Pemanfaatan Gamelan Digital Berbasis Aplikasi Gawai dalam Pembelajaran Karawitan Jawa pada Kelas VIII SMP Negeri 1 Cepu Kabupaten Blora
DOI:
https://doi.org/10.54259/diajar.v4i3.4698Keywords:
Digital gamelan , Javanese Gamelan Education , Mobile LearningAbstract
The research problem in this study is: How is the application of mobile device-based digital gamelan implemented in the learning process of Javanese Gamelan in class VIII students at SMP Negeri 1 Cepu, Blora Regency? The purpose of this study is to describe the implementation of mobile device-based digital gamelan in Javanese Gamelan learning in class VIII at SMP Negeri 1 Cepu, including the stages of planning, implementation, and evaluation. This study uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques include direct observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis is carried out through three main stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the tests conducted to evaluate the learning process using mobile device-based digital gamelan show that the observed assessment aspects—namely cohesion, timing accuracy, and pitch accuracy—show positive results. Of the 28 students sampled, 6 students were categorized as "Very Good," 14 students were categorized as "Good," and 8 students were categorized as "Satisfactory." Based on the evaluation results, the implementation of mobile device-based digital gamelan in Javanese Gamelan learning in class VIII at SMP Negeri 1 Cepu can be categorized as good, with the majority of students receiving a "Good" rating, and a small number of students receiving "Very Good" and "Satisfactory" ratings.
Downloads
References
Azizah, E., Setyono, D. C., Jannah, S. C., & Munawaroh, H. (2024). Pengaruh Teknologi,Gadget Terhadap Perkembangan Anak. Al-Amin, 3(1), 62–76.
Irwanda, N., Cahayadi, R., Kasim, Y. (2024). Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Pembelajaran. JUPSI: Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 2(1), 37–46. https://doi.org/10.62238/jupsijurnalpendidikansosialindonesia.v2i1.72
Pratikno, A. S., & Hartatik, A. (2023). Pudarnya Eksistensi Kesenian Tradisional Ludruk Akibat Globalisasi Budaya. Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan, 12(2), 56–70. https://doi.org/10.26877/civis.v12i2.10623
Warto. (2012). Digitalisasi gamelan dan penyebaran nilai adiluhung budaya Islam. Jurnal Kebudayaan Islam, 10(2), 242-254.
Sahnir, N., Jamilah, & Yatim, H. (2023). Pengenalan Teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam Meningkatkan Pengalaman Belajar Seni di Era Digitalisasi Pendidikan. Seminar Nasional Dies Natalis 62, 1, 245–256. https://doi.org/10.59562/semnasdies.v1i1.811
Ahyat, N. (2024). Metode Pembelajaran Pendidikan Islam. EL-Hadhary: Jurnal Penelitian Pendidikan Multidisiplin, 2(01), 34–47. https://doi.org/10.61693/elhadhary.vol201.2024.34-47
Sari, M., Rachman, H., Astuti, N. J., Afgani, M. W., & Siroj., R. A. (2023). Explanatory Survey dalam Metode Penelitian Deskriptif Kuantitatif. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(1), 10 - 16.
Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, 21(1), 33-54.
Nasution, A. F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Harfa Creative.
Partiyah, Sasanadjati, J. D., Sugito, B., Hidajad, A., Yanuartuti, S. (2023). E Gamelan Media Sulfegio Dalam Meningkatkan Ketrampilan Praktik. Jurnal Seni Drama Tari dan Musik, 6(2), 46 - 59.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Gunawan Gunawan, Muhammad Jazuli, Wandah Wibawanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran).
























