Analisis Kesulitan Belajar pada Anak dengan Gangguan Perkembangan Peserta Didik pada SMP Negeri 20 Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.54259/diajar.v4i1.3619Keywords:
Learning Difficulties , Developmental Disorders , Inclusive Education , Development Analysis , Development BarriersAbstract
With a mixed research methods, data is collected through in-depth interviews questionnaire questions, direct observation and documentation studies. Research subjects included 9th grade students, guidance and counseling teachers, and homeroom teachers. The research results show that the learning difficulties faced by students are related to challenges in understanding the material, low ability to concentrate, and limitations in social interaction. Contributing factors include students' personal conditions, teachers' lack of understanding of students' special needs, and limited supporting facilities at school. This research also identified several strategies implemented by teachers, such as individual learning, game-based approaches, and strengthening communication with parents. All of these efforts aim to support the student learning process optimally. In conclusion, more intensive collaboration between schools, teachers and parents is needed to create a learning environment that is inclusive and responsive to the needs of students with developmental disorders, so that they can develop optimally in learning in accordance with the principles of the Independent Curriculum.
Downloads
References
M. Fatah, F. M. Suud, and M. T. Chaer, “Jenis-Jenis Kesulitan Belajar Dan Faktor Penyebabnya Sebuah Kajian Komperehensif Pada Siswa Smk Muhammadiyah Tegal,” Psycho Idea, vol. 19, no. 1, p. 89, 2021, doi: 10.30595/psychoidea.v19i1.6026.
A. S. Munah, A. D. Ristianty, S. T. Indah, and ..., “Peranan Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Kesulitan Membaca pada Remaja Melalui Klinik Baca di SMPN 1 Kedawung,” Trends Appl. …, vol. 2, no. 1, pp. 37–48, 2024, [Online]. Available: https://ejournal.pabki.org/index.php/TASE/article/view/32%0Ahttps://ejournal.pabki.org/index.php/TASE/article/download/32/24
J. Ampera and N. Pontianak, “KESULITAN BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 42 PONTIANAK Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Pengetahuan Sosial Program Studi Bimbingan dan Konseling Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia Pontianak Abstrak PENDAHULUAN Sekolah Dasar merupakan lembaga yang dikelola dan diatur oleh pemerintah yang bergerak pada bidang pendidikan yang diselenggarakan secara formal dan dicapai dikarenakan dan kesenjangan taraf intelegensi kemampuan Menurut Dr . Mulyono Abdurrahman dalam Buku Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar Kesulitan Belajar dari berlangsung selama enam tahun dari kelas satu sampai kelas enam untuk siswa di seluruh Indonesia . Sekolah Dasar sebagai pendidikan formal bagi anak generasi merupakan terjemahan dari istilah bahasa Inggris learning disability . Terjemahan tersebut sebenarnya kurang tepat karena learning artinya belajar dan disability artinya ketidakmampuan . Kesulitan Belajar merupakan suatu konsep multidisipliner yang digunakan di dalam ilmu pendidikan , penerus bangsa berdasarkan karakter dan budaya bangsa yang kemudian ditetapkan melalui kurikulum . Dari kurikulum inilah Dalam pelaksanaanya , pendidikan di Sekolah Dasar diberikan kepada siswa dengan psikologi , dan ilmu kedokteran . Samuel A . Kirk pertama kali menyarankan penyatuan nama-nama gangguan anak seperti disfungsi otak minimal ( minimal brain dysunction ) , gangguan neurologis ( neirological sejumlah materi atau mata pelajaran yang harus dikuasi dan antara lain Mata seperti pelajaran pendidikan tersebut disorders ), disleksia ( dyslexia ), dan afasia perkembangan menjadi satu ( developmental nama , kesulitan aphasia ) belajar agama , pendidikan kewarganegaraan , bahasa Indonesia , ilmu pengetahuan alam , ilmu pengetahuan sosial , pendidikan jasmani dan ( learning disabilities ) ( Takeshi Fuji shima et al ., 1992 : 26 ) dalam Buku Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar . Definisi olahraga , seni budaya dan kerajinan , serta ditambah dengan mata pelajaran yang Kesulitan Belajar pertama kali dikemukakan oleh The United States Office of Education ( USOE ) pada tahun 1977 yang dikenal sebagai Public Low ( PL ) . bersifat muatan lokal pilihan disesuaikan dengan daerah masing-masing . Permasalahan umum dalam dunia Hal tersebut menimbulkan berbagai kritikan terhadap definisi PL tersebut , maka The National Joint Committee for Learning Disabilities ( NJCLD ) Pendidikan ialah kesulitan belajar atau ketidakmampuan belajar yang dikenal dengan istilah Ke…,” vol. 4, no. 2, 2024.
