Strategi Sekolah Adat Pesinauan dalam upaya pemertahanan Adat dan Budaya Osing desa Olehsari Kec. Glagah Kab.Banyuwangi
DOI:
https://doi.org/10.54259/diajar.v5i2.7441Keywords:
Strategy, Sekolah Adat Pesinauan, Osing Culture, Preservation, BanyuwangiAbstract
This study aims to describe and analyze the strategies implemented by the Sekolah Adat Pesinauan in preserving the customs and culture of the Osing community in Olehsari Village, Glagah Subdistrict, Banyuwangi District. The background of this research stems from concerns about the erosion of local cultural values due to the strong influence of modernization and globalization. The research method employed is qualitative with a descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews with school administrators, community leaders, and documentation of culture-based learning activities. The results show that Sekolah Adat Pesinauan plays a strategic role in preserving Osing culture through various programs such as Osing language learning, traditional arts (such as gandrung, barong, and hadrah kuno), and the strengthening of customary values in daily life. The strategies include the integration of culture-based education, community empowerment, and collaboration with formal educational institutions. These efforts have successfully fostered youth awareness of the importance of preserving local cultural heritage. In conclusion, Sekolah Adat Pesinauan serves as an effective model for community-based cultural preservation in the modern era.
Downloads
References
A. F. Rahman, “Kepulauan Indonesia: Kekayaan Alam dan Budaya yang Tak Tertandingi,” Archipelago, 2021, [Online]. Available: https://archipelagoid.com/kepulauan-indonesia-kekayaan-alam-dan-budaya/
S. Wijaya and R. Pratama, “Pelestarian Warisan Budaya Nusantara: Tradisi, Adat, Seni, dan Kuliner sebagai Fondasi Identitas Bangsa,” J. Kebud. Indones., vol. 16, no. vol. 16, 3, pp. 245–260, 2021, [Online]. Available: https://tis1.itbi.ac.id/kuliner-tradisional-indonesia-melestarikan-warisan-budaya/
R. Siburian, “Dampak Globalisasi terhadap Pelestarian Budaya Lokal: Studi Kasus Generasi Muda Indonesia,” J. Antropol. Indones., vol. 42, no. vol. 42, 1, pp. 89–104, 2021, [Online]. Available: file:///C:/Users/User/Downloads/3467.+ID+4395+Sri+Rahayu+29621-29627.pdf
D. Aji, “Peran Pendidikan Adat dalam Melestarikan Nilai Budaya Lokal di Indonesia,” J. Pendidik. Kebud., vol. 45, no. vol. 45, 2, pp. 215–230, 2021, [Online]. Available: https://kurniajurnal.com/index.php/jpkp/article/view/279
E. Candrawinata, Pesinauan: Strategi Pelestarian Budaya Osing melalui Pendidikan Adat di Banyuwangi. Surabaya: Pustaka Pelita, 2025.
S. W. Indiarti, Pewarisan Kearifan Osing: Peran Sekolah Adat Pesinauan dalam Pelestarian Budaya Lokal. Banyuwangi: Pustaka Adat Nusantara, 2023. [Online]. Available: https://unulampung.ac.id/memaknai-indonesia-sebagai-negara-kepulauan/
R. Sukoco, Pesinauan: Tempat Belajar Generasi Muda Osing di Sawah ART Space. malang: Pustaka Budaya Jawa Timur, 2023. [Online]. Available: https://aman.or.id/story/75
and S. W. A. N. Hidayah, R. A. Pratama, “Pengembangan Pusat Informasi dan Wisata Budaya Berbasis Ritual Adat Seblang di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi,” J. Pengabdi. Masy., vol. 4, no. Vol. 4 No. 6 (2023): December, Pages 457-580, 2023, [Online]. Available: https://abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/864/605
