Implementasi Kurikulum Merdeka Pendekatan “Deep Learning” dalam Pembelajaran Ilustrasi Digital di SMA
DOI:
https://doi.org/10.54259/diajar.v5i1.6570Keywords:
Merdeka Curriculum, Deep Learning, Fine Arts, Digital IllustrationAbstract
The Merdeka Curriculum at this time has carried a new approach, namely deep learning that focuses on three principles: full of awareness, meaningful, and encouraging. This paper aims to describe the implementation of the Independent Curriculum with a Deep Learning approach on digital illustration drawing materials at SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. The focus of the study is directed to the planning, learning process, and assessment applied by fine arts teachers in grade XII phase F. Writing uses a qualitative method with a case study approach through interview, observation, and documentation techniques. The results of the writing show that teachers have been able to translate the in-depth learning framework that includes the dimensions of graduate profiles, learning principles, learning experiences, and learning frameworks into digital illustration learning activities in a systematic manner. The learning plan is prepared through the determination of the element of "creating", with the selection of materials that are relevant to the needs of the times, and has been integrated with digital media in the form of the Ibis Paint application. The learning process takes place through seven stages ranging from introduction, materials, concept design, sketching, digitization, printing, to reflection. Each stage demonstrates the application of the principles of deep learning: mindful, meaningful, and exhilarating. Assessments are carried out authentically through initial, formative, and summative assessments that emphasize the process and progress of student learning.
Downloads
References
E. Paramita, D. Ratnasari, and A. Husna, “Transformasi Perkembangan Kurikulum di Indonesia,” vol. 5, pp. 169–184, 2025, doi: https://doi.org/10.53299/jppi.v5i1.976.
Kemendikdasmen, “Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua,” Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2025.
M. A. Hidayat, D. T. Agustin, N. Hana, R. Ramadhani, and D. Ayu, “Keunggulan Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Pendekatan Deep Learning di SDN 1 Sungai Besar,” vol. 10, pp. 251–264, 2025.
A. M. Abrar, D. Safitri, J. Tarsan, and R. R. Dunggio, “Pengaruh Penggunaan Metode Joyful Learning ( Ice Breaking ) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Seni,” vol. 31, pp. 135–141, 2025, doi: 10.33503/paradigma.v31i2.1969.
C. Paringa, B. Kemuning, M. Nuruddin, K. Renaldo, Y. Sabaya, and M. D. Sagala, “PERAN DAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PENDIDIKAN SENI,” vol. 8, no. 1, pp. 27–34, 2025.
Marsela Yulianti, Divana Leli Anggraini, Siti Nurfaizah, and Anjani Putri Belawati Pandiangan, “Peran Guru Dalam Mengembangan Kurikulum Merdeka,” J. Ilmu Pendidik. dan Sos., vol. 1, no. 3, pp. 290–298, 2022, doi: 10.58540/jipsi.v1i3.53.
I. Maharsi, Ilustrasi. Yogyakarta: Badan Penerbit ISI Yogyakarta, 2016.
Y. Deng and Q. Zhai, “Integrating Deep Learning in Art and Design : Computational Techniques for Enhancing Creative Expression,” Int. J. Adv. Comput. Sci. Appl., vol. 16, no. 2, pp. 175–183, 2025, [Online]. Available: https://thesai.org/Publications/ViewPaper?Volume=16&Issue=2&Code=IJACSA&SerialNo=18
A. Prameswary, S. Yuwana, and Trisakti, “Deeplearning: Inovasi Pembelajaran Seni Budaya dalam Materi Batik di Jenjang SMA,” EduInovasi J. Basic Educ. Stud., vol. 5, no. 1, pp. 817–826, 2025, doi: https://doi.org/10.47467/edu.v5i1.7480.
Romi, Tangsi, and S. B, “Enhancing Student Creativity in Poster Design Learning Through Deep Learning Approach,” ournal Innov. Res. Prim. Educ., vol. 4, no. 4, pp. 3790–3799, 2025, doi: https://doi.org/10.56916/jirpe.v4i4.2537.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
U. Ridlo, METODE PENELITIAN STUDI KASUS: TEORI DAN PRAKTIK. Jakarta Selatan: Publica Indonesia Utama, 2023.
A. F. Nasution, Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Harfa Creative, 2023.
A. S. Welayana, SENI MENGAJAR GEN Z DAN GEN ALPHA Memahami Karakter & Kepribadian Sekaligus Pola Asuh Anak Didik agar Siap Menghadapi Tantangan Zaman. Yogyakarya: CV. Abadi Selaras Karya, 2024.
BSKAP, Panduan Pelajaran Seni Rupa Fase A-F. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2025.
L. N. Azizah, “Evaluasi Usability Aplikasi Mobile Ibis Paint X Menggunakan System Usability Scale (Sus),” J. Inform. dan Tek. Elektro Terap., vol. 12, no. 1, pp. 289–294, 2024, doi: 10.23960/jitet.v12i1.3726.
Nurhayati, Khairunnisa, S. Tarigan, and M. Lubis, “Implementasi dan Tantangan Kurikulum Merdeka di SMA: Strategi Pengajaran Berpusat pada Siswa untuk Pembelajaran yang Lebih Fleksibel dan Kreatif Nurhayati, Khairunnisa, Suryani Tarigan, Mariani Lubis,” vol. 13, no. 01, pp. 69–79, 2025.
M. K. Amrullah, Sarohmad, and L. Ilma’nun, DEEP LEARNING Pendekatan Baru dalam Belajar dan Pembelajaran. Malang: PT Literasi Nusantara Abadi Group, 2025.
E. R. Syaharani, S. N. Cahyaningrum, and N. N. E. Putri, “Literature Review: Efektivitas Metode Pembelajaran Tanya Jawab dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Kurikulum Merdeka,” J. Pendidik. Guru Sekol. Dasar, vol. 1, no. 3, p. 12, 2024, doi: 10.47134/pgsd.v1i3.296.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Emil Tegar Salas Efendi, Setyo Yanuartuti, Welly Suryandoko, Indar Sabri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran).
























