Analisis Ekologi Faktor Risiko Gizi Buruk pada Balita di Tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Selatan

Penulis

  • Desie Rahmawati Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur
  • Irma Desylia Maharani Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur
  • Andry Rachmadani Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i2.7606

Kata Kunci:

Exclusive Breastfeeding, Low Birth Weight, Malnutrition, Pneumonia, Toddlers

Abstrak

Malnutrition remains a public health challenge in Indonesia because it impacts growth and development, and increases the risk of child morbidity and mortality. The causes of malnutrition are multifactorial, including direct and indirect factors. This study aims to analyze the factors that influence the incidence of malnutrition in toddlers in South Kalimantan Province. This study is a secondary data analysis using data sources from the 2023 South Kalimantan Provincial Health Profile, with 13 districts/cities as analysis units. The dependent variable is the percentage of malnutrition in toddlers, while the independent variables include the percentage of low birth weight (LBW), exclusive breastfeeding, and pneumonia. Data analysis was performed using multiple linear regression with the enter and backward methods. The results showed that only the variable of exclusive breastfeeding had a significant effect on the incidence of malnutrition (p <0.05), with a negative coefficient indicating that increasing the coverage of exclusive breastfeeding can reduce the incidence of malnutrition. Meanwhile, the variables of low birth weight (LBW) and pneumonia did not show a significant effect. The conclusion of this study is that exclusive breastfeeding is a factor that can reduce the risk of malnutrition in toddlers, so mothers are advised to exclusively breastfeed without additional food or drink until the baby is six months old to ensure optimal nutritional needs are met.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ekaristi, G., Liwongan, N., Everdina, S., Kawengian, S., & Ratulangi, U. S. (2025). Hubungan Antara Riwayat Penyakit Infeksi dengan Status Gizi Anak di SD Negeri 72 Manado. Jurnal Global Ilmiah, 2(5), 1–14.

Ella, A., Subandrate, Arrafi, M. H., Prasetyo, M. N., Adma, A. C., Monanda, M. D. A., Safyudin, & Athiah, M. (2021). Edukasi kandungan asi dan pemberian asi eksklusif pada bayi. Logista Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 31–36.

Firmansyah, M. E., Rukmono, P., Purwaningrum, R., & Octarianingsih, F. (2023). Hubungan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Terjadinya Sepsis Neonatorum di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 10(8), 2686-2691.

Hamdan, T. A., Alkhateeb, S., Oriquat, G., & Alzoubi, A. (2024). Impact of breastfeeding and formula feeding on immune cell populations and blood cell parameters : an observational study. Journal of International Medical Research, 52(12), 1–12. https://doi.org/10.1177/03000605241307217

Hanifah, L., & Sab’ngatun, S. N. (2020). Analisis Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Status Gizi Balita. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(1), 116–123.

Hasyim, D. I., Sulistianingsih, A., Kebidanan, D., & Muhammasiyah, U. (2019). Analisis faktor yang berpengaruh pada status gizi (BB/TB) balita. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 3(1), 20–26.

Hendrawati, S., & Baeti, R. N. (2025). Praktik Pemberian Makan Sebagai Faktor Penyebab Stunting pada Balita: Sebuah Narrative Review. Jurnal Keperawatan Galuh, 7(1), 20–35.

Husain, S. Z., Arifuddin, D., Darma, S., Safitri, A., Esa, A. H., Studi, P., Sarjana, P., Fakultas, K., Universitas, K., Indonesia, M., Anak, D. I., Kedokteran, F., Muslim, U., Gizi, D. I., Kedokteran, F., & Muslim, U. (2024). Pengaruh Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif terhadap Status Gizi Bayi. Fakumi Medical Journal, 04(08), 579–585.

Irma, Sabilu, Y., Muchtar, F., & Zainuddin, A. (2021). Pengaruh Infeksi Penyakit Tropis terhadap Kejadian Gizi Kurang pada Balita di Wilayah Kabupaten Buton Utara. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 20(2), 83–88.

Kumala, H. R., & Purnomo, W. (2019). Hubungan ASI Eksklusif dengan Perkembangan Balita yang Memiliki Riwayat Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR ) di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya Relationship Between Exclusive Breastfeeding with Development of Toddlers Who Have Low Birth W. Media Gizi Kesmas, 8(2), 33–39.

Mahartiningsih, I., Kundaryanti, R., & Suprihatin. (2023). Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Malnutrisi Pada Balita di Puskesmas Indong Halmahera Selatan Maluku Utara. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan Nasional, 1(1), 24–37.

Meymey, N. (2025). Hubungan Riwayat Pemberian ASI Ekslusif Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Bayi Usia 6 – 12 Bulan Di Kelurahan Kota Kaler tahun 2025. Skripsi. STIKES Dharma Husada.

Nur, Z. T., Suryana, & Yunianto, A. E. (2021). Hubungan Riwayat Penyakit dengan Status Gizi : Studi Cross Sectional. Jurnal Riset Gizi, 9(1), 16–21.

Nuradhiani, A. (2023). Faktor Risiko Masalah Gizi Kurang pada Balita di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat dan Sosial, 1(2), 17–25.

Oktavia, S., Widajanti, L., & Aruben, R. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi buruk pada balita di Kota Semarang tahun 2017 (Studi di rumah pemulihan gizi Banyumanik Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(3), 186–192.

Piecuch, D., Sobota, W., Zemsta, K., Piskorz, P., Zwoliński, M., Hańczyk, E., & Sędek, A. (2025). How Breastfeeding affects Immunity? Quality in Sport, 37, 1–10.

Rejeki, F. (2019). Hubungan Status Gizi Balita dengan Kejadian Pneumonia di Puskesmas Getasan Kabupaten Semarang Tahun 2019. Skripsi. Universitas Ngadi Waluyo.

Wigati, D. N., Untari, S., & Sahara, R. (2025). Pengaruh Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Dan Status Gizi Dengan Perkembangan Balita Usia 3-5 Tahun. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 7(1), 116–123.

Wijaya, I., Syamsul, M., & Enong, F. S. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gizi Buruk Pada Balita. Jurnal Promotif Preventif, 6(1), 59–65.

Wulandari, W., Kisnawaty, S. W., Zulaekhah, S., & Mardiyati, N. L. (2022). A Literature Review: Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Proceeding National Health Conference of Science, 45–54.

Zakiah, N., Aryanti, N., Annisa, N., Supiyati, & Rahmania. (2024). Hubungan Berat Badan lahir Rendah dengan Status Gizi Anak Usia 0-24 Bulan Di Kabupaten Majene. Jurnal Keperawatan Tropis Papua, 7(2), 168–173.

Zulfa, H. A., Adhayati, B., Prameswari, Y. N., Amelia, R., Ulfah, N. B., & Hermawati, L. (2025). ASI sebagai Intervensi Kesehatan Ibu dan Anak. Journal JOUBAHS, 5(2), 235–248.

Diterbitkan

2026-05-15

Cara Mengutip

Desie Rahmawati, Maharani, I. D., & Rachmadani, A. (2026). Analisis Ekologi Faktor Risiko Gizi Buruk pada Balita di Tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Selatan. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 898–908. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i2.7606

Terbitan

Bagian

Articles