Supervisi Akademik Pengawas dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Umum di Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.54259/diajar.v1i3.970Keywords:
Academic Supervision Strategy , Teacher ProfessionalismAbstract
This research was conducted with the aim to describe the planning of academic supervision, the strategy for implementing academic supervision and the evaluation of academic supervision carried out by PAI supervisors in increasing PAI teacher professionalism in public schools in the Malang district. The research design used was case study method with a qualitative approach. The participants enrolled in this study were PAI supervisors, PAI teachers, school principals, and curriculum representatives. The data collection techniques used were interviews, observations, and documentation. Data analyses used were based on Miles, Huberman and Saldana theory which consisted of data collection, data condensation, data presentation, and conclusion/verification. The results show that: (1) the academic supervision planning which is carried out at the beginning of the year is based on the Pokjawas PAI programs and the evaluation results of the PAI supervisor program in the previous year; (2) the academic supervision is carried out individually and classically with a friendliness approach. In individual supervision, PAI supervisors conduct assessment of learning administration, RPP, learning implementation in the class, and learning assessment. In classical supervision, PAI supervisors provide guidance on the preparation of learning administration, IT-based learning models and media, and learning assessment; (3) the result evaluation of academic supervision is conducted by analyzing the results of academic supervision. The advantages and disadvantages of academic supervision findings are directly communicated to PAI teachers and principals to follow-up. Good findings should be maintained and improved, while poor findings should be corrected with the guidance of PAI supervisors.
Downloads
References
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen
Dalawi dkk. (2013). Pelaksanaan Supervisi Akademik Pengawas Sekolah Sebagai Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru SMP Negeri 1 Bengkayang, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, Vol. 2 (No. 3)
Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2012 Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam pada Sekolah
Sudjana. Nana, dkk. 2011. Buku Kerja Pengawas Sekolah. Jakarta: Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan, Badan PSDM dan PMP Kementrian Pendidikan Nasional
Depdiknas, 2008. Metode dan Teknik Supervisi. Jakarta: Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Purwanto, Ngalim, 2012, Administrasi dan Supervisi Pendidikan (21thed), (Bandung: Remaja Rosdakarya
Prasojo, L. D., & Sudiyono, 2011. Supervisi Pendidikan. Gava Media
Arikunto, Suharsimi dan Lia Yuliana, 2009. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Aditya Media
Arikunto, Suharsimi dan Lia Yuliana, 2009. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Aditya Media
Sahertian, Piet A, 2008. Prinsip dan Teknik Supervisi Pendidikan. Surabaya:Usaha Nasional
Sahertian, Piet A, 2008. Prinsip dan Teknik Supervisi Pendidikan. Surabaya:Usaha Nasional
Makawimbang, Jerry H. 2011. Supervisi dan Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabet
Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2012. Pengawas Madrasah Dan Pengawas Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah
Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2012. Pengawas Madrasah Dan Pengawas Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen
Daryanto. 2009. Panduan Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovatif. Jakarta: AV Publisher
Makawimbang, Jerry H. 2011. Supervisi dan Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabet
Sukmadinata, Nana Syaodih, 2006. Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, cet. 2
Arikunto, Suharsimi dan Lia Yuliana, 2009. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Aditya Media
Suryabrata, S. (2016). Metode Penelitian. Depok: Raja Grafindo Persada
Suryabrata, S. (2016). Metode Penelitian. Depok: Raja Grafindo Persada
Sarlito, Irawan, 2000. Metode Penelitian Sosial, Bandung: Remaja Rosdakarya
Arikunto, Suharsimi dan Lia Yuliana, 2009. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Aditya Media
Sarlito, Irawan, 2000. Metode Penelitian Sosial, Bandung: Remaja Rosdakarya
Miles, M.B, Huberman, A.M, dan Saldana, J. 2014. Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press
Sugiyono, 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R &D. Bandung: Alfabeta
Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2012 Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam pada Sekolah
Aedi, Nur, 2014. Pengawas Pendidikan Teori dan Praktik, Depok: PT. Rajagrafindo Persada
Aedi, Nur, 2014. Pengawas Pendidikan Teori dan Praktik, Depok: PT. Rajagrafindo Persada
Sahertian, Piet A, 2008. Prinsip dan Teknik Supervisi Pendidikan. Surabaya:Usaha Nasional
Priansa, DJ., & Rismi, S. (2014). Manajemen Supervisi dan Kepemimpinan Kepala
Sekolah. Bandung: Alfabeta
Sahertian, Piet A, 2008. Prinsip dan Teknik Supervisi Pendidikan. Surabaya:Usaha Nasional
Arikunto, Suharsimi, 2010. Dasar-dasar Evaluasi Pedidikan, Jakarta:Bumi Aksara
Ahmad, Mazalah, Jamaludin Badusah, Ahmad Zamri Mansor, Aidah Abdul Karim, Fariza Khalid, Mohd Yusof Daud, Rosseni Din, and Diana Fazleen Zulkefle. 2016. “The Application of 21st Century Ict Literacy Model among Teacher Trainees.” Turkish Online Journal of Educational Technology 15(3):151–61.
Albi Anggito & Johan Setiawan, S. Pd. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. 1st ed. edited by Ella Deffi Lestari. Sukabumi: CV Jejak.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Arito

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran).
