N. A. Sari and S. Wibowo, “ntegrasi Pelestarian Budaya Osing dan Pemberdayaan Ekonomi melalui Sekolah Adat Pesinauan,” J. Pariwisata Budaya Indones., vol. 8, no. vol. 8, 2, pp. 112–128, 2023, [Online]. Available: https://unulampung.ac.id/memaknai-indonesia-sebagai-negara-kepulauan/
A. P. Wijaya and R. M. Sari, “Peran Transparansi dan Modal Sosial dalam Keberhasilan Pendidikan Adat: Studi Kasus Sekolah Pesinauan Masyarakat Osing,” urnal Antropol. Sos. Indones., vol. 27, no. vol. 27, 1, pp. 45–62, 2022, [Online]. Available: https://ulilalbabinstitute.id/index.php/Joong-Ki/article/download/11597/8311/25739
M. R. Santoso and D. P. Lestari, “Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sekolah Adat: Studi Kasus Pesinauan di Desa Olehsari Banyuwangi,” J. Pengabdi. Masy. Din., vol. 7, no. vol. 7, 3, pp. 345–359, 2022, [Online]. Available: https://digilib.uinkhas.ac.id/39160/
I. P. Sari and A. B. Wijaya, “Ritual Seblang Olehsari dan Pembangunan Modal Sosial melalui Partisipasi Sekolah Adat Pesinauan,” J. Etnogr. Indones., vol. 6, no. vol. 6, 2, pp. 201–218, 2022, [Online]. Available: https://www.metrotvnews.com/read/b1oCO64p-seblang-olehsari-warisan-leluhur-banyuwangi-untuk-tolak-bala-di-bulan-syawal
N. R. Priyawanto, Ritual Seblang Olehsari: Keselarasan Hidup Masyarakat Osing dengan Alam. malang: Pustaka Budaya Jawa Timur, 2022. [Online]. Available: https://id.scribd.com/document/735930748/ABSTRAK-SENI-PERSPEKTIF-MASYARAKAT-SUKU-OSING-TERKAIT-RITUAL-TRADISI-TARI-SEBLANG-OLEHSARI
E. Candrawinata, “Peran Sekolah Adat Pesinauan dalam Pemberdayaan Generasi Muda Berbasis Kearifan Lokal Osing,” UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, 2024.
S. A. Rahman, Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Studi Adat: Pendekatan Fleksibel dan Sampling Bertarget. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2020. [Online]. Available: https://unulampung.ac.id/memaknai-indonesia-sebagai-negara-kepulauan/
T. A. R. Widyastuti, Metodologi Penelitian Kualitatif: Teknik Wawancara, Observasi, Dokumentasi, dan FGD. Jakarta: Global Eksekutif Teknologi, 2024.
Q. Qomaruddin, “Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Miles, Huberman, dan Analisis Tematik,” J. Metodol. dan Anal. Data Kualitatif, vol. 3, no. vol. 3, 2, pp. 101–115, 2023, [Online]. Available: https://pub.nuris.ac.id/journal/jomaa/article/view/93
R. Sari dan A. Pratama, “Strategi Triangulasi Sumber, Metode, dan Data untuk Keabsahan Data Kualitatif: Studi Etnografi Komunitas Adat,” J. Penelit. dan Pengabdi. MasyarakatJurnal Penelit. dan Pengabdi. Masy., vol. 9, no. vol. 9, 2, hal. 78–92, 2024, [Online]. Available: https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/21803
F. L. Putri dan R. H. Santoso, “Strategi Member Checking, Audit Trail, dan Etika Penelitian dalam Etnografi Adat: Meningkatkan Kredibilitas dan Konfirmabilitas Data,” J. Metodol. Penelit. KualitatifJurnal Metodol. Penelit. Kualitatif, vol. 12, no. vol. 12, 1, hal. 45–63, 2024.
Y. M. J. Sisella, “Efektivitas Pendidikan Adat dalam Pelestarian Identitas Budaya Osing,” J. Etnogr. Indones., vol. 5, no. vol. 5, 2, pp. 145–162, 2023, [Online]. Available: https://unulampung.ac.id/memaknai-indonesia-sebagai-negara-kepulauan/
R. N. A. Putri dan S. H. Wijaya, “Penerapan Lima Kategori Hasil Belajar Gagné dalam Pendidikan Adat: Studi Kasus Sekolah Pesinauan,” J. Pendidik. KarakterJurnal Pendidik. Karakter, vol. 15, no. vol. 15, 1, pp. 34–49, 2024, [Online]. Available: file:///C:/Users/User/Downloads/JPIM+Aisyah.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yans Alloydia Putri Hanatika, Indar Sabri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran).
























