and healthy lifestyle in Tinanurui Hamlet, Kairatu District West Seram Regency. Journal of Indonesian Medical and Health Sciences, 2(1), 87–9.
Ernyasih, & Mega Sari, M. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada santri MTS di Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory Tahun 2020. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 1(2), 205–216.
Febryani, D. Rosalina, E. S. & Susilo, W. H. (2021). Hubungan antara pengetahuan, usia, tingkat pendidikan dan pendapatan kepala keluarga dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Kecamatan Kalideres Jakarta Barat. Carolus Journal of Nursing, 3(2):170-180.
Fuadah, F., Ardayani, T., & Melo, B. M. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga di RW 06 Kelurahan Cisereuh Kecamatan Regol. Kartika: Jurnal Ilmiah Farmasi, 17(1), 1–7.
Ikaristi, D., & Rokhaidah. (2018). Analysis of Clean and Healthy Lifestyle Behavior (PHBS) in Household Settings in RT 027 RW 012 Mampir Village, Kec. Cileungsi Bogor. Health Bulletin Scientific Publication in the Health Sector, 2(2), 15–30.
Insani, H. F., & Martha, E. (2023). Gambaran pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 6(7), 1268–1277.
Irawati, E., & Wahyuni. (2011). Family characteristics description of life behavior clean and healthy (PHBS) in home order in Karangasem Village, working area TANON II Health Center Sragen. Gaster, 8(2), 741–759.
Julianingsih, V., Karjoso, T. K., & Harahap, E. S. (2020). Factors associated with PHBS in Pekanbaru. Health Care: Journal of Health, 9(1), 9–16.
Khafid, S. M., Ainiyah, N., & Maimunah, S. (2019). Gambaran perilaku hidup bersih dan sehat di Pondok Pesantren Nurul Huda Surabaya. Indonesian Journal of Health Sciences, 11(2), 117–181.
Koh, Y. S. Asharani, P. V. Devi, F. Roystonn, K. Wang, P. Vaingankar, J. A. Abdin, E. Sum, C. F. Lee, E. S. Müller-Riemenschneider, F. Chong, S. A., & Subramaniam, M. (2022).A cross-sectional study on the perceived barriers to physical BMC Public Health.. 22, 1051 Activity.
Kusparlina, E. P. (2021). Determinants of clean and healthy behavior (PHBS) in the household. Jurnal Sound Health Research Forikes, 12(4), 478–482.
Layya, Imaran & Nasaruddin. (2016). Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the Home Order Tsunami Damage-Based Ladder in Urban Areas Banda Aceh. Journal of Disaster Science, 3(1), 19–26.
Nachrawy, T., Ambar, E., & Dewi, D. L. (2020). Description of housewife knowledge about clean and healthy living behavior in Bobanehena Village, Jailolo Sub‑District, West Halmahera District. Kieraha Medical Journal, 2(1), 48–54.
Palermo, T., Chzhen, Y., Balvin, N., Kajula, L., & Tanzania Adolescent Cash Plus Evaluation Team. (2020). Examining determinants of gender attitudes: evidence among Tanzanian adolescents. BMC Women’s Health, 20(195).
Patria, B. (2022). Modeling the effects of physical activity, education, health, and subjective wealth on happiness based on Indonesian national survey data. BMC Public Health, 22, 959.
Prihanti, G. S. Lista, D. A. Habibi, R. Arsinta, I. I. & Hanggara, S. P. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas PONED X.Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Kelu. 14(1), 7–14.
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. (2022). Laporan pengalaman belajar lapangan (PBL I). Universitas Muhammadiyah Maluku Utara.
Putri, N. A. D. R., & Yanti, D. E. (2022). Upaya peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di pedesaan melalui pendekatan edukasi, fasilitas sehat, dan pemberdayaan komunitas. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(2), 53–61.
Rahmadhani, A. P. S., Simamora, D., & Sahadewa, S. (2023). Relationship between knowledge and attitude of healthy living with healthy behavior patterns in medical students. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 12(1), 1955.
Rayhana, R. A. T. (2016). Correlation between characteristics, knowledge and attitudes towards clean and healthy behavior among housewives in Kebalen Village, Babelan District, North Bekasi. Journal of Medicine and Health, 12(2), 116–213.
Ria, L. D. B., & Mauliyana, A. (2019). Factors associated with clean and healthy life behavior in the household order in Mantigola Village, Kaledupa District Wakatobi Regency. MIRACLE Journal of Public Health, 2(2), 91–100.
Saputra, O., & Suryani, D. (2021). Hubungan pengetahuan, sikap, sarana dan jenis kelamin dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Asrama Riau, Yogyakarta. Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan, 2(1), 88–93. .
Sekar, P. G., Lista, D. A., Habibi, R., Arsinta, I. I., & Hanggara, S. P. (2018). Factors affecting the level of clean and healthy behavior in households in the work area of the PONED X Health Center.Journal of Health Science & Family Medicine, 14(1), 7–1.
Simanjuntak, S. E., Zuska, F., Sinaga, T. R., & Rachmat, B. (2022). Factors related to stunting among children aged 0–59 months in Aek Nauli II Village. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 4(3), 374–382.
Sinaga, H., & Fidorova, Y. (2021). Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Siswa Siswi di Lingkungan SMA Pancur Batu Sumatra Utara Menggunakan Metode PRISMA. PubHealth:,”Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(4), 243.
Susianti, S., Rudiyanto, W., Windarti, I., & Zuraida, R. (2022). Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada rumah tangga di Desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai, 6(1), 1–5.
Tucunan, A. (2018). Hubungan antara faktor predisposing, enabling, dan reinforcing dengan perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga di Kecamatan Siau Tengah Kabupaten Sitaro Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 62–68.
Uge, S. H., Amaliah, T. H., & Mahmud, M. (2022). Pengaruh modal usaha, biaya dan jenis kelamin terhadap pendapatan pedagang pasar tradisional. Jambura Accounting Review, 3(1).
Wati, P. D. C. A., & Ridlo, I. A. (2020). Hygienic and healthy lifestyle in the urban village of Rangkah Surabaya. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 8(1), 47–58.
Wati, P. D. C. A., & Ridlo, I. A. (2020). Hygienic and healthy lifestyle in the urban village of Rangkah Surabaya. Jurnal PROMKES: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 8(1), 47–58.
Yuliandari, D. W., & Herya, N. (2016). Pengaruh pengetahuan keluarga dan sosial ekonomi terhadap implementasi perilaku bersih dan sehat (PHBS) dalam administrasi rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas X, Kota Kediri. Jurnal Wiyata, 3(1), 17–22.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hairuidin La Patilaiya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















