Faktor-Faktor Penyebab Putus Sekolah pada Jenjang SMP di Dusun Genurid Desa Kawengen Kecamatan Ungaran Timur

Penulis

  • Louis Naernia Universitas Kristen Satya Wacana
  • Yustinus Windrawanto Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.54259/diajar.v5i2.7338

Kata Kunci:

Attribution Theory, Dropping Out of School, Internal and External Factors, Motivation

Abstrak

This study aims to analyze the factors that influence the decision to drop out of school among students in Genurid Hamlet using Bernard Weiner (dalam Ardianita, 2024)'s Attribution Theory perspective. This study is a descriptive qualitative study of five participants who dropped out of junior high school (SMP). Data were collected through in-depth interviews and analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results of the study indicate that the decision to drop out of school is the result of an interaction between internal and external factors, including task difficulty, ability, effort, and luck (circumstances beyond an individual's control). Participants perceived mathematics as a difficult subject, attributed failure to their own limitations in ability, and showed low learning engagement. In addition, family conditions, low parental education levels, experiences of failing a grade, economic factors, and family mindsets toward education also influenced this decision. This study confirms that dropping out of school is not only influenced by structural factors, but also by cognitive processes and the family environment, which are interrelated.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia Pasal 60 Ayat (1).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2003). Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar (LN No. 90). Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

UNICEF. (2022). Data anak tidak bersekolah dari usia 7-18 tahun di seluruh Indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2025). Angka Partisipasi Murni (APM) Menurut Jenjang Pendidikan di Kabupaten Jawa Tengah, 2024.

Badan Pusat Statistik. (2025). Angka Partisipasi Murni (APM) Menurut Jenjang Pendidikan di Kabupaten Semarang, 2024.

Lubis, Z., Ariani, E., Segala, S. M., & Wulan, W. (2021). Pendidikan keluarga sebagai basis pendidikan anak. PEMA, 1(2), 92-106.

Mohulaingo, R., Pomalingo, S., Halidu, S., & Cuga, C. (2025). Mengurai Kekerasan Simbolik dibalik Seragam Sekolah di Sekolah Dasar:(Pandangan Pierre Bourdieu Tentang Habitus Dalam Pendidikan). Sinergi: Jurnal Riset Ilmiah, 2(3), 1474-1487.

Rika Rahim, R. R. (2021). Latar Belakang Perekonomian dan Faktor yang mempengaruhi Anak Putus Sekolah di Dusun Cendana Hijau 2 Desa Lera Kecamatan Wotu (Doctoral dissertation, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PALOPO).

Azhima, F. (2021). Analisis Penanganan Anak Putus Sekolah Di Kampung Nelayan Kecamatan Medan Belawan Kota Medan.

Asmiati, A., Sumardi, L., Ismail, M., & Alqadri, B. (2022). Faktor-faktor penyebab rendahnya minat melanjutkan studi anak pada masyarakat nelayan di desa seruni mumbul kabupaten lombok timur. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2c), 786-793.

Ardianita, A. R. (2024). Analisis Atribusi Antara Ibu Single Parent Dan Anak Di Kelurahan Margahayu Bekasi Timur Doctoral dissertation, Universitas PTIQ Jakarta.

Moleong, L. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Danim, Aksara Sudarwan. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: Pustaka Seti

Aswar, N. H., Mustanir, A., & Barisan, B. (2025). STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENANGANAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI DESA KALOSI ALAU KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG. JDP (JURNAL DINAMIKA PEMERINTAHAN), 8(02), 1044-1057.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode‑metode baru (Tjetjep Rohendi Rohidi & Mulyarto, Penerj.). Jakarta: UI‑Press.

Ambriyani, N., Palawa, A. H., & Anugrah, M. R. (2025). Teori pembelajaran sosial. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(4),

Doepke, M., Sorrenti, G., & Zilibotti, F. (2019). The economics of parenting. Annual Review of Economics, 11(1), 55-84.

Duncan, G. J., Magnuson, K., & Votruba-Drzal, E. (2017). Moving beyond correlations in assessing the consequences of poverty. Annual review of psychology, 68, 413-434.

Diterbitkan

2026-04-15

Cara Mengutip

Louis Naernia, & Yustinus Windrawanto. (2026). Faktor-Faktor Penyebab Putus Sekolah pada Jenjang SMP di Dusun Genurid Desa Kawengen Kecamatan Ungaran Timur. DIAJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 632–639. https://doi.org/10.54259/diajar.v5i2.7338

Terbitan

Bagian

Articles