A. Pramesti, A. Dwi, J. Ritonga, M. Wildan, and F. Azkia, “Mengungkap Faktor Penghambat dan Solusi Alternatif Pembelajaran Bahasa Arab di SMP IT Al-Hijrah Kelas IX,” 2025.
R. Armella and K. M. N. Rifdah, “Kesulitan belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar,” Sultan Idris J. Psychol. Educ., vol. 1, no. 2, pp. 14–27, 2022.
Sab’na, “Kolaborasi Orang Tua Dan Guru dalam Pendidikan Inklusif,” J. Pendidik. Inklusi, pp. 116–130, 2019, [Online]. Available: https://journal.uny.ac.id/index.php/wuny/article/view/30951/13339
Hendrayadi, M. Kustati, and N. Sepriyanti, “Mixed methode research,” J. Rev. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 6, no. 4, pp. 2402–2410, 2023, [Online]. Available: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/21905/15436
Mustaqim, “Metode Penelitian Gabungan Kuantitatif Kualitatif/Mixed Methods Suatu Pendekatan Alternatif,” J. Intelegensia, vol. 04, no. 1, pp. 1–9, 2016, [Online]. Available: https://ejournal.unisnu.ac.id/JI/article/view/1351
J. H. Yam, “Refleksi Penelitian Metode Campuran (Mixed Method),” J. Emp., vol. 2, no. 2, pp. 126–134, 2022.
Y. Suchyadi, “Analisis Bimbingan Belajar Siswa Berkesulitan Membaca,” J. Soc. Stud. Arts Humanit., vol. 2, no. 2, pp. 137–142, 2022, doi: 10.33751/jssah.v2i2.7146.
B. A. Habsy, S. Nurjanah, I. Faradila, and I. F. P. Purnama, “Memahami Kesulitan Belajar Anak Karena Gangguan Perkembangan,” Tsaqofah, vol. 4, no. 1, pp. 343–360, 2023, doi: 10.58578/tsaqofah.v4i1.2184.
A. Setyawan et al., “Kesulitan Belajar Siswa Sd,” pp. 155–163, 2020.
R. Adolph, “済無No Title No Title No Title,” vol. 5, no. 2, pp. 1–23, 2016.
A. Purwono, Y. Agustyarini, and B. A. Permadi, “PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN INKLUSI KELAS IV ( STUDI KASUS ) DI SDN WATES 1 MOJOKERTO THE ROLE OF THE TEACHER IN CLASS IV INCLUSION EDUCATION ( CASE STUDY ) AT SDN WATES 1 MOJOKERTO,” pp. 1973–1979, 2024.
A. Silviana et al., “Peran Guru dan Orang Tua terhadap Layanan Konselor ABK Anak Tunarungu pada Kelas Tinggi di SLB Wijaya Kusumah,” J. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 2, no. 3, pp. 475–481, 2024.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Atta Yusli Salsabil, Daliah Salsabila, Diva Aprinita Hardiyanti, Ika Malika Nabila, Mey Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran).
























